DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Implementasi Strategi Pembelajaran Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam Pada Perguruan Tinggi Negeri Di Surabaya”. (Disertasi)

Lilik Nur Kholidah

Abstrak


Strategi pembelajaran merupakan bagian penting dari tindakan pembelajaran. Penggunaan strategi pembelajaran yang tepat dan optimal akan dapat mendorong prakarsa dan memudahkan belajar mahasiswa. Oleh karena itu, kajian tentang implementasi strategi pembelajaran merupakan kebutuhan yang amat penting untuk dilakukan. Titik awal upaya ini diletakkan pada perbaikan proses pembelajaran atau pada variabel metode pengajaran yang diklasifikasi menjadi strategi pengorganisasian (organization strategy), strategi penyampaian (Delivery strategy), dan strategi pengelolaan (Management strategy). Strategi pengorganisasian mengacu pada suatu tindakan seperti pemilihan isi, penataan isi, dan pembuatan diagram, format dan lainnya. Strategi penyampaian adalah metode untuk menyampaikan pengajaran kepada mahasiswa dan atau untuk menerima masukan dari mahasiswa. Strategi pengelolaan merupakan metode untuk menata interaksi antara mahasiswa dengan variabel metode lainnya.

Masalah umum penelitian ini adalah bagaimanakah implementasi strategi pembelajaran mata kuliah pendidikan agama Islam dilaksanakan pada Perguruan Tinggi Umum Negeri Di Surabaya? Secara khusus, masalah penelitian ini difokuskan pada empat hal, yaitu: (1) Bagaimana strategi pembelajaran mata kuliah pendidikan agama Islam pada Perguruan Tinggi Umum Negeri Di Kota Surabaya, (2) Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi implementasi strategi pembelajaran mata kuliah pendidikan agama Islam pada PTUN di kota Surabaya? (3) Bagaimana gambaran dampak implementasi mata kuliah pendidikan agama Islam oleh mahasiswa dalam kehidupan sehari-hari? (4) Bagaimana kualitas pembelajar dalam mengimplementasikan  pembelajaran mata kuliah pendidikan agama Islam?

 Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan mengunakan dengan rancangan studi multi kasus. Pendekatan ini digunakan karena penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur universal dari strategi pembelajaran dosen mata kuliah pendidikan agama Islam, bukan untuk memberikan gambaran umum tentang dunia objektif. Dengan demikian penelitian ini berusaha mencari dan menemukan gejala-gejala atau hal-hal apa saja yang nampak serta mencari makna dari apa yang nampak dalam implementasi strategi pembelajaran mata kuliah pendidikan agama Islam di setiap situs.

Data penelitian ini dipilah menjadi dua kelompok, yaitu: (1) bentuk perilaku sosial dan interaksi sosial sebagai akibat dari aktivitas dosen dalam penerapan strategi pengorganisasian, penyampaian (pemanfaatan media pembelajaran, interaksi mahasiswa dengan media pembelajaran, bentuk/struktur pembelajaran), dan strategi pengelolaan pembelajaran (penjadualan penggunaan strategi pembelajaran, pembuatan catatan kemajuan belajar mahasiswa, pengelolaan motivasional, dan kontrol belajar) dalam proses pembelajaran mata kuliah pendidikan agama Islam pada perguruan tinggi umum negeri di surabaya. Data-data tentang faktor yang mempengaruhi dalam strategi pembelajaran mata kuliah pendidikan agama Islam di PTUN juga masuk dalam kelompok ini. (2) Data tentang aksi perilaku sosial meliputi (a) tanggapan balik mahasiswa dengan penerapan strategi pembelajaran, (b) reaksi mahasiswa dengan tugas yang diberikan dosen. Kedua jenis data tersebut diperoleh peneliti melalui observasi yang dituangkan dalam catatan lapangan, wawancara mendalam dan dokumentasi, (c) data tentang penerapan mata kuliah pendidikan agama Islam oleh mahasiswa dalam kehidupan sehari-hari diperoleh melalui angket dan (d) data tentang kualitas pembelajaran yang diterapkan dosen dalam pembelajaran mata kuliah pendidikan agama Islam, secara khusus pada pemilihan strategi pembelajaran oleh dosen

Analisa data yang dilakukan ada dua macam, yaitu analisis situs dan analisis antar situs. Analisis data situs di dalam penelitian ini dimaksudkan sebagai analisa data terhadap setiap perguruan tinggi yang dijadikan situs penelitian. Penganalisisan datanya dilakukan sejak atau bersamaan dengan pengumpulan datanya. Penganalisisannya meliputi kegiatan-kegiatan (1) penyusunan paparan data tentang tipologi perguruan tinggi pada masing-masing situs penelitian; (2) menganalisis data dari setiap situs penelitian yang didasarkan pada hasil observasi, angket, wawancara dan dokumentasi untuk masing-masing rumusan masalah; (3) menganalisis dan membahas serta mengelompokkan data dari masing-masing situs; (4) membahas temuan yang ada pada masing-masing situs. Sedangkan analisis data antar situs dilakukan dengan 7 tahapan.

Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) pengorganisasian materi, menjabarkan isi bahan, mengurutkan  isi materi menjadi menjadi sub-sub tema ;(2) Pemanfaatan media pembelajaran dalam proses penyampaian pembelajaran mata kuliah pendidikan agama Islam (dosen, pesan, bahan, alat, teknik dan latar) di ketiga situs terteliti, tampak sangat membantu proses pencapaian tujuan pembelajaran. (3) Pengelolaan motivasional dilakukan dengan cara memberikan penilaian secara langsung, memberikan kebebasan untuk memanfaatkan latar,media pembelajaran, memberikan bimbingan secara individual, dan memberikan penghargaan terhadap kegiatan positif yang dilakukan oleh mahasiswa. Dalam proses pembelajaran mata kuliah pendidikan agama Islam kontrol belajar yang dilakukan dosen adalah dengan cara mengaktifkan semua mahasiswa dalam mengerjakan tugas-tugas praktek yang diberikan, mendampingi mahasiswa pada saat proses pembelajaran berlangsung. (4) Faktor internal yang mempengaruhi strategi pembelajaran dari sisi dosen adalah kemampuan dan keterampilan dosen dalam bidang pendidikan agama Islam, minat dan motivasi dosen dalam mengajar mata kuliah pendidikan agama Islam. Dari sisi mahasiswa adalah kemampuan, motivasi dan minat mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran mata kuliah pendidikan agama Islam. Sementara faktor eksternal yang mempengaruhi strategi pembelajaran adalah visi, misi perguruan tinggi, kurikulum, sarana prasarana yang ada pada setiap perguruan tinggi serta karakteristik mata kuliah pendidikan agama Islam yang cenderung bersifat afektif dan menekankan pada sikap.(5) Sebagian besar mahasiswa PTN di kota Surabaya telah menerapkan mata kuliah pendidikan agama Islam dalam kehidupan sehari-hari.(6) Pembelajaran mata kuliah pendidikan agama Islam telah menunjukkan kualitas yang tercermin dari kemampuan dosen memfasilitasi proses belajar dalam menghasilkan proses dan hasil belajar yang optimal sesuai dengan tuntutan kurikuler.

Temuan penelitian ini diharapkan dapat dijadikan salah satu referensi untuk mengembangkan strategi pembelajaran mata kuliah pendidikan agama Islam pada perguruan tinggi di masa-masa yang akan datang. Dengan implementasi strategi pembelajaran yang direncanakan dan dilaksanakan secara baik, maka tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.

 

Abstract:

 

Keywords: Instructional strategy, Islamic Religious Education, the State Higher Education.

 Instructional strategy is one important part of instructional activities. The of appropriate learning strategy encourage and facilitate students learning initiatives. Therefore, study on the implementation of instructional strategy is very important. The starting point of this effort is placed on improving the process of instructional strategy on variables that are classified into organizing strategy, delivery strategy, and management strategy. Organizing strategy refers to an action such as content selection, content structuring, making diagrams, and other formats. Delivery strategy is a method to deliver instruction to the student and to receive input from students. Management strategy is a method to organize the interaction between students and other method variables.

The general purpose of this research is to study about how the implementation of the instructional strategies of Islam Religion Subject Course conducted at higher education in Surabaya. In particular, the problem of research has focused on four issues, which are: (1) How well the instructional strategy of Islam religion subject course at higher education in Surabaya, (2) What factors which are influence in the implementation of the instructional strategy on of Islam religion subject course at public higher education in Surabaya, (3) How does the impact of the implementation of Islam religion subject course to the students in their daily life. (4) How is the quality of lecturer in implementing the instructional of Islam religion subject course.

 This study is a qualitative research using multisite study. This approach was chosen because this study aimed to describe the universal structure of lecturer instructional strategy in Islam Religion Subject course, not to give description in general. Thus, this study tried to find the symptoms and to find the meaning from what happen in the implementation of instructional strategy in Islam religion subject courses at each site.

Data are sorted into two groups, namely: (1) forms of social behavior and interaction as a result of the lecturer strategies, explanation method, and instructional strategy management in instructional process of Islam religion subject courses at each site. Data about factors that influence the instructional strategies of Islam Religion subject courses are included in this group; (2) data about the actions of social behavior include (a) feedback of students with instructional strategies, (b) student reactions to the task which were given by the lecturer. Both types of data obtained through the observations contained in field notes, interview and documentation, (c) data of the application of Islamic religious education courses to students in daily life is obtained through a questionnaire, and (d) data of instructional quality in teaching Islamic religious education courses, in particular on the selection of instructional strategies.

 Data analysis consist of inter-site analysis and site analysis. Data Analysis in this study is intended as an analysis of data on each university as research site. Data analysis had been conducted during observation. Data analysis includes (a) preparing the exposure data on the typology of national university at each site, (2) analyze data from each site based on observation, questionnaire, interview and documentation (3) analyze, discuss and classify data from each site; (4) discuss the research result existed at each site. While inter-site data analysis was done by seven stages.
 The results show that: (1) organizing content : sorting instructional's content to become sub theme; (2) utilization of learning media during course seem to be very helpful in achieving learning goals; (3) motivation management is done by providing direct assessment, giving the freedom to utilize learning media, provide individual, and pay tribute to positive activities undertaken by students. During course, lecturers encouraged their student to practice, and guided them during; (4) internal factors that influenced the instructional strategies of lecturers were how deep their knowledge in the field of Islamic religion, and how high their motivation in teaching Islamic religious education course. Factors from student were the ability, motivation and give recognition in studying the Islamic religious education course is other. While external factors affecting the learning strategy are the vision, mission, curriculum, facilities and infrastructure available at each university, and the characteristics of Islamic religious education courses which tend to emphasis on attitude; (5) most students of national university in Surabaya adopt Islamic religious course to their daily life; (6) Islamic religious education course at each site show good quality reflected in the ability of lecturer to facilitate students' learning process, created synergistic linkages between lecturers, students, and instructional materials, in producing optimal learning outcomes in accordance with the demands of curricular.

The result can be used as reference in developing the instructional strategies of Islamic Religious Education at universities in the future. With the implementation of instructional strategies that are well planned and executed, then the learning objective can be achieved.