DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Nisbah Potensi dan Heterosis Karakter Morfologi, Anatomi dan Agronomi Kedelai F1 sebagai Bahan Pengembangan Modul Agribisnis Tanaman Pangan Berbasis Project- Based Learning (PjBL)

agustinus made dedi

Abstrak


ABSTRAK

Agustinus, Made Dedi. 2019. Nisbah Potensi dan Heterosis Karakter Morfologi, Anatomi dan Agronomi Kedelai F1 sebagai Bahan Pengembangan Modul Agribisnis Tanaman Pangan Berbasis Project- Based Learning (PjBL).Tesis, Program Studi Magister Pendidikan Biologi, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Siti Zubaidah, M.Pd., (2) Dr. HeruKuswantoro, M.P.

Kata Kunci: Nisbah Potensi, Heterosis, Kedelai, Modul Berbasis PjBL

Produksi kedelai nasional yang rendah dapat diakibatkan oleh serangan penyakit Cowpea Mild Mottle Virus (CpMMV). Alternatif solusi mengatasi permasalahan tersebut adalah mengembangkan varietas kedelai unggul tahan CpMMV melalui persilangan hibrida. Tetua yang dipilih adalah varietas Burangrang dengan karakteristik biji besar dengan berbagai galur harapan kedelai tahan CpMMV. Hasil penelitian dapat dikembangkan menjadi modul pembelajaran berbasis PjBL untuk mengatasi permasalahan kurang tersedianya bahan ajar untuk kegiatan praktik materi kedelai di SMK. Tujuan penelitian:

(1) menganalisis nisbah potensi dan heterosis karakter morfologi, anatomi dan agronomi tanaman F1 hasil persilangan,

(2) menghasilkan modul berbasis PjBL berdasarkan hasil penelitian dan kajian pustaka.

Penelitian dilakukan dalam dua tahap. Jenis penelitian tahap pertama adalah eksperimen dan penelitian kedua adalah pengembangan. Penelitian pertama dilakukan melalui persilangan varietas Burangrang dengan sepuluh galur kedelai secara resiprok sehingga terdapat tiga puluh satu kombinasi persilangan. Total satuan percobaan sembilan tiga yang masing-masing terdiri dari tiga tanaman F1.  Karakter morfologi dan anatomi yang diamati meliputi berbagai parameter pengamatan pada bunga, daun, polong muda, polong tua dan biji. Karakter agronomi yang diamati berjumlah sembilan parameter. Keseluruhan parameter yang diamati dianalisis nisbah potensi dan heterosis. Penelitian tahap kedua adalah pengembangan modul dengan model ADDIE yang terdiri dari tahap analyze, design, develop, implement, dan evaluate.

Hasil penelitian menunjukkan:

(1) Analisis nisbah potensi pada keseluruhan karakter yang diamati ditentukan oleh gen dominan positif tidak sempurna dan gen dominan negatif tidak sempurna dengan ciri nilai kuantitatif karakter tanaman F1 yang diamati berada diantara kedua tetua. Heterosis rata-rata tetua dan heterosis rata-rata tetua menujukkan nilai persentase yang bervariasi. Terdapat beberapa kombinasi persilangan yang menunjukkan nilai heterosis yang positif yang bersifat menguntungkan.

(2) Modul pembelajaran agribisnis tanaman pangan berbasis PjBLyang telah dikembangkan mendapatkan nilai validasi oleh ahli materi 94,88%, validasi oleh ahli modul 88,74% dan validasi oleh praktisi lapangan 96,09%, uji perseorangan 92,96%, uji kelompok kecil 91,53% dan uji lapangan 93,44%. Secara keseluruhan modul yang dikembangkan termasuk kategori sangat valid dan memerlukan sedikit revisi sehingga dapat digunakan sebagai alternatif bahan ajar di SMK Pertanian.