DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Teknik Team Games Tournament Dalam Pelajaran IPS Untuk Meningkatkan Kesadaran Karier Siswa Kelas Tiga Sekolah Dasar. (Tesis)

Syaiful Hadi

Abstrak


Bimbingan karier di sekolah dasar tidak dimaksudkan agar anak-anak melakukan pilihan-pilihan prematur. Fokusnya adalah pada kesadaran akan pilihan-pilihan yang bakal tersedia, cara-cara mengantisipasi dan merencanakannya, serta hubungannya dengan ciri-ciri pribadi. Banyak murid yang perlu mengetahui bahwa mereka akan mempunyai kesempatan-kesempatan untuk memilih dan kompetensi untuk melaksanakannya. Siswa-siswa ini juga perlu menyadari dirinya, bagaimana mereka berubah, dan bagaimana mereka dapat menggunakan pengalaman-pengalaman sekolah untuk menjelajah dan bersiap guna menyongsong masa depan. Pada anak usia sekolah dasar, perkembangan kariernya berada pada tahap kesadaran karier. Sampai saat ini di Indonesia pada tingkat sekolah dasar belum ada tenaga profesional konselor, oleh karena itu program bimbingan dilakukan dengan mengintegrasikan program tersebut dalam mata pelajaran. Berdasarkan studi pendahuluan diperoleh informasi bahwa di Sekolah Dasar Negeri Percobaan Malang belum pernah diselenggarakan bimbingan karier dengan mengintegrasikannya dalam mata pelajaran. Atas dasar hal tersebut, dilakukan penelitian penerapan teknik team games tournament dalam pelajaran IPS untuk meningkatkan kesadaran karier siswa kelas tiga sekolah dasar.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian ini meliputi (1) pemetaan standar kompetensi mata pelajaran IPS yang berhubungan dengan kesadaran karier dan pemetaan standar kompetensi bimbingan karier kelas tiga sekolah dasar, (2) menyusun materi pembelajaran, (3) menyusun rencana tindakan, (4) pelatihan terhadap guru dalam melaksanakan pembelajaran, (5) pelaksanaan tindakan, (6) hasil pelaksanaan tindakan, dan (7) evaluasi dan diskusi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dan guru. instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen kunci; peneliti memegang peran kunci dalam proses pengumpulan, penganalisisan, maupun penyimpulan data. Teknik pengumpulan data adalah observasi dan perekaman. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis data mengalir yang dimulai dari tahap reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan penyimpulan data. Untuk menjaga keabsahan data dilakukan triangulasi dan pengecekan teman sejawat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik team games tournament dalam pelajaran IPS dapat meningkatkan kesadaran karier kelas tiga sekolah dasar. Secara keseluruhan siswa mempunyai kesadaran karier yang baik. Dari 42 siswa kelas III B Sekolah Dasar Negeri Percobaan Malang yang mampu menjawab paling sedikit 80% pertanyaan yang berhubungan dengan kesadaran karier rata-rata 7,3% yaitu kurang lebih 3 orang siswa. Pada tahap perencanaan pembelajaran, guru melaksanakannya dengan baik. Hal itu tercermin dari (1) rencana disusun berdasarkan kurikulum, dan (2) penerapan teknik team games tournament dalam pelajaran IPS untuk meningkatkan kesadaran karier siswa kelas tiga Sekolah Dasar Negeri Percobaan Malang disusun dan diwujudkan dalam bentuk rencana pembelajaran. Rencana pembelajaran disusun secara kolaboratif dengan peneliti yang terdiri dari (a) standar kompetensi, (b) kompetensi dasar, (c) indikator, (d) hasil belajar, (e) tujuan pembelajaran, (f) kegiatan pembelajaran, (g) media dan sumber belajar, (h) metode, dan (i) teknik penilaian.

Pada tahap pelaksanaan pembelajaran, guru melakukannya dengan optimal. Guru telah melaksanakan pembelajaran team games tournament sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang telah disusun. Hasil analisis proses kegiatan guru dan siswa dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran termasuk dalam kualifikasi baik sekali. Penggunaan pembelajaran team games tournament menciptakan kegiatan belajar mengajar yang aktif dan menyenangkan.

Pada tahap penilaian, guru telah mampu melaksanakan secara komprehensif. Guru tidak hanya melaksanakan penilaian hasil tetapi juga melaksanakan penilaian proses. Penilaian proses direkam dengan menggunakan pedoman analisis kegiatan siswa. Sedangkan penilaian hasil dilakukan dengan menganalisis hasil perolehan poin pada setiap tahapan dengan menggunakan panduan penilaian.

 

Abstract:

 

Keywords: Team Games Tournament, Social Science, the Career Awareness

            Career guidance in the elementary school is aimed at children so don't make premature choices. The focuses are the awareness of choices, how to anticipate and plan, and the relation of personal characteristics. Most of the students need to know that they have chance to choose and competence to do it. they also need to regain consciousness, how they change, and how they apply their school experiences to explore and ready for their future. Career development of elementary students is on the awareness career phase. Because of Indonesian elementary school doesn't have professional counselor staff up to now, guidance program is done by integrating the program with school subject. Based on this reason, Applying of technique Team Games Tournament in the social sciences aim for increasing the awareness of career of the third year students of elementary school research is done.

            It is a qualitative research using class action research plan. This research include : (1) standard mapping of social science competency related with career awareness and career guidance competency in third year students of elementary school, (2) arrange the material learning, (3) arrange the action plan, (4) teacher training program, (5) action realization, (6) result of action realization, and (7) evaluation and discussion. This research was done through two cycles by the collaboration of researcher and teacher. The instrument of the research is researcher as the key instrument; the researcher has an important role in the collecting data process, analyzing, and taking conclusion based on data. The collecting data technique is observation and recording. Data analyze is done by using flow analyze data model, from data reduction phase, data presentation, verification and conclusion. To keep the validity of data was done triangulation and colleague evaluation.

            The result of the research shows that applying of technique team games tournament in the social sciences can increase the awareness of career of the third year students of elementary school. Most of the students have good career awareness. 80% from 42 third year elementary students class B Lab school of Malang can answer less than 80% question related career awareness with average 7,3%. It is about three students. In the learning plan phase, teacher also can do it well. It seems from (1) learning plan was arranged based on curriculum, (2) Applying of technique team games tournament in the social sciences aim for increasing the career awareness of the third year of elementary students was arranged and realized in the learning plan. Learning plan was arranged by the collaboration of researchers. They are (a) standard competency, (b) based competency, (c) indicator, (d) result of the study, (e) goal of the study, (f) learning activity, (g) media and learning sources, (h) methods, and (i) scores technique.

            Learning activity phase was done by teacher optimize. It means, team games tournament activity was done by teacher is appropriate with the learning plan. The qualification result of process analysis of students and teacher in the learning activity is very good. The using of team games tournament can create the learning activity process more active and interesting.

            In the valuation phase, teacher can do it comprehensively. Teacher doesn't only create the result of the valuation, but also the process of valuation. Process valuation was recorded by using students activity analysis orientation. While valuation was done by analysis the point was collected in every phase using valuation guidance.