DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN PANDUAN PELATIHAN KESADARAN KONTROL DIRI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA WAYANG GOLEK

ginting zena vania,

Abstrak


 

RINGKASAN

Ginting, Zena Vania. 2019. Pengembangan Panduan Pelatihan Kesadaran Kontrol Diri

dengan Menggunakan Media Wayang Golek untuk Siswa SMP. Tesis, Jurusan

Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang.

Pembimbing : (1) Dr. Henny Indreswari, M.Pd, (2) Dr. Carolina Ligya Rdjah, M.Kes

Kata Kunci : Kontrol Diri, Media Wayang Golek

Kekerasan merupakan fenomena sosial yang terus meningkat.Tindakan kekerasan

menjadi fenomena sosial yang terus meningkat tidak terlepas dari ketidakmampuan

individu untuk menyelesaikan konflik secara damai. Tindakan kekerasan yang terjadi

dimasyarakat berkontribusi pada terjadinya kekerasan di lingkungan sekolah, karena

lingkungan masyarakat menjadi role model bagi peserta didik. Bentuk kekerasan yang

terjadi di sekolah bermacam-macam, seperti kasus bullying, pelecehan, perkelahian,

pengasingan, percekcokan bahkan pembunuhan. Berbagai kasus yang terjadi di sekolah

membuktikan bahwa sekolah belum menjadi tempat yang aman dan memberikan

kedamaian bagi peserta didik. Iklim sekolah yang damai adalah salah satu harapan dari

seluruh warga sekolah dan orangtua Strategi yang tepat untuk mempromosikan budaya

damai di lingkungan sekolah adalah melalui pendidikan damai.

Salah satu sikap dan

perilaku yang menggambarkan pribadi damai adalah kontrol diri. MENDIKBUD (2016)

memaparkan bahwa penanganan kasus kekerasan yang terjadi di sekolah selama ini

hanya dilakukan secara tidak terstruktur,langsung mengarah ke ranah hukum dan tidak

dipandang sebagai masalah pendidikan yang urgent sehingga sekolah lebih cendrung

pada layanan kuratif. Padahal seharusnya apapun bentuk tindakan kekerasan dalam

pendidikan harus di cegah (Assegaf 2004). Melihat kesenjangan tersebut maka perlu

adanya upaya yang kongkrit dari konselor dalam memberikan layanan pribadi-sosial

bersifat pencegahan sebagai upaya untuk mengembangakan kesadaran kontrol diri

dalam menekan maraknya tindakan kekerasan di sekolah.

Tujuan dari pengembangan ini yaitu mengembangkan produk panduan pelatihan

kesadaran kontrol diri menggunakan media wayang golek untuk siswa SMP. Produk

yang dikembangkan terdiri dari dua yakni buku panduan untuk konselor yang dijadikan

pedoman dalam memberikan pelatihan kesadaran kontrol diri siswa SMP dan media

wayang golek.

Prosedur penelitian pengembangan ini menggunakan rancangan penelitian model Borg

& Gall (1983) dengan tahapan penelitian yang telah disederhanakan sesuai dengan

kebutuhan dan keterbatasan penelitian. Tahapan tersebut yakni

1) penelitian awal dan

pengumpulan data,

2) perencanaan,

3) pengembangan produk awal,

4) uji coba produkawal,

5) perbaikan produk dan

6) produk akhir.

Berdasarkan hasil penilaian ahli wayang dapat disimpulkan bahwa penilaian ahli

wayang terhadap panduan pelatihan kesadaran kontrol diri sangat diterima jika ditinjau

dari aspek ketepatan penggunaan bahasa, karakter tokoh, alur cerita, visualisasi wayang

golek dan musik pengiring. Berdasarkan penilaian yang diberikan oleh ahli media

pembelajaran dapat diinterpretasikan bahwa buku panduan dan media wayang golek

dapat diterima dari segi kemenarikannya. Berdasarkan hasil penilaian dua ahli BK dan

dua calon pengguna dapat dirtarik kesimpulan bahwa panduan pelatihan kesadaran

kontrol diri menggunakan wayang golek sudah memenuhi aspek ketepatan, kelayakan,

kegunaan dan kemenarikan. Sehingga panduan pelatihan kesadaran kontrol diri

menggunakan media wayang golek untuk siswa SMP dapat diterima dan layak

diimplementasikan kepada siswa SMP.

SUMMARY

Ginting, Zena Vania. 2019. Development of Guidelines for Self Control Awareness

Training by Using the Golek Puppet Media for Middle School Students. Thesis,

Department of Guidance and Counseling, Faculty of Education, State University of

Malang.

Advisor: (1) Dr. Henny Indreswari, M.Pd, (2) Dr. Carolina Ligya Rdjah, M.Kes

Keywords: Self Control, Media Puppet Golek

Violence is a social phenomenon that continues to increase. The act of failure becomes

a social phenomenon that continues to increase due to the inability of individuals to

resolve conflicts peacefully. Violent actions that occur in the community contribute to

discussions of violence in the school environment, because the community environment

becomes a role model for students. The forms of violence that occur in schools vary,

such as cases of bullying, harassment, fighting, exile, and even murder. Various cases

that occur in schools prove a safe and secure place for students. A peaceful school

climate is one of the expectations of all school people and the right strategy to support a

culture of peace in the school environment is through peaceful education.

 One attitude

and behavior that describes the person of peace is self control. MENDIKBUD (2016)

explained that cases of failure handling that had occurred in schools had only been

carried out unstructured so far, directed directly to the legal sphere and did not raise

urgent educational problems so that schools were more intended for curative services.

While any form of action in education must be prevented (Assegaf 2004). Seeing more

than that, there is a need for challenges related to counselors in providing personalsocial services that question improvements to develop awareness of self-control in

countering the rise of preventive measures in schools.

The purpose of this development is to develop a training guide product to self-control

using the puppet show media for middle school students. The product that was

developed consisted of two guidebooks for counselors that were made a guide to

provide training in self-control of junior high school students and puppet show media.

The procedure of development research uses the Borg & Gall (1983) research model

with approved research designs according to the needs and limitations of the study. This

stage is

1) initial research and data collection,

2) planning,

3) initial product

development,

4) initial product trial,

5) product improvement and

6) final product.

Based on the results of the puppet expert's assessment, it can be concluded that the

puppet expert's summary of the self-control training guide was viewed in terms of the

accuracy of language use, character of the characters, storyline, visualization of puppet

show and musical accompaniment. Based on the value given by media experts, it can be

interpreted as a guidebook and the wayang golek media can be accepted in terms of its

attractiveness. Based on the results of two BK experts and two prospective users, the

conclusions about the training guide to control themselves using wayang golek can be

found that have met the aspects of accuracy, feasibility, usability and attractiveness.

Training guide is needed Control consciously using puppet golek media for junior high

school students is acceptable and feasible to be implemented for middle school students.