DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Pembelajaran Matakuliah Umum Bahasa Indonesia pada Fakultas Hukum Universitas Wisnuwardhana Malang

Iwan Setiawan

Abstrak


Pembelajaran bahasa Indonesia di perguruan tinggi berpendekatan komunikatif, yakni pembelajaran bahasa Indonesia yang diorientasikan pada tujuan untuk mengembangkan kompetensi komunikatif. Oleh karena itu, pembelajaran bahasa Indonesia di perguruan tinggi hendaknya diorientasikan pada pencapaian kemahiran berbahasa Indonesia. Dengan kemahiran berbaha­sa Indonesia yang dimilikinya, mahasiswa diharapkan dapat mengemukakan gagasan keilmuan sesuai dengan bidangnya. Untuk mencapai harapan tersebut, perlu dilakukan pengembangan program Pembelajaran bahasa Indonesia sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran. Upaya ini dimaksudkan untuk menyiap­kan kondisi belajar yang lebih baik, sehingga dapat meningkatkan kualitas Pembelajaran bahasa Indonesia di perguruan tinggi.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan materi Pembelajaran berupa Modul Pembelajaran Matakuliah Umum Bahasa Indonesia yang me­merhatikan perbedaan kemampuan mahasiswa, mendukung pembelajaran per­seorangan dan mandiri, dapat memudahkan belajar mahasiswa, serta memenuhi kualifikasi sebagai materi pembelajaran yang baik dan yang meme­nuhi prinsip-prinsip pengembangan Pembelajaran.

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan produk (1) silabus, (2) modul Pembelajaran matakuliah umum Bahasa Indonesia (MKU BI) pada Fakultas Hukum Universitas Wisnuwardhana Malang, dan (3) lembar kerja mahasiswa.

Pengembangan produk tersebut diawali dengan kegiatan analisis kebutuhan. Kegiatan ini dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai program pembelajaran MKU BI di FH Unidha Malang, serta wawancara dengan pihak pengelola program Pendidikan di FH Unidha Malang.

Pengembangan silabus dan modul ini menggunakan model Pengem­bangan Perangkat Pembelajaran Bertujuan Khusus. Model rancangan pembelajaran MKU BI ini dilakukan berdasarkan model hasil adaptasi dari model pengembangan Dick & Carey (1990). Hasil pengadaptasian model tersebut menghasilkan langkah-langkah: (1) mengidentifikasikan kebutuhan dan menentukan kebutuhan belajar, (2) menentukan tujuan pembe-lajaran umum, (3) melaksanakan analisis pembelajaran, (4) mengidentifikasi-kan perilaku dan karakteristik awal mahasiswa, (5) menentukan tujuan pembelajaran khusus, (6) mengembangkan butir-butir tes yang kriterianya telah ditentukan, (7) mengembangkan strategi pembelajaran, (8) menyusun dan memilih materi pembelajaran, (9) mengembangkan modul dan melaksanakan evaluasi, dan (10) merevisi modul.

Untuk mengetahui kualitas hasil produk pengembangan tersebut, dilakukan uji coba produk. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendapatkan masukan, komentar, dan saran terhadap produk pengembangan. Dalam pengembangan ini, tahapan uji coba produk yang dilakukan adalah (1) uji ahli, yaitu ahli perancangan pembelajaran, ahli isi bidang studi, dan ahli bahasa, dan (2) uji coba kelompok kecil. Data hasil uji coba selanjutnya digunakan sebagai bahan untuk merevisi produk pengembangan balk panduan dosen, modul pembelajaran maupun lembar kerja mahasiswa.

Hasil akhir pengembangan produk ini berdasarkan langkah-langkah model Pengembangan Perangkat Pembelajaran Bertujuan Khusus, dapat dikemukakan bahwa: (1) uraian isi materi dalam modul MKU BI disusun dalam setiap topik dan subtopik sesuai dengan tujuan khusus yang dirumuskan berdasarkan kebutuhan mahasiswa dan analisis pembelajaran, (2) uraian isi materi disusun dalam urutan yang sistematis dan logis berdasarkan urutan topik bahasannya, (3) urutan penyajian isi materi pembelajaran diawali dengan pemahaman bahasa Indonesia hukum yang membahas tentang hubungan antara bahasa dan hukum, topik kaidah pembentukan kalimat dengan menggunakan pola kalimat berkaidah hukum, dalam sajian materi berikutnya adalah mengembangkan gagasan yang mengkhususkan membentuk keterampilan mahasiswa untuk menyusun karangan berstruktur hukum, sajian materi terakhir adalah penulisan karya ilmiah yang diperlukan mahasiswa untuk menulis karya ilmiah, (4) bentuk self-assessment dalam modul ini berupa soal­soal latihan yang bertujuan untuk mengukur tingkat penguasaan mahasiswa dalam mencapai tujuan pembelajaran, serta (5) pembelajaran dengan menggunakan modul ini menekankan pada belajar mandiri, yang menyediakan pengalaman belajar yang self-contained dan self-directed.

 

 

 

Produk pengembangan ini belum diujicobakan secara menyeluruh. Dengan kata lain, semua tahapan uji coba belum dilalui. Dengan demikian, dimungkinkan terdapat kekurangan-kekurangan yang belum terungkap dalam produk ini. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas produk in] setelah diimplementasikan selama satu semester, kemudian ditemukan kekurangan-kekurangan dari produk ini, maka produk ini perlu direvisi.