DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Berbasis Problem Solving Berdasarkan Hasil Penelitian Kadar Advanced Glycation end Products (AGE) Mencit Model Hiperlipidemia Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Kognitif Mahasiswa

LUBIS MAY HASTUTI

Abstrak


RINGKASAN

Lubis, May Hastuti. 2019. Pengembangan Modul Berbasis Problem Solving Berdasarkan Hasil Penelitian Kadar Advanced Glycation end Products (AGE) Mencit Model Hiperlipidemia Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Kognitif Mahasiswa. Tesis, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:  (1) Dr. Sri Rahayu Lestari, M.Si., (II) Dr. Sri Endah Indriwati, M.Pd.

Kata kunci: modul berbasis problem solving, AGE, keterampilan berpikir kritis, hasil belajar kognitif.

Capaian pembelajaran untuk program strata 1 disesuaikan dengan jenjang kualifikasi dan berada pada level 6 yang diterapkan untuk melatih keterampilan berpikir kritis dan difasilitasi melalui model problem solving. Modul berbasis problem solving berdasarkan hasil penelitian merupakan salah satu bahan ajar yang dapat membantu mahasiswa belajar lebih mendalam dan melatih serta memperbaiki kemampuan berpikir tingkat tinggi dan hasil belajar mahasiswa. Keterampilan berpikir kritis merupakan kemampuan berpikir tingkat tinggi, apabila memiliki kemampuan berpikir kritis maka hasil belajar yang diperoleh juga tinggi. Tujuan penelitian yaitu menghasilkan modul berbasis problem solving berdasarkan hasil penelitian kadar advanced glycation end products (AGE) mencit model hiperlipidemia untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar mahasiswa.

Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian mengadopsi model ADDIE serta uji kevalidan yang dilakukan oleh para ahli. Uji efektifitas modul berbasis problem solving untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar mahasiswa dilakukan melalui Quasi eksperimen kepada 35 mahasiswa yang sedang menempuh matakuliah anatomi fisiologi manusia di Universitas Muhammadiyah Malang. Data hasil implementasi dianalisis menggunakan anakova dan Quade’s rank analysis of covariance.

Hasil penilaian oleh para ahli yaitu materi persentase sebesar 96,77%, rerata media sebesar 84,72%, sedangkan penilaian praktisi lapangan sebesar 96,2% yang semuanya memiliki kategori sangat valid. Uji kepraktisan kepada 15 mahasiswa diperoleh rerata nilai sebesar 85,49% kategori sangat valid. Berdasarkan hasil penilaian uji kevalidan dan uji keterbacaan, maka modul berbasis problem solving yang dikembangkan termasuk ke dalam kategori layak dan dapat digunakan sebagai pedoman implementasi modul di lapangan. Hasil uji efektifitas menunjukkan ada peningkatan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif mahasiswa yang menggunakan modul berbasis problem solving berdasarkan hasil penelitian mencit model hiperlipidemia. Saran untuk penelitian selanjutnya dijabarkan sebagai berikut.

(1) Materi sistem pencernaan pada modul berbasis problem solving masih terbatas sehingga perlu ditambahkan materi lain seperti sistem pencernaan invertebrata dan vertebrata selain mamalia mencit,

(2) Pemilihan warna untuk modul harus lebih kreatif agar menarik perhatian mahasiswa.