DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Identifikasi Jenis Kesalahan dalam Mengoperasikan Bilangan Bulat Ditinjau dari Penggunaan Number Sense Siswa Sekolah Dasar dan Scaffoldingnya

IRA ARIFIN

Abstrak


RINGKASAN

 

Kebanyakan siswa masih melakukan banyak kesalahan dalam menyelesaikan operasi bilangan bulat. Kesalahan yang dilakukan siswa ini ditinjau dari penggunaan number sense. Kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa ini perlu diidentifikasi dan diklasifikasikan ke dalam jenis kesalahannya serta memberikan alternatif bantuan berupa scaffolding yang sesuai dengan jenis kesalahannya.

Tujuan penelitian ini: (1) mengidentifikasi jenis kesalahan mengoperasikan bilangan bulat ditinjau dari penggunaan number sense siswa kelas V di SD Kemala Bhayangkari Porong dan (2) mendeskripsikan bentuk scaffolding sebagai upaya mengatasi kesalahan mengoperasikan bilangan bulat ditinjau dari penggunaan number sense siswa kelas V di SD Kemala Bhayangkari Porong. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Instrumen penelitian terdiri dari soal tes, pedoman wawancara, dan pedoman scaffolding. Soal tes merupakan soal operasi bilangan bulat yang berjumlah empat butir dengan tujuan untuk memperkuat kemunculan penggunaan number sense siswa. Data penelitian ini merupakan kesalahan siswa yang muncul pada lembar jawab siswa, transkrip percakapan selama wawancara dan pemberian scaffolding. Subjek penelitian terdiri dari tiga macam kategori, diantaranya kategori berkemampuan rendah, sedang dan tinggi. Dari masing-masing kategori diambil 1 subjek penelitian sehingga subjek penelitian secara keseluruhan berjumlah 3. Subjek penelitian ini kemudian diberikan scaffolding sesuai dengan jenis kesalahannya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian melakukan 3 jenis kesalahan dalam menyelesaikan operasi penjumlahan dan perkalian bilangan bulat. Kesalahan kecerobohan yakni kesalahan yang dilakukan siswa ketika siswa salah menuliskan bilangan yang tidak sesuai dengan soal, membiarkan jawaban kosong dan tidak lengkap, lalai menuliskan soal secara lengkap, dan salah dalam menentukan hasil akhir. Kesalahan prosedural yakni kesalahan yang dilakukan siswa ketika siswa tidak dapat menentukan strategi lain selain bersusun, salah dalam perhitungan, dan tidak menyelesaikan proses perhitungan.Kesalahan konsep yakni kesalahan yang dilakukan siswa ketika siswa tidak dapat membedakan konsep perkalian dan penjumlahan, dan tidak memahami sifat-sifat operasi perkalian maupun penjumlahan. Pada setiap jenis kesalahan dapat dibantu dengan scaffolding level 2 yaitu reviewing dan restructuring, dan level 3 yaitu developing conceptual thinking.