SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Kondisi Sosial dan Ekonomi Orang Tua Terhadap Motivasi Siswa untuk Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi (Studi Kasus pada Siswa Kelas XII SMA Negeri Plandaan Tahun Ajaran 2010/2011)

Abhida Andriani

Abstrak


ABSTRAK

 

Andriani, Abhida. 2010. Pengaruh Kondisi Sosial dan Ekonomi Orang Tua Terhadap Motivasi Siswa untuk Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi (Studi Kasus pada Siswa Kelas XII SMA Negeri Plandaan Tahun Ajaran 2010/2011). Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Program Studi S-1 Pendidikan Ekonomi. Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Bambang Pranowo, S.E., M.Pd., Ak. (2) Dr. Nasikh, S.E., M.P., M.Pd.

 

Kata Kunci : Kondisi sosial, kondisi ekonomi, motivasi siswa melanjutkan pendidikan

 

Pendidikan merupakan salah satu faktor utama bagi pengembangan sumber daya manusia, sehingga sangat penting untuk melanjutkan pendidikan hingga ke pendidikan tinggi. Cita-cita agar para siswa akan melanjutkkan pendidikannya ke perguruan tinggi tidak lepas dari hambatan dan permasalahan antara lain kondisi sosial dan ekonomi orang tua. Seorang anak yang ingin melanjutkan sekolah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi membutuhkan dukungan dari orang tua yang berkaitan erat dengan kondisi sosial dan ekonomi orang tua. Hal tersebut akan mempengaruhi motivasi anak untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi khususnya perguruan tinggi.

Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui variabel-variabel kondisi orang tua yang mempengaruhi motivasi siswa melanjutkan pendidikan. Penelitian ini mempuyai dua variabel , yaitu variabel bebas (X) dan variabel terikat (Y). Variabel bebas (X) terdiri dari sub variabel, yaitu kondisi sosial orang tua (X1), kondisi ekonomi orang tua (X2) variabel terikatnya adalah motivasi siwa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi (Y).

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Serta dianalisis dengan regresi linier berganda. Penelitian ini berusaha untuk menjelaskan pengaruh kondisi sosial dan ekonomi orang tua secara partial maupun secara simultan terhadap motivasi siwa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian populasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMAN Plandaan sebanyak 116 responden

Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) ada pengaruh positif yang signifikan kondisi sosial orang tua secara parsial terhadap motivasi siswa kelas XII SMAN Plandaan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan koefisien regresi 0,632; nilai thitung 4,809 > ttabel 1,98  atau signifikansi t 0,000 <  0,05; (2) ada pengaruh positif yang signifikan kondisi ekonomi orang tua secara parsial terhadap motivasi siswa kelas XII SMAN Plandaan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan koefisien regresi 0,384; thitung 5,207 > ttabel 1,98  atau signifikansi t 0,000 <  0,05 (3) terdapat pengaruh positif yang signifikan kondisi sosial orang tua dan kondisi ekonomi orang tua secara simultan terhadap motivasi siswa kelas XII SMAN Plandaan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, dengan nilai Fhitung 55,632 > Ftabel 3,076 atau signifikansi F 0,000 < 0,05, R=0,704; R square =0,496; dan Adjusted R Square=0,487.  Dengan ini dapat disimpulkan bahwa kondisi sosial orang tua dan kondisi ekonomi orang tua dapat mempengaruhi motivasi siswa kelas XII SMAN Plandaan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi  secara simultan sebesar  49,6%, sedangkan sisasnya sebesar 50,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Saran yang dapat diberikan berkaitan dengan temuan yang diperoleh selama pelaksanaan penelitian ini adalah (1) Orang tua hendaknya juga berusaha memperluas wawasan dengan mendengarkan, melihat dan membaca informasi dan berita baru agar orang tua tahu bagaimana perkembangan dunia saat ini terutama berkaiatan dengan pendidikan sehingga akan mengerti pentingnya mengenyam pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi dan pada akhirnya akan mendukung anaknya untuk melanjutkan pendidikan bagaimanapun kondisi sosial dan ekonominya, (2) Hendaknya pihak sekolah memberikan keringanan biaya dan beasiswa pada siswa yang kondisi ekonominya kurang mendukung agar mereka lebih termotivasi dalam belajar serta giat mencari informasi tentang perguruan tinngi dan program beasiswa perguruan tinggi bagi siswa. (3) Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan meneliti motivasi siswa melanjutkan pendidikan tetapi tidak hanya dilihat dari keinginan saja tetapi sejauh mana mereka telah melakukan tindakan awal mempersiapaka kelanjutan pendidikannya.