SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ANALISIS POTENSI DAN KONTRIBUSI RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH(PAD) KABUPATEN PROBOLINGGO

VITA REDIYANTI RAKMATIKA

Abstrak


ABSTRAK

 

Rakmatika, Vita Rediyanti. 2011. Analisis Potensi dan Kontribusi Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Probolinggo. Skripsi, Jurusan Ekonomi Studi Pembangunan, S1 Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr.Sugeng Hadi Utomo, M.Ec.,(II) Drs.Sapir, S.Sos. M.Si.

 

Kata Kunci: Potensi Retribusi Daerah, Kontribusi Retribusi Daerah, Pendapatan Asli Daerah

Berdasarkan prinsip otonomi daerah yang nyata dan bertanggungjawab, penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan secara bertahap akan lebih di limpahkan kepada pemerintah daerah. Dengan adanya pelimpahan tersebut menyebabkan daerah untuk lebih mengembangkan dan meningkatkan sumber daya yang cukup potensial bagi setiap daerah. Berdasarkan UU Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah menyebutkan bahwa salah satu bagian dari sumber pendapatan daerah adalah berupa PAD. Komponen sumber PAD terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil perusahaan daerah, dan lain-lain usaha yang sah. Dari sumber-sumber penerimaan daerah tersebut, salah satu sumber daya yang perlu dikembangkan adalah penerimaan retribusi daerah, khususnya di Kabupaten Probolinggo.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi retribusi daerah terhadap PAD Kabupaten Probolinggo tahun 2005-2009 dan kontribusi retribusi daerah terhadap PAD Kabupaten Probolinggo tahun 2005-2009. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Probolinggo dengan data yang diperlukan yaitu data target dan realisasi penerimaan retribusi daerah dan penerimaan PAD dari tahun 2005-2009. Metode pengumpulan data / pengambilan data yang dilakukan dengan cara metode dokumentasi dan wawancara, sedangkan metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik analisis trend digunakan untuk mengetahui potensi retribusi daerah tahun 2005-2009 dan mengetahui estimasi potensi retribusi daerah untuk yang akan datang yaitu tahun 2010-2014 sedangkan teknik analisis kontribusi digunakan untuk mengetahui besarnya kontribusi penerimaan retribusi daerah tiap-tiap tahunnya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) yaitu dari tahun 2005-2009.

Dari hasil penelitian dan pengamatan selama lima tahun menunjukkan bahwa potensi retribusi daerah terhadap PAD Kabupaten Probolinggo pada tahun 2005-2009 memiliki potensi yang cukup baik. Ini terbukti dari hasil perhitungan dan analisis trend retribusi daerah dari tahun 2005-2009 mengalami kenaikan. Sedangkan potensi retribusi daerah untuk tahun 2010-2014 pun mengalami peningkatan. Secara nyata peningkatan tersebut terbukti dikarenakan potensi realisasi penerimaan retribusi daerah dari tahun ke tahun selalu meningkat. Peningkatan tersebut dikarenakan pos retribusi daerah yang masih cukup potensial untuk bisa dikembangkan lagi pada tahun yang akan datang misalnya seperti retribusi pelayanan kesehatan, retribusi parkir, retribusi pasar dll.

 Sedangkan kontribusi retribusi daerah Kabupaten Probolinggo terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada periode tahun 2005-2009 memiliki kontribusi yang cukup baik. Ini terbukti dari hasil perhitungan dan analisis kontribusi retribusi daerah dari tahun 2005-2009 mengalami kenaikan. Dapat kita lihat pada tahun 2005 retribusi daerah memberikan kontribusi sebesar 32,79%, pada tahun 2006 retribusi daerah memberikan kontribusi sebesar 39,75 % untuk tahun 2007 retribusi daerah memiliki kontribusi sebesar 45,34%, sedangkan untuk tahun 2008 kontribusinya sebesar 49,78% dan untuk tahun 2009 kontribusi retribusi daerah sebesar 48,61. Kontribusi terendah terjadi pada tahun 2005 yaitu sebesar 32,79%  dari total PAD, sedangkan kontribusi tertinggi terjadi pada tahun 2008 yaitu sebesar 49,78%. Total rata-rata kontribusi retribusi daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2005-2009 adalah sebesar 43,254% per tahun. Adapun komponen retribusi daerah yang setiap tahunnya memiliki kontribusi terbesar yaitu pada sektor retribusi pelayanan kesehatan.

Jadi dapat disimpulkan bahwa potensi retribusi daerah memakin meningkat tiap tahunnya ini menunjukkan bahwa retribusi daerah masih cukup potensial untuk bisa dikembangkan lagi pada tahun yang akan datang, sedangkan kontribusi retribusi daerah Kabupaten Probolinggo terhadap PAD memiliki kontribusi yang cukup besar. Dengan adanya hal tersebut menunjukkan bahwa retribusi daerah Kabupaten Probolinggo mempunyai pengaruh atau peranan yang cukup penting dalam menyumbang pada PAD. Beberapa saran yang masih diperlukan untuk lebih meningkatkan potensi dan kontribusi retribusi daerah terhadap penerimaan PAD. Pertama, Bagi pemerintah komponen PAD harus lebih ditingkatkan lagi terutama pada sektor retribusi daerah dengan cara mengembangkan potensi dan keunggulan daerah agar pemerintah daerah Kabupaten Probolinggo dalam melaksanakan otonomi daerah tidak lagi tergantung pada subsidi atau bantuan dari pemerintah pusat sehingga pemerintah daerah Kabupaten Probolinggo secara optimal dapat mengatur daerahnya sendiri dengan hasil dari pendapatan/keuangannya sendiri secara mandiri. Kedua, Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat menambah variabel penelitian karena sumber penerimaan PAD bukan hanya berasal dari retribusi daerah. Serta teknik analisis pada penelitian ini hanya menggunakan teknik analisis trend dan teknik analisis kontribusi untuk mengetahui potensi serta kontribusi retribusi daerah Kabupaten Probolinggo. Ketiga, Bagi Perguruan Tinggi Pengomtimalan belajar mengajar agar lebih ditingkatkan lagi agar mahasiswa dapat mengembangkan ilmu pengetahuan khususnya ilmu ekonomi baik teori ataupun penerapan dilapangan agar dapat mencetak mahasiswa yang berkualitas.