DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Instrumen Asesmen Autentik Berbasis Proyek pada Tema 8 Kelas IV Sekolah Dasar

Listyaningrum RISA

Abstrak


ABSTRAK

Listyaningrum, Risa. 2019. ¬¬¬ Pengembangan Instrumen Asesmen Autentik Berbasis Proyek pada Tema 8 Kelas IV Sekolah Dasar. Tesis, Program Studi S2 Pendidikan Dasar, Konsentrasi Guru Kelas, Pascasarjana. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Muakibatul Hasanah, M.Pd., (2) Dr. Titik Harsiati, M.Pd.

Kata Kunci: instrumen asesmen autentik, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran tematik, sekolah dasar.

Analisis kebutuhan menunjukkan bahwa buku guru menjadi pedoman utama dalam melaksanakan asesmen autentik. Instrumen asesmen yang disediakan hanya satu dari tiga mata pelajaran, tidak ada kisi-kisi asesmen, instrumen asesmen tidak mudah digunakan, pedoman pemberian skor tidak praktis, dan tidak tersedia instrumen penilaian proyek pada akhir subtema. Pengetahuan dan pemahaman guru tentang asesmen yang kurang mengakibatkan terjadinya subjektivitas pada penilaian aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa. Hal tersebut dapat dibuktikan sebagian besar guru tidak berpedoman pada instrumen asesmen dalam menilai. Tujuan penelitian dan pengembangan ini, yaitu mengembangkan produk berupa Buku Tugas Proyek dan Intrumen Asesmen Autentik pada Pembelajaran Berbasis Proyek Tema 8 Subtema 3 yang valid, reliabel, dan praktis.

 Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan instrumen asesmen autentik dengan model langkah-langkah menurut O`Malley & Pierce (2004:17-19) yaitu

(1) membangun sebuah tim,

 (2) menentukan tujuan dari asesmen autentik,

(3) spesifikasi produk,

(4) melakukan pengembangan professional pada asesmen autentik,

(5) mengkaji penelitian terdahulu mengenai asesmen autentik,

 (6) mengadaptasi asesmen yang ada atau mengembangkan yang baru,

 (7) mencoba asesmen, dan

(8) revisi asesmen. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berasal dari skor hasil penilian ahli asesmen, ahli pembelajaran, dan praktisi. Data kualitatif berupa komentar dan saran perbaikan produk dari ahli asesmen, ahli pembelajaran, dan praktisi.

Produk yang dihasilkan pada penelitian dan pengembangan ini yaitu produk berupa Buku Tugas Proyek dan Instrumen Asesmen Autentik pada Pembelajaran Berbasis Proyek Tema 8. Produk Buku Tugas Proyek merujuk dari Instrumen Asesmen Autentik dalam Pembelajaran Berbasis Proyek. Buku Tugas Proyek digunakan pada Tema 8 Subtema 3. Terdapat 2 tugas proyek yang harus diselesaikan siswa. Tugas Proyek pertama mengamati keberagaman karakteristik individu di masyarakat. Tugas proyek kedua percobaan sederhana membuat benda tiga dimensi. Produk Instrumen Asesmen Autentik pada Pembelajaran Berbasis Proyek Tema 8 merupakan pedoman guru untuk menggunakan instrumen asesmen autentik berbasis proyek di Tema 8 Subtema 3. Produk kedua terdiri atas Bab 1 Pedoman Penggunaan Instrumen Asesmen Autentik, Bab II Pembelajaran Berbasis Proyek, dan lampiran.

Hasil uji kelayakan produk menunjukkan bahwa Buku Tugas Proyek sangat layak diimplementasikan. Pertama, kelayakan dari segi validitas isi sebesar 87%, validitas konstruk sebesar 87%, dan kepraktisan sebesar 78%. Produk Intrumen Asesmen Autentik pada Pembelajaran Berbasis Proyek Tema 8 mengacu pada tiga aspek kelayakan. Pertama, kelayakan sasaran pedoman sebesar 83%. Kedua, kelayakan dari segi isi pedoman sebesar 88%. Ketiga, kelayakan dari segi kepraktisan pedoman sebesar 75%.

Hasil uji coba di lapangan menunjukkan hasil tanggapan siswa terhadap kemudahan buku tugas proyek sebesar 75% dan hasil tanggapan siswa terhadap keterbacaan buku tugas proyek 76%. Hasil uji reliabilitas ranah pengetahuan yaitu 3 instrumen memperoleh tingkat reliabilitas tinggi dan 11 instrumen sangat tinggi. Hasil reliabilitas ranah keterampilan yaitu 1 instrumen sangat tinggi dan 1 instrumen cukup. Berdasarkan hasil uji reliabilitas instrumen ranah pengetahuan dan keterampilan sudah dipercaya (reliabel) sehingga menghasilkan data dipercaya pula.

Produk instrumen asesmen berbasis proyek ini dikembangkan berdasarkan Kompetensi Dasar dalam Kurikulum 2013. Keterbatasan produk ini yaitu peneliti hanya melakukan uji coba pada satu kelas saja. Diharapkan peneliti lain melakukan uji coba produk ini lebih dari satu kelas. Produk ini dapat dijadikan sebagai alternatif bagi guru untuk menilai kemampuan siswa dalam tugas proyek. Guru dapat menggunakan produk instrumen asesmen ini dengan lebih kreatif dan inovatif. Misalnya dengan merancang tugas proyek sesuai dengan daerahnya. Produk ini dapat didesiminasikan pada lingkup KKG, jurnal pendidikan, maupun media sosial.¬¬