DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Keefektifan Teknik Self Management dalam Konseling Realita untuk Meningkatkan Disiplin Belajar Siswa Sekolah Menengah Kejuruan

yusron ahmad

Abstrak


RINGKASAN

Yusron, Ahmad. 2019. Keefektifan Teknik Self Management dalam Konseling Realitauntuk Meningkatkan Disiplin Belajar Siswa Sekolah Menengah Kejuruan.Tesis,Program Studi Magister Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan.Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1) Dr. Triyono, M.Pd. (2) Dr. CarolinaLigya Radjah, M.Kes.

Kata Kunci: disiplin belajar, teknik self management, konseling realita.

Self management merupakan teknik untuk membantu konseli menemukantingkah laku yang baru dalam hidupnya sehari-hari. Self management memfasilitasiproses belajar bagi konseli untuk merubah dirinya dalam kehidupan sehari-hari.Dengan manajemen diri, konseli bisa mengatur hidupnya, di sekolah siswa yang belummempunyai disiplin belajar yang tinggi maka akan

membentuk sikap disiplin yangtinggi dengan self managament. Melalui pendekatan konseling realita individu dengantingkat disiplin belajar rendah akan dibantu untuk memilih tindakan-tindakan yangright, reality, responsibility sehingga mampu meningkatkan disiplin belajarnya.Berdasarkan pada orientasi pendekatan realita yang menekankan tingkah laku sekarang

bahwa perubahan sikap mengikuti perubahan tingkah laku dan memandang konselimemiliki tangung jawab, serta mampu memiliki tindakan yang paling tepat dan efektifdalam mencapai identitas keberhasilannya.Metode yang digunakan dalam penelitian eksperimen ini adalah pretest danposttest control group design untuk mengetahui perbedaan antara keefektifanintervensi yang digunakan yaitu konseling realita dengan teknik self managament dan

konseling realita tanpa teknik self managament untuk meningkatkan disiplin belajarsiswa. Subjek yang diambil dalam penelitian ini dari kelas X yang berjumlah 12 orangyang memiliki skor disiplin belajar rendah. Pada 12 siswa tersebut dibagi ke dalam 2kelompok, yaitu 6 siswa pada kelompok eksperimen mendapatkan intervensi konselingrealita dengan teknik self managament dan 6 siswa pada kelompok kontrol yangmendapatkan intervensi konseling realita tanpa teknik self managament. Analisis datamenggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney.Hasil analisis menunjukkan bahwa konseling realita dengan menggunakan teknik selfmanagement efektif untuk meningkatkan disiplin belajar siswa SMK. Hal tersebut dapatdilihat pada output perhitungan statistik uji Mann-Whitney Pada output Ranks diketahui nilaimean kelompok eksperimen (9.50) lebih besar daripada mean kelompok kontrol (3.50).Selanjutnya pada output Text Statistics, diperoleh nilai uji Z sebesar -2.887 dan angkaAsymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,004. Karena nilai Asymp.Sig. (2-tailed) lebih kecil daripadataraf nyata (a/2=0,05) artinya terdapat perbedaan skor yang signifikan pada posttest antarakelompok eksperimen dan kelompok kontrol.

Saran untuk guru bimbingan dan konseling dapat menggunakan intervensi yangdigunakan oleh peneliti untuk membantu siswa dalam meningkatkan disiplin belajarsiswa. Konselor dapat menggunakan intervensi yang digunakan peneliti denganmempelajari panduan eksperimen teknik self management dalam konseling realitauntuk meningkatkan disiplin belajar.