DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2008

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Integrasi Pengajaran Bahasa Inggris dengan Nilai-nilai Islami di SMP Islam Al-Azhar 15 Cilacap

Nur Khamdan

Abstrak


Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003, Pasal II Ayat 3, tujuan pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik untuk menjadi manusia yang memiliki keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan penghayatan terhadap nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Untuk itu, proses belajar-mengajar di Indonesia harus diintegrasikan dengan nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan (IMTAQ). Dalam kontek seperti inilah penelitian ini dilakukan.

Penelitian ini difokuskan pada pengidentifikasian dan pendeskripsian fenomena pengintegrasian pembelajaran bahasa Inggris dengan nilai-nilai Islami di SMP Islam Al-Azhar 15 Cilacap. Penelitian ini mencakup bagaimana guru bahasa Inggris mendisain rencana pembelajaran, bagaimana guru bahasa Inggris memilih bahan pembelajaran dan media, bagaimana guru bahasa Inggris mengintegrasikan kegiatan pembelajaran bahasa Inggris dengan nilai-nilai Islami, dan bagaimana cara guru bahasa Inggris menilai kemajuan belajar siswa.

            Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif studi kasus dengan disain penelitian kualitatif. Subyek penelitian ini adalah seorang guru bahasa Ingggris di SMP Islam Al-Azhar 15 Cilacap. Penelitian ini menggunakan lima teknik pengumpulan data, yaitu: pengamatan, catatan lapangan, perekaman, kajian dokumen, dan wawancara.

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian pembelajaran bahasa Inggris dengan nilai-nilai Islami di SMP Islam Al-Azhar 15 Cilacap dilakukan dalam rencana pembelajaran, dalam materi pembelajaran, dalam kegiatan pembelajaran, dan dalam kegiatan penilaian.

Pengintegrasian nilai-nilai Islami dalam rencana pembelajaran dilakukan di bagian materi utama pembelajaran dan kegiatan pembelajaran. Di bagian materi pembelajaran dari rencana pembelajaran, integrasi dilakukan dengan cara melampirkan kutipan-kutipan ayat Al-Qur’an atau hadits yang relevan dengan topik/materi utama pembelajaran yang akan dibahas dalam kegiatan pembelajaran. Sementara itu, di bagian kegiatan pembelajaran dari rencana pembelajaran, integrasi dilakukan dengan cara membuat daftar kegiatan-kegiatan yang mencerminkan nilai-nilai Islami yang akan dilakukan selama proses belajar-mengajar.

Pengintegrasian nilai-nilai Islami kedalam materi pembelajaran dilakukan dengan beberapa cara, antara lain: (1) menambahkan latihan-latihan yang mencerminkan nilai-nilai Islami kedalam topik yang diajarkan; (2) menyisipkan nama-nama Islami untuk orang, tempat atau peristiwa kedalam latihan-latihan yang ditambahkan; (3) melampirkan kutipan ayat-ayat Al-Qur’an dan/atau hadits yang relevan dengan topik pada materi utama pembelajaran; dan (4) mencampur ungkapan-ungkapan khas Islami dengan ungkapan-ungkapan bahasa Inggris yang sesuai dengan materi utama pembelajaran.

Di dalam kegiatan pembelajaran, integrasi nilai-nilai Islami dilakukan dengan cara: (1) melakukan campur-kode dan alih-kode antara ungkapan-ungkapan bahasa inggris dengan ungkapan-ungkapan khas Islami yang sesuai berdasarkan konteks situasi; (2) mengaitkan topik-topik yang diajarkan dengan ajaran islam yang sesuai yang dilakukan dengan cara mengutip ayat-ayat Al-Qur’an dan/atau hadits yang relevan dan/atau dengan menjelaskan ajaran islam

yang sesuai dengan topik tersebut; (3)  menggunakan nama-nama Islami untuk orang, tempat atau peristiwa dalam membuat contoh-contoh kalimat atau naskah percakapan; dan (4) memberi tugas kepada siswa untuk menulis atau mencari jenis jenis teks tertentu yang berkaitan dengan nilai-nilai Islami yang sesuai dengan topik yang diajarkan.

Sementara itu, pengintegrasian nilai-nilai Islami dalam kegiatan penilaian dilakukan melalui penilaian informal dalam bentuk pemberian pertanyaan-pertangaan lisan, pengamatan guru, pemberian tugas, dan membaca nyaring yang materinya mencakup nilai-nilai Islami yang diintegrasikan. Disamping itu, pengintegrasian nilai-nilai Islami dalam kegiatan penilaian juga dilakukan melalui ulangan-ulangan harian dalam bentuk tes lisan dan tes tertulis.

Berdasarkan temuan penelitian, tingkat integrasi pengajaran bahasa Inggris dengan nilai-nilai Islami yang dilakukan di SMP Islam Al-Azhar 15 Cilacap dapat dikategorikan sebagai integrasi parsial dengan indikator: (1) silabus yang menjadi acuan tidak didisain untuk integrasi seperti itu; (2) topik-topik dalam materi utama pembelajaran dan media yang digunakan tidak dipilih berdasarkan nilai-nilai Islami; (3) tidak keseluruhan kegiatan pembelajaran (hanya sebagian besar) yang dilaksanakan selama proses belajar-mengajar menggabungkan sudut pandang nilai-nilai Islami dengan sudut pandang pengajaran bahasa; (4) nilai-nilai Islami yang diintegrasikan hanya berfungsi sebagai bahan pengayaan, bukan sebagai isi dari pelajaran.

Atas dasar temuan-temuan tersebut, maka beberapa rekomendasi dirumuskan. Rekomendasi tersebut terutama ditujukan kepada guru-guru bahasa Inggris muslim yang mengajar di sekolah-sekolah Islam, para penulis buku, dan calon-calon peneliti.

            Kepada guru-guru bahasa Inggris muslim, khususnya yang mengajar siwa muslim atau di sekolah-sekolah Islam, direkomendasikan untuk mengintegrasikan pengajaran bahasa Inggris dengan nilai-nilai Islami. Dengan demikian diharapkan tidak akan ada lagi di kalangan umat Islam suatu anggapan yang memisahkan antara “ilmu agama” dan “ilmu non-agama” karena ilmu pengetahuan dan agama sama-sama berkaitan dengan kehidupan manusia.

            Kepada para pembuat kebijakan seperti Menteri Agama, kepala sekolah, dan pengawas direkomendasikan untuk membuat kebijakan yang menekankan perlunya pengintegrasian pembelajaran bahasa inggris dan mata pelajaran lain dengan nilai-nilai Islami. Di samping itu, mereka direkomendasikan untuk membuat buku panduan tentang kebijakan tersebut sehingga para guru mendapatkan kemudahan yang cukup untuk menerapkannya.

            Para penulis buku teks direkomendasikan untuk menulis buku teks bahasa Inggris yang secara khusus didisain untuk pengintegrasian pengajaran bahasa Inggris dengan nilai-nilai Islami sebagai muatan pelajaran karena buku-buku seperti itu benar-benar dibutuhkan oleh para guru bahasa Inggris muslim dan siswa-siswa yang belajar di sekolah-sekolah Islam. Dengan demikian, guru-guru bahasa Inggris muslim dan siswa-siswa muslim akan mendapatkan kemudahan untuk memperoleh buku-buku teks bahasa Inggris Islami untuk digunakan dalam proses belajar-mengajar.

Kepada para calon peneliti, karena penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengintegrasian pengajaran bahasa Inggris dengan nilai-nilai Islami di tingkat SMP, maka calon-calon peneliti yang tertarik untuk melakukan replikasi dari penelitian ini direkomendasikan untuk melakukan penelitian sejenis di tempat yang berbeda. Dengan demikian, diharapkan temuan-temuannya akan lebih komprehensif untuk saling memperkuat, memperkaya, dan melengkapi satu sama lain dalam hal penerapan integrasi pengajaran bahasa Inggris dengan nilai-nilai Islami. Selain itu, direkomenadiskan pula bahwa calon-calon peneliti melakukan penelitian pengembangan, khususnya mengembangkan bahan-bahan pembelajaran bahasa Inggris yang diintegrasikan dengan nilai-nilai Islami sebagai.