DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2008

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penggunaan Jurnal Belajar dalam Pembelajaran Multistrategi terhadap Kemampuan Kognitif dan Metakognitif Siswa SMA Negeri 9 Malang.

M. Sabilu

Abstrak


<!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:"MS Mincho"; panose-1:2 2 6 9 4 2 5 8 3 4; mso-font-alt:"MS 明朝"; mso-font-charset:128; mso-generic-font-family:roman; mso-font-format:other; mso-font-pitch:fixed; mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;} @font-face {font-family:"\@MS Mincho"; panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; mso-font-charset:128; mso-generic-font-family:roman; mso-font-format:other; mso-font-pitch:fixed; mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:""; margin:0in; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-font-family:"MS Mincho"; mso-fareast-language:JA;} @page Section1 {size:8.5in 11.0in; margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; mso-header-margin:.5in; mso-footer-margin:.5in; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} -->

Pembelajaran Biologi di kelas X SMA Negeri 9 Malang dilaksanakan dengan multistrategi, yaitu menggunakan strategi-strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan sifat materi yang dibahas. Strategi pembelajaran dalam penelitian ini meliputi strategi inquiry, think pair share, problem posing (tipe-I), problem solving, kooperatif script, dan analisis kritis artikel. Jurnal belajar berpotensi dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan metakognitif siswa. Upaya untuk meningkatkan  kemampuan kognitif dan metakognitif siswa kelas X SMA Negeri 9 Malang dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jurnal belajar. Jurnal belajar yang dituliskan siswa meliputi pengalaman belajar, materi yang telah dipahami, dan materi yang belum dipahami dengan menyebutkan alasan dan kendalanya serta mengemukakan cara atau usaha yang akan dilakukan untuk mengatasinya.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran multistrategi tanpa menggunakan jurnal belajar dan dengan menggunakan jurnal belajar terhadap kemampuan kognitif dan kemampuan metakognitif, pengaruh kemampuan akademik siswa berkemampuan tinggi dan siswa berkemampuan rendah terhadap kemampuan kognitif dan kemampuan metakognitif, pengaruh interaksi antara kemampuan akademik dengan penggunaan jurnal belajar terhadap kemampuan kognitif dan kemampuan metakognitif, dan mengetahui respons siswa terhadap penerapan penggunaan jurnal belajar.

v

  Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment dengan rancangan Pretest-Posttest, Non-Equivalent Control Group Design. Sampel dipilih 2 kelas dari 6 kelas yang ada dengan jumlah siswa sebanyak 32 siswa untuk kelas kontrol dan 32 siswa untuk kelas eksperimen dari total populasi kelas X dengan jumlah siswa sebanyak 192 orang. Penetapan kelas eksperimen dan kelas kontrol dilakukan secara acak. Data hasil penelitian dianalisis dengan statistik deskriptif untuk menggambarkan hasil penelitian secara umum dan statistik parametrik untuk menguji hipotesis.Analisis statistik yang digunakan adalah analisis kovariat (anakova) dengan melakukan kontrol terhadap nilai prates dari masing-masing variabel terikat. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan kognitif, kuesioner inventori kemampuan metakognitif, angket respons siswa dan lembar pengamatan keterlaksanaan kegiatan pembelajaran.

Analisis data penelitian menggunakan teknik analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa pembelajaran multistrategi menggunakan jurnal belajar dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan kemampuan metakognitif siswa. Respons siswa setelah kegiatan pembelajaran dengan menggunakan jurnal belajar menunjukkan bahwa siswa memiliki respons positif sebesar 80,5% terhadap penggunaan jurnal belajar. Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru di kelas pada umumnya telah terlaksana dengan sangat baik, yaitu di kelas kontrol sebesar 93,50% dan kelas eksperimen  88,65%.

Pengujian hipotesis dengan menggunakan anakova menunjukkan bahwa 1) penggunaan jurnal belajar dalam pembelajaran multistrategi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan kognitif siswa, 2) penggunaan jurnal belajar dalam pembelajaran multistrategi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan metakognitif siswa, 3) perbedaan kemampuan akademik antara siswa berkemampuan akademik tinggi dan siswa berkemampuan akademik rendah tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan kognitif, 4) perbedaan kemampuan akademik antara siswa berkemampuan akademik tinggi dan siswa berkemampuan akademik rendah tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan metakognitif, 5) tidak terdapat pengaruh interaksi antara kemampuan akademik dengan penggunaan jurnal belajar terhadap kemampuan kognitif siswa, dan 6) tidak terdapat pengaruh interaksi antara kemampuan akademik dengan penggunaan jurnal belajar terhadap kemampuan metakognitif siswa.

Kesimpulan hasil penelitian ini adalah jurnal belajar dalam pembelajaran multistrategi efektif digunakan membelajarkan siswa kelas X SMA Negeri 9 Malang dalam meningkatkan kemampuan kognitif dan kemampuan metakognitif.  

Saran yang dapat diajukan oleh peneliti sesuai dengan hasil penelitian adalah 1) guru sepatutnya mempertimbangkan penerapan penggunaan jurnal belajar sebagai alat pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan kemampuan metakognitif, karena tugas membuat jurnal belajar biologi untuk materi ekosistem pada siswa kelas X tahun ajaran 2007/2008 SMA Negeri 9 Malang telah memberikan bukti bahwa kemampuan kognitif dan kemampuan metakognitif kelas eksperimen lebih baik pada hasil belajar kelas kontrol, 2) calon peneliti selanjutnya yang berminat terhadap penerapan penggunaan jurnal belajar hendaknya mempertimbangkan kembali waktu yang hanya 10 menit diberikan kepada siswa untuk menulis atau mengisi lembaran jurnal belajar yaitu dengan menambah waktu, karena kecepatan proses refleksi atau kemampuan merefleksikan kembali hasil pembelajaran antara siswa yang berkemampuan akademik tinggi dan siswa yang berkemampuan akademik rendah berbeda.