DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Strategi Pembelajaran (Pembelajaran Kooperatif dengan Model STAD Vs Konvensional) Terhadap Perolehan Belajar IPA Fisika Siswa Kelas IX yang Memiliki Tingkat Perkembangan Kognitif yang Berbeda. (Disertasi)

Marungkil Pasaribu

Abstrak


Strategi pembelajaran yang digunakan dalam mengajarkan IPA fisika pada Sekolah Menengah Pertama hingga saat ini masih didominasi oleh strategi pembelajaran konvensional. Strategi pembelajaran konvensional menekankan perolehan belajar dengan cara hafalan, dan tidak melibatkan pebelajar dengan kegiatan ilmiah, sehingga perolehan belajar tidak seperti yang diharapkan. Untuk mengatasi masalah ini diperlukan suatu strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan perolehan belajar.

Strategi pembelajaran kooperatif dengan model STAD memfasilitasi pebelajar untuk belajar melalui kegiatan ilmiah berdasarkan kelompok untuk membangun pengetahuan dengan bimbingan guru. Kegiatan ilmiah melibatkan pebelajar dengan kegiatan fisik dan mental . Kegiatan fisik adalah kegiatan yang menggunakan indera fisik, sedangkan kegiatan mental adalah kegiatan yang menggunakan fikiran. Strategi pembelajaran yang demikian berpeluang membantu pebelajar untuk meningkatkan pemahamannya dalam belajar IPA fisika.

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menguji signifikansi perbedaan hasil belajar IPA Fisika antara kelompok pebelajar yang diberi perlakuan dengan strategi pembelajaran kooperatif model STAD dan strategi pembelajaran konvensional, (2) menguji signifikansi perbedaan hasil belajar IPA Fisika antara masing-masing kelompok tingkat perkembangan kognitif serta (3) menguji pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran dan tingkat perkembangan kognitif terhadap hasil belajar IPA fisika pada pokok bahasan Listrik Dinamis, Sumber Arus Listrik dan Energi dan Daya Listrik.

Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan penelitian kuasi eksperimen pada siswa kelas IX semester 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Malang pada tahun pembelajaran 2009/2010. Eksperimen menggunakan rancangan factorial 2 x 4 dengan versi disain faktorial non equivalen control group. design Dengan teknik random terpilih SMP N 3 Malang kelas IX.2, SMP N 5 Malang kelas IX.C, dan SMP N 18 Malang kelas IX.E untuk mendapat perlakuan dengan strategi pembelajaran konvensional dan SMP N 3 Malang kelas IX.7, SMP N 5 Malang kelas IX.B, dan SMP N 18 Malang kelas IX.A untuk mendapat perlakuan dengan strategi pembelajaran koopertif.

Berdasarkan analisis data ditemukan hasil-hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, ada perbedaan yang signifikan pada perolehan belajar IPA fisika antara kelas yang diberi perlakuan dengan strategi pembelajaran kooperatif dengan model STAD dan kelas yang diberi perlakuan dengan strategi pembelajaran konvensional. Kedua, ada perbedaan yang signifikan pada perolehan belajar IPA fisika antara kelompok tingkat perkembangan kognitif yang berbeda. Ketiga, ada pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran dengan tingkat perkembangan kognitif terhadap perolehan belajar sians fisika.

Berdasarkan temuan-temuan ini, dikemukakan saran-saran sebagai berikut,

(1) dalam melaksanakan pembelajaran untuk mencapai perolehan belajar pada tingkat pemahaman yang lebih tinggi, disarankan kepada guru untuk menggunakan strategi pembelajaran kooperatif dengan model STAD dilengkapi dengan rancangan pembelajaran yang melibatkan pebelajar untuk dapat melakukan pengamatan langsung terhadap objek yang dipelajari untuk memfaktualkan pengetahuan IPA fisika, terutama pengetahuan yang bersifat abstrak, (2) bagi guru sekolah menengah pertama yang mengimplementasikan strategi pembelajaran kooperatif dengan model STAD, sebaiknya telah memahami tahap-tahap pembelajaran ini dengan baik, sehingga pelaksanaan strategi pembelajaran ini dapat terlaksana lebih optimal, (3) guru IPA fisika menyediakan masalah-masalah yang bersumber dari lingkungan pebelajar, sehingga memotivasi pebelajar untuk melakukan kegiatan ilmiah, (4) disarankan juga untuk menyelidiki pengaruh strategi pembelajaran dengan melibatkan faktor lain yang turut mempengaruhi hasil belajar, seperti motivasi, minat dan gaya belajar dengan jenjang pendidikan yang berbeda. (5) hasil pengujian hipotesis menunjukkan ada pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran dengan tingkat perkembangan kognitif terhadap hasil belajar. Namun masih sangat diperlukan lagi penelitian yang serupa untuk menganalis interaksi yang terjadi dengan menggunakan instrument yang berbeda dan strategi pembelajaran yang berbeda.

Abstract:

Key word: Cooperative instructional strategies, Cognitive developments stages, Learning out comes, physics science.

Instructional strategies implemented to teach science physics in Junior High School is still dominated by conventional learning strategy. Conventional instructional strategies encourage learning outcomes by memorizing, and do not encourage students in mental activities. As a result, learning outcomes was not as expected. To overcome this problem, a learning strategy that can increase learning outcome was needed.

Cooperative instructional strategy with STAD technique facilitates students to learn through scientific activities in a group to develop their knowledge by teacher guidance. Scientific activities encourage student to involve in mentally and physically activities. Physical activity is the activity using their physical sense, meanwhile mental activity is the activity using mind. This type of learning strategies facilitate students to improve their ability to mastery their learning.

The purpose of the studies are: (1) to examine significance of the difference in learning outcomes between students group treats by implementation of cooperative learning strategies and conventional learning strategies learning in science physics, (2) the difference in learning outcomes by cognitive development stages and (3) to examine the interaction of learning strategies and cognitive development stages with students learning out come in dynamic current concept, sources of currents, and energy and current power.

In order to obtain the above purpose, quasi experiment was applied to groups of ninth grade students semester I of Junior High School in Malang municipility. The factorial 2x4 with nonequivalent control group design was employed to test mean scores. By random sampling methods, SMP N 3 class IX.2, SMP 5 class IX.C and SMP. N 18 class IX.C as a control group and dan SMP N 3 Malang class IX.7, SMP N 5 Malang class IX.B, and SMP N 18 Malang class IX.A as an experiments group.

Based on the data analysis, the findings of the studies were as follow: First, there was a significant difference on students learning outcome in physics between the class treated by cooperative learning strategies STAD and conventional strategies. Second, there was a significant difference on students learning outcome between students with different cognitive development stage. Third, there was an effect of interaction between learning strategies and cognitive development stages on students learning outcome in physics science

Based on this research finding, it can be suggested (1) in order to obtain a maximum of students comprehension by implementation of cooperative learning strategy STAD, should be added by instructional tool design by encourage students to involve by direct observation with the object that can be used to factual physics knowledge, in particular with the abstract one (2) for junior high school teacher who want to implement cooperative instructional strategy STAD, is suggested to understand the implementation stage of this strategy, (3) science physics teacher propose the problem from students environments to motivate them for doing scientific activities, (4) to study the instructional strategy by involving another factor such as motivation, attitude and learning style in different grade of students. (5) to conduct a similar study by investigating the interaction between instructional strategies and students cognitive development with students learning outcomes by using a different instrumental and different in kinds of instructional strategy.