DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Lexical Bundles in Applied Linguistics Research Articles: Native and Non-Native Writers

KIRANA DHINUK PUSPITA

Abstrak


RINGKASAN

Kirana, Dhinuk Puspita, 2019. Bundel Leksikal pada Artikel Linguistik Terapan: Penulis Penutur Asli dan Penulis Penutur Asing. Dissertation, Graduate School in ELT, Universitas Negeri Malang. Advisors: (I) Prof. Dr. Yazid Basthomi, MA., (II) Prof. H. Moh. Adnan Latief, MA., Ph.D. (III) Dr. Suharmanto, M.Pd.

Kata Kunci: Bundel leksikal, linguistik terapan, studi berbasis corpus asli dan penutur asli dan penutur asing

Disertasi ini adalah investigasi berbasis korpus tentang frekuensi, kategori struktural dan fungsional dari kumpulan leksikal dalam korpora artikel Linguistik Terapan yang ditulis oleh penutur asli dan penutur asing. Tujuannya adalah untuk memeriksa bagaimana penulis penutur asli dan penutur asing dalam disiplin yang sama, Linguistik Terapan, menggunakan bundel leksikal dalam artikel akademik mereka secara struktural dan fungsional.

Bundel formulaik empat unit diekstraksi dari corpus AL-ENG satu juta kata, yaitu artikel Linguistik Terapan yang ditulis oleh penutur bahasa Inggris asli) dan corpus AL-IND satu juta kata (artikel Linguistik Terapan yang ditulis oleh penutur asing (Indonesia).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas bundel leksikal yang digunakan oleh penutur asli Inggris berada dalam frasa nomina dan frasa preposisi. Di sisi lain, penulis Indonesia menggunakan bundel leksikal dalam frasa nomina dan frasa preposisi lebih rendah dari pada penutur bahasa Inggris asli. Selanjutnya, penulis Indonesia menggunakan bundel leksikal dalam struktur kata kerja dan fragmen klausa (terutama dalam struktur kata kerja pasif) lebih tinggi dari pada penutur bahasa Inggris asli.

Ditemukan bahwa perbedaan struktural dan fungsional pada bundel leksikal antara penutur asli dan penutur asing terus terjadi di tingkat profesional. Temuan ini menunjukkan bahwa itu tidak sesederhana masalah pemula atau ahli, atau masalah penutur asli dan penutur asing, tetapi ada kemungkinan bahwa penutur bahasa Inggris asli jelas memiliki kemampuan penting dan khas dalam mengembangkan gaya wacana ini dan menempatkannya dalam aplikasi. Selain itu, pengaruh L1 dalam akuisisi L2 juga harus diperhitungkan ketika berurusan dengan akuisisi bahasa Inggris oleh penutur bahasa Inggris asing.

Oleh karena itu, tampaknya tidak dapat dipungkiri bahwa penutur asli penulis pemula dan penutur asing penulis pemula harus memperhatikan pentingnya penggunaan bundel leksikal yang tepat dalam tulisan akademik mereka. Studi ini memiliki implikasi pedagogis potensial untuk pengajaran EAP (Bahasa Inggris untuk Tujuan Akademik).