SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Pengaruh Simpanan Masyarakat, Tingkat Suku Bunga Pinjaman dan Tingkat Inflasi Terhadap Penyaluran Kredit Bank Umum dan BPR Kota Malang

RIA CHRISTINA LEKHENILA

Abstrak


ABSTRAK

 

Lekhenila, Ria Christina. 2010. Analisis Pengaruh Simpanan Masyarakat, Tingkat Suku Bunga Pinjaman  dan Tingkat Inflasi Terhadap Penyaluran Kredit Bank Umum dan BPR  di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang.  Pembimbing : (I) Dr. Agung Haryono, S.E., M.P. (II) Drs. Moch. Ichsan, S.E., M.Pd, M.Si

 

Kata Kunci : Simpanan Masyarakat, Tingkat Suku Bunga Pinjaman, Tingkat Inflasi, Penyaluran Kredit

 

Krisis ekonomi global yang melanda dunia termasuk Indonesia membuat pertumbuhan perkonomian dalam negeri cenderung melambat. Kebijakan yang dibuat oleh Bank Indonesia berhasil menstabilkan kondisi sektor keuangan sebelum tingkat inflasi semakin terus meninggi. Secara teori akibat dari tingkat inflasi yang tinggi adalah penurunan penyaluran kredit. Sehingga kebijakan yang diambil berupa penurunan suku bunga yang berindikasi dengan simpanan masyarakat kemudian akan merangsang pertumbuhan kredit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh simpanan masyarakat, tingkat suku bunga pinjaman dan tingkat inflasi terhadap penyaluran kredit secara parsial, dan pengaruh simpanan masyarakat, tingkat suku bunga pinjaman dan tingkat inflasi terhadap penyaluran kredit secara simultan.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah causal explanatory. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Statistik Ekonomi Keuangan Daerah Jawa Timur, yaitu simpanan masyarakat, tingkat suku bunga pinjaman, tingkat inflasi dan penyaluran kredit per bulan dari tahun Januari 2005 - Desember 2009. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan analisis regresi berganda.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) adanya pengaruh signifikan positif simpanan masyarakat terhadap penyaluran kredit, (2) adanya pengaruh signifikan negatif tingkat suku bunga pinjaman terhadap penyaluran kredit, (3) tidak adanya pengaruh tingkat inflasi terhadap penyaluran kredit, dan (4) adanya pengaruh secara simultan antara simpanan masyarakat, tingkat suku bunga pinjaman dan tingkat inflasi terhadap penyaluran kredit sebesar 95%.

Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa secara parsial simpanan masyarakat dan tingkat suku bunga pinjaman berpengaruh terhadap penyaluran kredit, sedangkan inflasi tidak. Namun secara simultan ketiga variabel berpengaruh terhadap penyaluran kredit. Oleh karena itu, peneliti dapat memberikan saran bagi pihak perbankan untuk menjaga kepercayaan masyarakat sehingga dapat menunjang peningkatan simpanan masyarakat yang berpengaruh positif terhadap penyaluran kredit serta dapat memberi dukungan terhadap kebijakan dari bank sentral sehubungan dengan tingkat suku bunga pinjaman dan tingkat inflasi. Bagi peneliti selanjutnya, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar dan dapat dikembangkan secara luas lagi dengan menambahkan variabel-variabel lain.