DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENELITIAN PENCEMARAN Hg DAN CN DI PERTAMBANGAN EMAS RAKYAT SEKOTONG SEBAGAI PENGEMBANGAN MODUL PENCEMARAN LINGKUNGAN SERTA PENGARUHNYA TERHADAP WAWASAN LINGKUNGAN, SIKAP LINGKUNGAN, DAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI

Syamsussabri muhammad

Abstrak


ABSTRAK

Syamsussabri, M. 2019. Penelitian Pencemaran Hg dan CN di Pertambangan Emas Rakyat Sekotong sebagai Pengembangan Modul Pencemaran Lingkungan serta Pengaruhnya terhadap Wawasan Lingkungan, Sikap Lingkungan, dan Keterampilan Komunikasi. Tesis, Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sueb, M.Kes., (II) Prof. Dr. Ir. Suhadi, M.Si.

Kata Kunci:         Hg, CN, modul pencemaran lingkungan, wawasan lingkungan, sikap lingkungan, keterampilan komunikasi.

Pertambangan emas rakyat Sekotong merupakan pertambangan emas skala kecil atau disebut Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Aktivitas ini sudah berjalan sejak tahun 2008. Pertambangan emas rakyat ini menggunakan teknik amalgamasi dan sianidasi dalam proses pengolahan emas dan membuang sisa pengolahan emas langsung ke lingkungan  tanpa melalui proses pengolahan limbah terlebih dahulu. Proses penambangan masih berlangsung hingga sekarang dan belum adanya upaya preventif untuk mengatasi permasalahan tersebut terutama dari bidang pendidikan. Di sekitar lokasi pertambangan emas rakyat terdapat beberapa sekolah dan salah satunya yaitu SMAN 1 Lembar. Sebagian besar siswamengetahui dan pernah berinterkasi dengan aktivitas pertambangan emas. Tetapi mereka belum memahami dampak dari aktivitas pertambangan tersebut bagi lingkungan sekitar. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan cara membuat bahan ajar yang memberikan informasi terkait bahaya aktivitas pengolahan emas. Sesuai dengan analisis kebutuhan bahan ajar dan materi terhadap guru dan siswa menghasilkan bahwa dibutuhkan bahan ajar berupa modul pada materi pencemaran lingkungan guna meningkatkan dengan wawasan lingkungan, sikap lingkungan, dan keterampilan komunikasi.

Tujuan penelitian ini dibagi menjadi dua tahap diantaranya:tahap 1 untukmengetahui pencemaran Hg dan CN di pertambangan emas rakyat Sekotong. Tahap 2 untukmenghasilkan modul pencemaran lingkungan yang memenuhi syarat kevalidan, kepraktisan, dan keterbacaan, serta mengetahui pengaruh modul pencemaran lingkungan terhadap wawasan lingkungan, sikap lingkungan, dan keterampilan komunikasi.

Jenis penelitian pada tahap

1 yaitu deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pencemaran Hg dan CN di pertambangan emas rakyat Sekotong. Tahap

2 yaitu penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate (ADDIE). Uji validasi materi dilakukan oleh dosen ahli bidang ilmu lingkungan, uji validasi desain modul oleh dosen ahli media pembelajaran, uji kepraktisan oleh guru, dan uji keterbacaan oleh siswa, sebanyak 20 orang. Sedangkan pengaruh modul pencemaran lingkungan terhadap wawasan lingkungan, sikap lingkungan, dan keterampilan komunikasi diketahui melalui analisis One-wayMultivariate of Covariance (MANCOVA) padataraf signfiikan 5% dengan syarat data berdistribusi normal, homogen, dan linier antar variabel terikat.

Hasil analisis kadar Hg dan CN di pertambangan emas rakyat Sekotong menunjukkan bahwa pencemaran sudah sampai pada manusia dengan kadar Hg mencapai 36,34 ± 0,79 ppm dan CN mencapai 23,06 ± 0,00 ppm. Kadar ini melebih ambang batas yang ditetapkan olehWorld Health Organization (WHO) sebesar 0,001 ppm untuk Hg dan 0,0035 ppm untuk CN. Hasil validasi materi menunjukkan persentase 97,1% dengan kategori sangat valid, sedangkan validasi desain modul memiliki persentase 99,2% dengan kategori sangat valid, kepraktisan modul dengan persentase 92% dengan kategori sangat praktis, dan keterbacaan modul dengan persentase 90% dengan kategori sangat terbaca. Hasil ini menunjukkan bahwa modul pencemaran lingkungan sangat layak dan dapat digunakan dalam pembelajaran. Pada uji MANCOVA menunjukkan bahwa terdapat pengaruh modul pencemaran lingkungan terhadap wawasan lingkungan, sikap lingkungan, dan keterampilan komunikasi yang ditunjukkan dengan p-value ≤ α. Pada data wawasan lingkungan diketahui p-value sebesar .009, sikap lingkungan dengan p-value .000, dan keterampilan komunikasi dengan p-value .000.