DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Panduan Pelatihan Berpikir Kritis menggunakan media Wayang Golek untuk Siswa SMP

Alfiane Suci Setyasri

Abstrak


RINGKASAN

Setyasri, Alfiane Suci. 2019. Pengembangan Panduan Pelatihan berpikir kritis menggunakan media Wayang Golek untuk siswa SMP. Tesis, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing:  (1) Dr. Carolina Ligya Radjah, M.Kes  (2) Dr. Dany Moenindyah Handarini, M.A

Kata Kunci: Panduan Pelatihan, Wayang Golek, Berpikir Kritis

Perkembangan teknologi informasi saat ini sangatlah cepat dan dapat menimbulkan berbagai dampak yang cukup serius bagi para pelajar. Perubahan teknologi tersebut mendasari pentingnya keterampilan berpikir kritis untuk dikuasai. Sejalan dengan hal tersebut, siswa akan menerima banyak informasi dari berbagai sumber yang konsekuensinya siswa harus mampu memilih serta memilah informasi tersebut secara baik dan benar, sehingga bisa memerkaya khazanah pemikirannya serta diharapkan mampu menghindari pertikaian yang berujung pada kekerasan.

Oleh karena itu, pentingnya berpikir kritis dalam menghadapi berbagai permasalahan sangat diperlukan. Hal ini didukung oleh beberapa penelitian yang telah dilakukan sebelumnya dalam bidang pendidikan maupun psikologi. Dapat menghasilkan sebuah panduan pelatihan berpikir kritis dengan media wayang golek guna menumbuhkan sikap damai untuk siswa SMP. Penelitian menghasilkan produk berupa buku panduan pelatihan berpikir kritis yang diuji secara teoritis dan memenuhi beberapa standar kriteria seperti ketepatan, kegunaan, dan kelayakan melalui proses uji ahli dan calon pengguna produk.

Penelitian pengembangan ini menggunakan model Borg and Gall (1983) yang telah dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan dan ketebatasan peneliti yakni terdiri dari enam tahapan, yaitu studi pendahuluan, perencanaan, pembuatan produk,  uji coba produk, & revisi produk.

Produk telah dinyatakan memiliki keberterimaan oleh beberapa ahli. Tingkat keberterimaan tersebut terdiri atas aspek ketepatan, aspek kegunaan, dan aspek kelayakan. Hasil uji coba calon pengguna produk juga menyatakan bahwa produk dapat diterima serta layak untuk digunakan.  Produk ini akan melatih siswa SMP agar dapat berpikir kritis.

Produk yang dihasilkan dalam penelitian pengembangan ini berupa buku panduan pelatihan berpikir kritis menggunakan media wayang golek dan DVD yang berisi video wayang golek. Produk yang dikembangkan merupakan layanan dasar dan berfungsi sebagai preventive development yang dilaksanakan dalam bimbingan kelompok. Konselor, dapat menyediakan waktu khusus di luar jam BK di kelas untuk melaksanakan pelatihan berpikir kritis. Apabila konselor sebagai pengguna produk pelatihan mengalami kendala dalam menggunakan panduan seperti alokasi waktu. Maka waktu yang digunakan dapat menyesuaikan sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan.