DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Sistem Reproduksi Hewan Berdasarkan Hasil Penelitian untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Kognitif Mahasiswa

QADARIAH NOSI

Abstrak


RINGKASAN

Qadariah, Nosi. 2019. Pengembangan Modul Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Sistem Reproduksi Hewan Berdasarkan Hasil Penelitian untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Kognitif Mahasiswa. Tesis, Program Studi Pendidikan Biologi, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Sri Rahayu Lestari, M.Si., (II) Dr. Fatchur Rohman, M.Si.

Kata kunci: modul berbasis inkuiri terbimbing, materi sistem reproduksi, hasil penelitian, keterampilan proses sains, hasil belajar kognitif

IKIP Budi Utomo Malang selama proses pembelajaran mengacu pada penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Salah satu upaya untuk mencapai KKNI yaitu melalui capaian pembelajaran untuk semua matakuliah, termasuk fisiologi hewan. Capaian pembelajaran menekankan pada pengembangan keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif mahasiswa. Metode pembelajaran yang seharusnya diterapkan adalah diskusi kelompok kecil, demonstrasi kelas, tugas mandiri, dan praktikum. Namun hasil observasi melalui angket analisis kebutuhan dosen dan mahasiswa menunjukkan pembelajaran secara dominan dilakukan melalui presentasi dan diskusi. Metode pembelajaran dengan presentasi dan diskusi belum mampu meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif mahasiswa. Hasil observasi menunjukkan materi pada matakuliah fisiologi hewan yang sulit adalah sistem reproduksi. Solusi untuk mengatasi kesulitan materi sistem reproduksi, rendahnya keterampilan proses sains, dan rendahnya hasil belajar kognitif mahasiswa adalah modul berbasis inkuiri terbimbing berdasarkan hasil penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan, menguji validitas, menguji kepraktisan, dan menguji keefektifan modul berbasis inkuiri terbimbing pada materi sistem reproduksi berdasarkan hasil penelitian untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif mahasiswa.

Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahap analisis (analyze), desain (design), pengembangan (develop), implementasi (implement), dan evaluasi (evaluate). Uji validitas dilakukan dengan memberikan angket validasi kepada validator ahli materi, ahli media, dan ahli praktisi lapangan. Uji kepraktisan dilakukan dengan memberikan angket kepraktisan modul pada lima belas orang mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang. Uji keefektifan modul meliputi keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif mahasiswa.

 Instrumen yang digunakan untuk mengukur keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif adalah soal esai pretest dan posttest. Desain uji keefektifan adalah nonrandomized control group pretest-posttest design. Hasil penelitian yang dimuat pada modul berupa potensi ekstrak bawang putih tunggal (Allium sativum) terhadap kualitas sperma mencit jantan model hiperlipidemia. Kualitas sperma mencit jantan yang diamati meliputi jumlah sperma, motilitas sperma, dan struktur morfologi sperma.

Produk penelitian berupa modul berbasis inkuiri terbimbing pada materi sistem reproduksi berdasarkan hasil penelitian untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif mahasiswa. Nilai validitas modul sebesar 

94,84% oleh ahli materi, 92,43% oleh ahli media, dan 95,7% oleh ahli praktisi lapangan. Nilai kepraktisan modul sebesar 91,3%. Modul meningkatkan keterampilan proses sains dibuktikan dengan perbedaan secara signifikan antara mahasiswa menggunakan modul dan tidak menggunakan modul (p-value 42,509  < α 0,05). Peningkatan hasil belajar kognitif dibuktikan dengan terdapat perbedaan secara signifikan antara kelas yang menggunakan modul dan tidak menggunakan modul (p-value 0,008 < α 0,05).

Modul yang dihasilkan sudah sangat valid, sangat praktis, dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Keefektifan modul dilihat dari peningkatan keterampilan proses sain dan hasil belajar kognitif mahasiswa. Saran yang dapat diberikan yaitu perlu lembar observasi untuk menilai keterampilan proses sains, memuat hasil penelitian yang berhubungan dengan sistem reproduksi wanita, mengukur variabel lain selain keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif.