DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Paket Pembelajaran Mata Pelajaran Bahasa Inggris Bermedia Interaktif dengan Model ADDIE. (Tesis)

Ahmad Bahruddin

Abstrak


Salah satu agenda nasional adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara menyeluruh agar mampu menghasilkan manusia-manusia yang berkemampuan dalam melaksanakan pembangunan nasional secara berkelanjutan. Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sedang dan terus dilaksanakan adalah melalui pendidikan. Pendidikan masih dipercaya sebagai wahana efektif dalam meningkatkan kualitas hidup manusia melalui penyelenggaraan pembelajaran yang berkualitas.

Pembelajaran merupakan kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh pembelajar dan pebelajar yang mengikuti cara-cara tertentu dalam rangka memberikan informasi, memberikan pengetahuan, penanaman perilaku sebagai upaya untuk membantu pebelajar mencapai tujuannya. Dalam arti sempit, pembelajaran dapat juga didefinisikan sebagai suatu kegiatan yang dirancang untuk membantu seseorang mempelajari suatu kemampuan dan atau nilai yang baru. Pembelajaran adalah kegiatan pebelajar secara terprogram dalam desain instruksional, untuk membuat pebelajar belajar secara aktif, dengan mengupayakan pemenuhan kebutuhan belajar yang diperlukan, salah satunya dengan menyediakan sumber belajar yang relevan.

Masalah yang sering muncul dalam proses pembelajaran adalah ketersediaan bahan ajar yang cukup. Di sisi lain, bahan ajar yang ada dewasa ini belum sepenuhnya dikembangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik pebelajar. Sehingga, para pebelajar masih belum termotivasi dan terangkat minatnya untuk menggali pengetahuan lebih dalam melalui bahan ajar yang ada.

Menyikapi salah satu permasalahan mendasar tersebut, maka pengembang mencoba untuk mengembangkan bahan ajar yang didasari oleh kebutuhan dan karakteristik pebelajar, khususnya pebelajar di SMA Negeri 4 Berau yang secara umum memiliki keunikan dan kemampuan akademik lebih menonjol jika dibandingkan dengan kebanyakan pebelajar lain di wilayah kabupaten Berau. Bahan ajar yang dikembangkan ini juga dilengkapi dengan latihan-latihan soal yang dikemas dalam bentuk interaktif berbasis Flash. Alasan utama mengapa bahan ajar ini dilengkapi dengan latihan interaktif adalah mepertimbangkan karakteristik dan ketersediaan sarana pendukung pembelajaran berbasis informasi dan teknologi yang sudah ada di lingkungan SMA Negeri 4 Berau.

Berdasarkan hasil uji coba kelompok yang telah dilakukan, maka diperoleh rekapitulasi data sebagai berikut : (1) Jumlah keseluruhan (rata-rata persentase) siswa yang memilih opsi jawaban 1 sebesar 74,80 %; (2) Jumlah keseluruhan (rata-rata persentase) siswa yang memilih opsi jawaban 2 sebesar 21,60 %; (3) Jumlah keseluruhan (rata-rata persentase) siswa yang memilih opsi jawaban 3 sebesar 3,60 %; (4) Tidak ada siswa yang memilih opsi jawaban 4 (00,00%).

Melihat hasil yang telah diperoleh, maka mayoritas siswa memilih opsi jawaban 1 (74,80 %), jika hasil tersebut dikonsultasikan dengan tabel konversi (Bab III halaman 78) maka nilai tersebut masuk kategori BAIK, sehingga produk bahan ajar ini BISA dan LAYAK dipergunakan sebagai salah satu sumber belajar Mata Pelajaran bahasa Inggris bagi kelas X Semester 1 (ganjil) SMA Negeri 4 Berau Kalimantan Timur.

Agar bahan ajar ini bisa dimanfaatkan bukan hanya oleh pebelajar di SMA Negeri 4 Berau, namun bisa juga dimanfaatkan oleh pebelajar lain, maka diperlukan kajian dan analisis kebutuhan serta karakteristik pebelajar lain yang lebih mendalam. Di samping itu, diperlukan dukungan dari semua pihak, baik birokrasi maupun pihak dunia usaha agar bahan ajar ini nantinya bisa diproduksi secara masal dan didistrubusikan kepada seluruh pebelajar, khususnya kelas X di sekolah-sekolah lain di wilayah kabupaten Berau secara gratis.

Bahan ajar ini diharapkan bisa dijadikan sebagai motivasi dan inspirasi bagi pengembang lain untuk mengembangkannya lebih baik, sesuai dengan tuntutan perkembangan jaman, di lain kesempatan.

 

Abstract:

Key words : Instructional material package, interactive mediated English subject, ADDIE model

One of main national agenda is increasing the quality of human resource comprehensively to yield capable and powerful men to run national development. The effort of enhancing human resource quality is by increasing the education. As education is promptly believed as the effective way of enhancing the quality of mankind in Indonesia by holding or running qualified instructional activity.

            Instructional is an activity in which the communication activity is done by teachers and learners following specific way to give information, knowledge, implementing attitude to help learners achieve instructional objectives. In a narrow sense, instructional can also be defined as a planned activity to assist someone to learn a particular knowledge and ability or a new norm. Instructional is also an activity in which learners do a structured instructional program to make learners actively learn that emphasizes on learning resources fulfillment.

            Problems occur in the process of instructional activity is the fulfillment of instructional material which does not meet with the characteristics and necessity of learners. The learners are still unable to get appropriate instructional materials which are suitable with their characteristic and necessity. Most of instructional materials nowadays provided just for certain learning community only.

            In accordance with the above problem, the developer tries to develop a instructional material which is suitable for the characteristics and necessity of learners, especially those who are at the tenth grade of Public Senior High School 4 Berau. The learners at that institution have unique characteristics and high academic capability compared to other learners in Berau regency. The developed instructional material is also completed with Macromedia Flash based interactive exercises which enable learners can measure their own learning achievement after finishing a certain topic of discussion or competence standard. Besides, they are also able to modify the exercises based on their own interest then discuss with others.

Based on the field test, the recapitulation of data is presented as follows : (1) The total number of learners choose the option 1 is 74,84%; (2) The total number of learners choose the option 2 is 21,60%; (3) The total number of learners choose the option 3 is 03,60%; (4) None of learners choose the option 4 (00.00%)

Considering the result of that field test, the majority learners choose the option 1 (74,84%), if that result is consulted with the conversion table, as it is stated on Chapter III page number 78, it can be assumed that the instructional material is GOOD to be used as the core instructional material for the tenth grade students at Public Senior High School 4 Berau.

To maximize the use of the instructional material for all students in Berau regency, it is important to do deep analytic investigation on the characteristics and necessity of another learners in order that they can use the instructional material as well. That is why, active participation from another institution is really needed to produce the instructional material and to distribute for all students in Berau regency without any payment.

Then, hopefully, this instructional material can motivate another English teachers to more active in searching and providing variety of instructional materials for their learners for the next time.