DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemberian Scaffolding Berdasarkan Gaya Kognitif Untuk Memperbaiki Berpikir Kreatif Siswa Pada Konsep Statistika

Elvira Magdalena Purba

Abstrak


 

RINGKASAN

Purba, Elvira. M. 2019. Pemberian Scaffolding Berdasarkan Gaya Kognitif Untuk Memperbaiki Berpikir Kreatif Siswa Pada Konsep Statistika. Tesis, Program Studi Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Pembimbing: (I) Prof. Dr. Toto Nusantara, M.Si., (II) Dr. Hendro Permadi M.Si.

Kata kunci: Scaffolding, Gaya Kognitif, Berpikir Kreatif

Gaya kognitif adalah cara seseorang dalam memproses, menyimpan maupun menggunakan informasi untuk menanggapi suatu tugas atau menanggapi berbagai jenis situasi lingkunganya. Terdapat dua jenis gaya konitif yaitu field dependen (FD) dan field independen (FI). Individu FI bersifat analitik sedangkan individu FD bersifat social. Setiap individu memiliki kemampuan berpikir kreatif siswa yang berbeda-beda. Terdapat tiga Indikator berpikir kreatif yaitu kelancaran, keluwesan, dan keterbaruan. setiap siswa memiliki kesulitan dalam berpikir kreatif dan salah satu solusi untuk membantu siswa untuk memperbaiki berpikir kreatif adalah dengan memberikan Scaffolding. pemberian scaffolding yang baik adalah dsesuai dengan kebutuhan siswa dan gaya kognitif siwa. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemberian scaffolding berdasarkan gaya kognitif siswa Kelas X IPA 1 SMAK Santa Maria 2 di Kota Bandung untuk memperbaiki berpikir kreatif siswa. Scaffolding yang dipaparkan menurut Anghileri pada level 2.

Penelitian ini termasuk penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan tingkat berpikir kreatif siswa dan gaya kognitif dengan banyaknya subjek pada penelitian ini terdiri dari 8 siswa kelas X IPA 1 SMAK Santa Maria 2 Kota Bandung. Instrumen penelitian ini adalah lembar tes berpikir kreatif , lembar tes GEFT, petunjuk umum wawancara, lembar validasi, dan alat rekam. Oleh karena itu, data yang diperoleh berupa Lembar kerja tes berpikir kreatif 1 dan 2, lembar tes GEFT, data hasil wawancara dengan subjek.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kognitif dapat menjadi acuan memberikan scaffolding. walaupun berada pada tingkat berpikir kreatif yang sama namun pemberian scaffoldingnya berbeda. Kesulitan siswa FD dalam berpikir kreatif adalah

(1) memahami maksud soal,

(2) tidak mampu memberikan satu solusi dengan benar. Kesulitan siswa FI dalam berpikir kreatif adalah

(1) memahami maksud soal,

(2) solusi yang diberikan kurang beragam. Scaffolding yang diberikan kepada siswa FD adalah explaining, restructure, dan reviewing. Sedangkan untuk siswa FI, scaffolding yang diberikan adalah reviewing dan restructuring

SUMMARY

Purba, Elvira. M. 2019. Scaffolding based on cognitive style to improve student creative thinking in statistical concepts. Thesis, Postgraduate Mathematics Education Program in Universitas Negeri Malang. Advisor: (I) Prof. Dr. Toto Nusantara, M.Si., (II) Dr. Hendro Permadi M.Si.

Keywords : scaffolding, cognitive style, creative thingking

Cognitive style is the way a person processes, stores and uses information to respond to a task or respond to various types of environmental situations. There are two types of positive styles, namely dependent fields (FD) and independent fields (FI). FI individuals are analytical while FD individuals are social. Every individual has the ability to think creatively in different students. There are three creative thinking indikators, namely fluency, flexibility, and renewability. each student has difficulty in creative thinking and one of the solutions to help students to improve creative thinking is by giving Scaffolding. good scaffolding is matched with students 'needs and students' cognitive style. Therefore, this study aims to describe the administration of scaffolding based on the cognitive style of class X IPA 1 students at Santa Maria 2 High School in Bandung to improve students' creative thinking. scaffolding which is explained according to anghileri at level 2.

This research included case study research with a qualitative approach. Based on the level of students' creative thinking and cognitive style with the number of subjects in this study consisted of 8 students of class X IPA 1 in the high school of Santa Maria 2 in the city of Bandung. The instruments of this study are creative thinking test sheets, GEFT test sheets, general interview instructions, validation sheets, and recording tools. Therefore, the data obtained in the form of creative thinking test worksheets 1 and 2, GEFT test sheets, interviews with the subject data.

The results of this study indicate that cognitive style can be a reference to provide scaffolding. even though they are at the same level of creative thinking but the scaffolding is different. Difficulties of FD students in creative thinking are

(1) understanding the intent of the problem,

(2) not being able to provide one solution correctly. The difficulties of FI students in creative thinking are

(1) understanding the purpose of the problem,

(2) the solutions given are less diverse. Scaffolding given to students FD is explaining, restructure, and reviewing. As for FI students, the scaffolding provided is reviewing and restructuring.