DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Panduan Pelatihan Disiplin Diri Dalam Belajar Melalui Strategi Structured Learning Approach Bagi Siswa SMA

Anis Tri Yuliana

Abstrak


 

RINGKASAN

Yuliana, Anis Tri. 2019. Pengembangan Panduan Pelatihan Disiplin Diri Dalam

Belajar Melalui Strategi Structured Learning Approach Bagi Siswa SMA.

Tesis, Program Studi Magister Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu

Pendidikan, Universitas Negeri Malang.

Pembimbing: (1) Prof. Dr. Nur Hidayah, M.Pd., (2) Dr. Carolina Ligya

Radjah, M.Kes

 

Kata Kunci: disiplin diri dalam belajar, Structured Learning Approach

Disiplin diri dalam belajar merupakan masalah utama yang sering ditemui

di sekolah-sekolah, baik dari tingkatan yang rendah sampai tinggi sekalipun.

 

terutama di tingkat SMA. Disiplin diri dalam belajar merupakan salah satu tugas

penting yang masing-masing siswa diharuskan memilikinya agar mampu bersaing

secara kompetitif di abad 21 ini. Abad 21 menuntut siswa untuk memiliki

keterampilan-keterampilan yang menuntut tercapainya manusia yang selalu siap

menghadapi tantangan apapun. Kesiapan siswa dalam menerima tantangan

tersebut yang berawal dari disiplin belajarnya akan menciptakan ketercapaian

tujuan pendidikan nasional yang diharapkan.

 

Pendidikan nasional dapat dicapai apabila keterlibatan berbagai komponen

pendidikan di sekolah juga diikutsertakan terutama untuk meningkatkan disiplin

diri dalam belajar siswa. Komponen pendidikan yang bertugas dalam

memandirikan siswa melalui program BK yang tersusun secara sistematis adalah

guru BK. Program BK yang telah disusun harus dilaksanakan sebaik-baiknya dan

optimal. Pemilihan strategi yang tepat diharapkan dapat membantu memandirikan

siswa, dalam hal disiplin diri dalam belajar. Strategi yang selama ini diterapkan

yaitu melalui proses monitoring terhadap kegiatan belajar siswa. Strategi yang

digunakan hanya berfokus pada pemahaman tanpa disertai dengan tindakan nyata

sehingga hal tersebut menyebabkan siswa merasa bosan, kurang tertarik, dan

malas. Strategi Structured Learning Approach diterapkan dalam penelitian ini

agar mampu meningkatkan disiplin diri dalam belajar siswa dikarenakan strategi

ini siswa akan diminta untuk praktik secara langsung melalui tindakan nyata.

Penelitian bertujuan untuk menghasilkan produk panduan pelatihan

 

disiplin diri dalam belajar melalui strategi Structured Learning Approach bagi

siswa SMA. Penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan produk dikembangkan

melalui rancangan penelitian dan pengembangan dari Borg & Gall (1983). Model

penelitian dan pengembangan dari Borg & Gall (1983) dalam penelitian ini

menngunakan 10 langkah yaitu dimulai dari studi pendahuluan, rencana produk

yang akan dikembangkan, penyusunan sistematika produk, uji coba ahli,

perbaikan produk berdasarkan uji ahli, uji produk dari guru BK, perbaikan produk

berdasarkan penilaian dari guru BK, uji keefektifan, perbaikan produk akhir, dan

publikasi hasil pengembangan. Uji coba tahap awal diuji oleh ahli bimbingan dan

vii

konseling untuk menilai isi materi panduan kemudian ahli media pembelajaran

untuk menilai format panduan. Uji coba pengguna utama dilakukan oleh guru BK

yang memberikan penilaian terhadap produk secara keseluruhan baik dari format

dan isi dalam panduan. Uji coba terakhir yaitu uji keefektifan produk terhadap

sasaran layanan yaitu siswa SMA kelas X.

Instrumen penelitian ini mencakup instrumen penilaian ahli media

pembelajaran, instrumen penilaian ahli BK, instrumen calon pengguna produk

(guru BK), dan skala disiplin diri dalam belajar siswa. Data hasil pengembangan

yaitu berupa data kuantitatif dan kualitatif. Data angka didapatkan melalui analisis

validitas antar rater (ahli), uji wilcoxon signed rank test, dan uji paired t-test. Data

kualitatif didapatkan melalui analisis interpretasi secara deskriptif.

Penelitian yang dilakukan menghasilkan keberterimaan produk secara

jelas, tepat, dan layak untuk digunakan bagi guru BK. Penilaian ahli bimbingan

dan konseling yaitu 0,87, penilaian ahli media pembelajaran diperoleh indeks

validitas yaitu 0,93, dan penilaian calon pengguna (guru BK) yaitu 0,97 yang

dikategorikan “tinggi”. Hasil uji keefektifan juga menunjukkan adanya perubahan

skor disiplin diri dalam belajar siswa yang signifikan.

Saran kebermanfaatan dan pengembangan selanjutnya yaitu mencakup

(1)guru BK dapat menambah referensi-referensi terkait tentang disiplin diri dalam

belajar dan strategi Structured Learning Approach,

(2)guru BK hendaknyamelakukan pengamatan atau monitoring kepada siswa setelah melakukan proses bimbingan kelompok,

(3) peneliti selanjutnya yang memiliki ketertarikan untuk

meneliti dengan variabel yang sama dengan penelitian ini diharapkan untuk

melakukan uji keefektifan yang melibatkan siswa dalam jumlah yang lebih

banyak, dan

(4) diseminasi dapat dilakukan melalui pertemuan MGBK.