DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Iklim sekolah, Kompensasi Kerja dan Komitmen dengan Kinerja Guru SD Kota Ambon. (Tesis)

Hanna Noija

Abstrak


Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan oleh para penyelenggara pendidikan agar tujuan pendidikan dapat dicapai diantaranya adalah faktor kurikulum, kualitas guru, sarana dan prasarana penunjang pendidikan lainnya. Dari beberapa aspek pembenahan di atas, aspek sumber daya manusia (guru) perlu mendapat prioritas utama. Karena keberhasilan dalam mencetak lulusan sangat ditentukan oleh guru. Oleh karena itu, guru dituntut untuk lebih meningkatkan kinerjanya. Hal ini disebabkan oleh adanya tuntutan mutu pada proses dan output pendidikan diera global.

Untuk meningkatkan kualitas kinerja tersebut diperlukan adanya tingkat kesejahteraan yang memadai berupa kompensasi esensial yang benar dan komitmen yang didukung oleh loyalitas dan kemauan kerja yang tinggi serta iklim kerja organisasi sekolah yang kondusif. Dengan kompensasi, iklim sekolah dan komitmen yang tinggi akan meningkatkan performance atau kinerja yang tinggi pula.

Kompensasi, iklim kerja organisas sekolah, dan komitmen merupakan faktor penting yang berpengaruh terhadap kinerja guru SD di Kota Ambon. Untuk mengkajinya, penelitian ini dilakukan dengan rumusan masalah sebagai berikut: (1) Apakah ada hubungan yang signifikan antara iklim sekolah dengan kinerja? (2) Apakah ada hubunganyang signifikan antara kompensasi kerja dengan kinerja? (3) Apakah ada hubungan yang signifikan antara komitmen dengan kinerja? dan (4) Apakah ada hubungan yang signifikan antara kompensasi, iklim sekolah dan komitmen dengan kinerja guru? (5) seberapa tinggi sumbangan efektif variabel iklim sekolah, kompensasi kerja, komitmen terhadap kinerja guru.

Sesuai dengan rumusan masalah di atas, dalam penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Dalam penelitian ini dikaji pengaruh iklim sekolah (X1), kompensasi kerja (X2), dan komitmen (X3) sebagai variabel bebas, kinerja guru (Y) sebagai variabel terikat. Penelitian dilaksanakan di lembaga pendidikan SD Kota Ambon dengan populasi 1528 orang guru. Sampel sebanyak 352 orang guru diambil dengan teknik sampel acak proposional.

Data penelitian dikumpulkan dengan teknik angket.Instrumen kuesioner dirancang dengan skala lima yang merujuk pada skala Likert. Instrumen yang telah disusun diuji coba tingkat validitasnya dengan teknik product moment dari Pearson. Sedangkan estimasi reliabilitas instrumen dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach. Teknik analisa data mencakup analisa deskriptif, uji persyaratan analisa yang mencakup normalitas dan linearitas, uji hipotesis yang mencakup uji t untuk mengetahui korelasi antar variabel secara parsial, dan uji regresi ganda untuk mengetahui korelasi variabel secara bersama-sama. Analisa hasil penelitian dilakukan dengan bantuan program SPSS versi 16 for window.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan positif yang signifikan antara iklim organisasi sekolah dengan kinerja guru SD Kota Ambon, dengan sig 2 tailed 0,001 < α 0,05, (2) terdapat hubungan positif yang signifikan antara kompensasi kerja dengan kinerja guru SD Kota Ambon, dengan sig 2 tailed 0,000 < α 0,05, (3) terdapat hubungan positif yang signifikan antara komitmen dengan kinerja guru SD Kota Ambon, dengan sig 2 tailed 0,000 < α 0,05, (4) terdapat hubungan yang signifikan antara iklim organisasi sekolah, kompensasi kerja, dan komitmen dengan kinerja guru SD Kota Ambon dengan sig 0,000 < α 0,05.

Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan saran-saran sebagai berikut: (1) Pihak kepala sekolah SD Kota Ambon dalam meningkatkan kinerja guru hendaknya merancang kebijakan dalam meningkatkan iklim kerja sekolah baik dari dimensi perilaku guru maupun dari dimensi perilaku kepala sekolah. Terutama sekali adalah dimensi perilaku kepala sekolah yang berkaitan dengan kepemimpinan Kepala sekolah SD Kota Ambon. Sebab gaya kepimpinan adalah merupakan salah satu dimensi perilaku kepala sekolah yang dapat mempengaruhi iklim kerja sekolah. Keberhasilan pemimpin bukan disebabkan oleh prestasi guru, tetapi tanggungjawabnya untuk mengembangkan dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, obyektif dan terbuka. Kepala sekolah selaku pimpinan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawanya harus bisa memberikan perhatian yang maksimal kepada yang dipimpinya dan memposisikan gurunya sebagai mitra kerja yang sesungguhnya. Begitu juga bagi para guru akan merasakan kenyamanan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Kondisi ini pada akhirnya dapat memotivasi para guru untuk terus meningkatkan kinerja yang pada akhirnya dapat mencapai tujuan lembaga, (2) Kepala sekolah SD Kota Ambon dalam rangka untuk meningkatkan kinerja guru hendaknya merancang kebijakan kompensasi baik finansial maupun non finansial. Kebijakan yang dimaksud dimulai dengan kegiatan pengukuran kinerja guru secara terukur dan obyektif. Dari hasil pengukuran kinerja ini dapat dijadikan dasar dalam penentuan pemberian kompensasi terhadap guru. Kebijakan tersebut harus dilaksanakan secara obyektif dan terbuka. Apabila kebijakan tersebut dilaksanakan secara simultan, konsisten dan didukung oleh partisipasi guru diharapkan kinerja guru akan meningkat, dan (3) Pihak kepala sekolah SD Kota Ambon perlu menumbuhkan dan memupuk komitmen para guru dalam rangka meningkatkan performansi dengan memenuhi kebutuhan dan menyediakan sarana pelayanan yang diperlukan, serta menjaga citra lembaga yang baik di masyarakat.


Abstract:

Key Words: school climate, compensation, commitment, and performance.


There are some factors must be kept in mind of school operator so the goal of education can be reach. Those factors are: curriculum, quality of teachers, the other educational means and infrastructure. Form those factors above, the human resource factor (teacher) must be our first priority since the successfulness in create excellent human resource determined by teachers performances. As a consequence, teachers must develop their performances. Then, they can counter balancing the globalization demands.

In order to improve quality of their performances, teachers need sufficient welfare like financial compensation and commitment which support by loyalty, desire to work hard and supportive school climate. Thus, compensation, climate of school and commitment are some condition must be filled if we want to improve the performances of teachers in Ambon city.

Compensation, school climate, and commitment are some important factors those influenced teacher performance in Ambon city. In order to examine its correlation, this research was done in some follow problem. (1). Is there any correlation between variable of school climate and teacher performance? (2). Is there any significant correlation between variable of compensation and teacher performance? (3). Is there any correlation between variable of commitment and teacher performance? (4). Is there any significant correlation between variable of school climate, compensation, commitment and teacher performance? (5). How high the grade of effective contribution of school climate, compensation and commitment to the teacher performance?

Based on the problem above, this research was done in quantitative approach in descriptive correlational design. This research examine the influence of school climate (X1), compensation (X2), and commitment (X3) with which are independent variables with teacher performance which is dependent variable (Y). This research was done on 1528 population of primary school in Ambon city with 352 teachers as sample. Samples are determined by random proportional technique.

Data of this research was collect by questionnaire, which using five scale refer to Likert scale. This instrument (questionnaire) was tested, to know the degree of its validity, by product moment Pearson technique. While instrument reliabilities estimation was done in Alpha Cronbach formulation.

Data analysis techniques in this research include descriptive analysis, test of analysis conditions like normality and linearity, examine of hypothesis by t test to know the partial correlation between variables and double regression test to know correlation between all variables simultaneously. Analysis of data in this research was done by SSPS 16th for windows.

The results of this research show that: (1). There is a significant correlation between school climate with performance of primary school teachers in Ambon with sig 2 tailed 0,001<α 0,05. (2). There is a significant positive correlation between compensation with primary school teacher performance in Ambon city with sig 2 tailed 0,000<α 0,05. (3). There is a significant positive correlation between commitment with primary school teacher performance in Ambon city with sig 2 tailed 0,000<α 0,05. (4). There is a significant correlation between school climate, compensation and commitment with primary school teacher performance in Ambon city with sig 0,000<α 0,05.

From those several result, researcher will give some suggestions follow. (1) The primary school principal in Ambon city, in order to improve teacher performance, should create a good school climate specially in dimension of behavior of the teachers and the principal himself. In relation to school principal behavior, school principal should improve his leadership style, because leadership style is a dimension of school principal behavior that influenced school climate. The successfulness of leadership is not depend on teachers prestige, but on his responsibility to create an open, objective and supportive work place. In doing his job and his responsibility as a leader, school principal should pay more attention to people who lead by him, and put him self as a partner of the teachers. By this thing, the teacher will feel comfort in doing their job and responsibility. This condition finally will give motivation to the teacher to improve their performance. And as a consequence, the goal of school will reach effectively and efficiently. (2). Principal of primary school in Ambon city, in order to improve teacher performance, should make a good policy in relation with compensation, either financial or nonfinancial. That policy should begin by measurement activity of teacher performance objectively. Based on the performance measurement above, the principal can determine the compensation of teachers. Moreover, the actuating process of this policy must run in an open and objective way. If this policy is done simultaneously, consistent and support by the teachers them self, then performance of teacher will improve well. (3). The primary school principal in Ambon city need to put in and grow up, commitment to improve their performance by fill their needs, and prepare for the teacher, facility in doing job, that the teacher need and than to have and to take care a good school image in community.