DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Menulis Teks Laporan Hasil Observasi melalui Berbagai Sumber untuk siswa SMA

anggria amay unggu

Abstrak


ABSTRAK

Anggria, Amay Unggu. 2018. Pengembangan Bahan Ajar Menulis Teks Laporan Hasil Observasi melalui Berbagai Sumber untuk siswa SMA. Tesis, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Dawud, M.Pd., (2) Dr. Imam Agus Basuki, M.Pd.

 Kata Kunci: bahan ajar, menulis, teks laporan hasil observasi, sumber observasi Dalam rangkaian proses pembelajaran secara utuh dan komprehensif, bahan ajar memiliki peranan penting bersamaan dengan metode, strategi, media, dan instrumen asesmen. Bahan ajar diperlukan sebagai alat bantu guru dalam menyampaikan materi, salah satuya adalah materi menulis teks yang terdapat pada Kurikulum 2013. Di antara beberapa teks yang diajarkan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum 2013 edisi revisi 2016, terdapat salah satu teks yang bersifat faktual, yaitu teks laporan hasil observasi atau sering disebut teks laporan hasil observasi. Teks laporan hasil observasi digunakan sebagai media untuk meyakinkan pembaca bahwa sesuatu yang diamati oleh penulis benar adanya. Kompetensi menulis teks laporan hasil observasi berkaitan erat dengan pemaparan fakta-fakta yang berkaitan dengan objek yang diamati, sehingga teks laporan hasil observasi cocok digunakan sebagai bahan untuk berlatih menulis dengan sumber observasi yang bervariasi. Sumber observasi yang dijadikan topik pembelajaran menulis tek laporan hasil observasi sebaiknya menggunakan sumber yang bervariasi agar siswa memiliki wawasan dan pengalaman menulis yang cukup luas. Sumber observasi yang dipakai tidak hanya difokuskan pada objek berupa benda, melainkan diarahkan juga pada perjalanan, fenomena,dan kegiatan. Oleh karena itu, bahan ajar yang disusun dalam penelitian pengembangan ini adalah bahan ajar menulis teks laporan hasil observasi jenis buku teks dengan konsep sumber observasi yang bervariasi. Bahan ajar menulis teks laporan hasil observasi melalui berbagai sumber ini dibutuhkan siswa sebagai panduan terstruktur dalam menyusun teks laporan hasil observasi mulai dari mengamati objek hingga menyusun kembali dalam bentuk tulisan. Penelitian pengembangan ini bertujuan

(1) menghasilkan bahan ajar menulis teks laporan hasil observasi yang layak dari segi isi dengan meliputi aspek mengidentifikasi dan mengonstruksi teks laporan hasil observasi, serta

(2) menguji keefektifan bahan ajar menulis teks laporan hasil observasi. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian-pengembangan. Metode penelitian-pengembangan diadaptasi dari model Borg dan Gall yang terdiri atas sembilan tahapan, yaitu

(1) studi pendahuluan,

(2) perencanaan,

(3) pengembangan draf awal,

(4) uji coba 1: validasi ahli,

(5) revisi produk 1: hasil validasi ahli,

(6) uji coba 2: uji coba praktisi,

(7) revisi produk 2: hasil validasi praktisi,

(8) uji coba 3: uji coba lapangan (siswa), dan

(9) desiminasi. Uji produk dilakukan untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan produk.

Tahapan uji kelayakan terdiri atas

(1) uji ahli bahan ajar,

(2) uji ahli menulis, (3) uji praktisi, dan

(4) uji coba siswa. Pengambilan data uji kelayakan pada ahli dan praktisi menggunakan instrumen berupa angket tertutup dan terbuka. Angket tertutup digunakan untuk memeroleh skor penilaian, sedangkan angket terbuka digunakan untuk memeroleh saran penyempurnaan produk. Data numeral dianalisis dengan cara dihitung menggunakan pedoman penyekoran, sedangkan data kualitatif dipaparkan sebagai dasar perbaikan produk. Berbeda dengan pengambilan data uji kelayakan pada siswa yang dilakukan dengan cara siswa diminta untuk mengerjakan soal pada bahan ajar, kemudian hasil perkejaan siswa dijadikan dasar untuk menghitung tingkat kesukaran butir soal pada bahan ajar. Uji keefektifan produk dilakukan dengan cara uji beda hasil pretes dan postes menulis teks laporan hasil observasi. Data pretes-postes dianalisis menggunakan uji beda dua sampel berhubungan yang dihitung menggunakan program SPSS 16.0. Produk yang dikembangkan berupa bahan ajar menulis teks laporan hasil observasi melalui berbgai sumber untuk siswa SMA. Bahan ajar tersebut bersifat melengkapi buku paket dari pemeritah. Kompetensi dasar yang dikembangkan meliputi KD 3.1 mengidentifikasi teks laporan hasil observasi dan KD 4.2 mengonstruksi teks laporan hasil observasi. KD 3.1 dijabarkan menjadi enam indikator, yaitu

(1) menentukan karakteristik teks laporan hasil observasi,

(2) menentukan tujuan teks laporan hasil observasi,

(3) menentukan unsur pembangun teks laporan hasil observasi,

(4) menentukan penataan struktur teks laporan hasil observasi,

(5) menentukan penanda bahasa teks laporan hasil observasi, dan

(6) menentukan jenis teks laporan hasil observasi. KD 4.2 dijabarkan menjadi lima indikator, yaitu

 (1) menentukan jenis sumber observasi,

(2) mendata fakta-fakta,

(3) menganalisis unsur dan penanda bahasa,

(4) menentukan pola penempatan isi, dan

(5) menyusun teks laporan hasil observasi. Penyajian materi disusun dengan urutan membangun konteks, pemodelan teks, materi dan contoh, serta latihan. Hasil uji produk meliputi uji kelayakan dan uji keefektifan produk. Hasil uji kelayakan produk disajikan berdasarkan tiap aspek kelayakan produk, yaitu kelayakan isi 82% (sangat layak), kelayakan sistematika penyajian 82% (sangat layak), kelayakan bahasa 83% (sangat layak), dan kelayakan tampilan 85% (sangat layak). Berdasarkan keseluruhan uji kelayakan tersebut, bahan ajar tergolong sangat layak diimplementasikan pada pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi. Peniaian kelayakan tersebut didukung dengan saran penyempurnaan produk lebih lanjut. Saran-saran yang diperoleh meliputi

(1) penghilangan unsur pembangun teks yang bersifat melibatkan kesan observer,

(2) pengajian ulang terhadap contoh-contoh teks,

(3) rujukan untuk klasifikasi kelas kata diubah,

(4) perubahan redaksional pada indikator,

(5) penomoran pada peta konsep bahan ajar,

(6) sistematika penulisan teks laporan hasil observasi pada contoh, yaitu pemberian identitas pada paragraf teks,

(7) penataan kalimat pada contoh teks laporan hasil observasi yang diambil dari media masa,

(8) perubahan petunjuk kegiatan agar bahan ajar dapat digunakan pada segala kondisi,

(9) pengubahan ukuran gambar pada sampul,

(10) perbaikan garis tepi yang membatasi teks, dan

(11) konsistensi pewarnaan. Hasil uji keefektifan produk diketahui nilai t = 9.206 dan p = 0.000 (p < 0.01), artinya terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan menulis teks laporan hasil observasi sebelum dan setelah menggunakan bahan ajar. Produk yang telah dikembangkan ini dapat dimanfaatkan oleh guru, sekolah, dan peneliti selanjutnya. Guru dapat memanfaatkan bahan ajar ini sebagai salah satu perangkat pembelajaran materi menulis teks laporan hasil observasi. Sekolah dapat memanfaatkan bahan ajar ini dengan cara mendukung guru ketika menggunakan bahan ajar di kelas, sehingga guru pelajaran lain akan terinpirasi membuat bahan ajar yang lebih bervariatif. Selain itu, sekolah juga dapat melakukan pelatihan penyusunan bahan ajar sebagai usaha memperbanyak suplemen-suplemen yang digunakan dalam pembelajaran. Peneliti selanjutnya yang akan mengembangkan produk serupa dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai landasan untuk mengembangkan produk yang lebih baik, inovatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi.