DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASE LEARNING BERBANTUAN CAL (COMPUTER ASSISTED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL DIKLAT CNC BAGI GURU TEKNIK MEKATRONIKA PROGRAM SMK REVITALISASI

Ghozali Nor

Abstrak


RINGKASAN

Ghozali, Nor. 2019. Implementasi Model Pembelajaran Problem Base Learning Berbantuan CAL (Computer Assisted Learning) untuk Meningkatkan Hasil Diklat CNC Bagi Guru Teknik Mekatronika Program SMK Revitalisasi. Tesis. Progam Studi Teknologi Pembelajaran, Pascasarjana Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Saida Ulfa, S.T.,M.Edu., Ph.D. (II) Dr. Henry Praherdhiono, S.Si., M.Pd.

Kata Kunci: Implementasi Pembelajaran, Problem Base Learning, Computer Assisted Learning, Diklat, SMK Revitalisasi.

Penelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran tentang bagaimana mengimplementasikan model pembelajaran Problem Base Learning berbantuan CAL (Computer Assisted Learning) yang efektif dan cocok untuk diterapkan pada diklat guru produktif Teknik Mekatronika di bidang CNC khususnya.

Subyek penelitian adalah guru jurusan teknik mekatronika yang pelatihan CNC di PPPPTK BOE/VEDC Malang. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat eksperimen, yaitu dengan cara mengelompokkan menjadi dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rancangan penelitian dilakukan dengan pre-test posttest one group design yaitu penelitian yang dilakukan sebanyak dua kali, sebelum eksperimen (pre-test) dan sesudah eksperimen (posttest) dengan satu kelompok subjek

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model Problem Base Learning berbantuan CAL (Computer Assisted Learning) pada training CNC dapat meningkatkan hasil diklat guru. Berdasarkan hasil penelitian secara keseluruhan menunjukan bahwa penerapan PBL dengan menggunakan bantuan CAL dapat meningkatkan hasil diklat CNC bagi guru teknik mekatronika program SMK revitalisasi yang dilakukan oleh VEDC. Hal tersebut ditunjukan dengan hasil penelitian yang menunjukan nilai t-hitung adalah 4.704 sedangkan nilai t-tabel yang diperoleh dari 36-2= 34 peserta didik adalah 2,000. Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa nilai t-hitung > dari pada t-tabel, selain itu nilai signifikansi adalah 0.000