DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Mata Kuliah Eklesiologi Program Studi S1 Filsafat Agama Kristen STFT Widya Sasana Model Dick & Carey. (Tesis)

Antonius Denny Firmanto

Abstrak


Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang adalah lembaga pendidikan tinggi bagi kajian filosofis-teologis. Lembaga pendidikan ini bertujuan mendalami dan mengembangkan nilai-nilai kemanusiaan. Berkenaan dengan nilai penting dari tujuan tersebut, diperlukanlah adanya proses pembelajaran yang baik. Salah satu ciri dari proses pembelajaran yang baik adalah adanya bahan pembelajaran yang baik dan bermutu.

Tesis ini memuat proses pengembangan bahan pembelajaran mata kuliah Eklesiologi. Tahapan pengembangan dalam tesis ini mengikuti Dick and Carey instructional system design. Pengembang memilih model ini karena Dick and Carey instructional system design menawarkan desain utuh pengembangan bahan pembel-ajaran.

Rangkaian kegiatan yang dilakukan pengembang dalam mengembangkan mata kuliah eklesiologi adalah: 1). mengidentifikasi tujuan umum pembelajaran, 2). menganalisis pembelajaran, 3). mengidentifikasi kemampuan awal dan karakteristik pebelajar, 4). merumuskan tujuan khusus pembelajaran, 5). menyusun instrumen penilaian, 6). mengembangkan strategi pembelajaran, 7). mengembangkan dan memilih bahan ajar, 8). merancang dan melaksanakan evaluasi formatif, 9) merevisi pengajaran, dan 10). merancang dan melakukan penilaian sumatif. Selama proses pengembangan bahan pembelajaran, ahli isi mata kuliah Eklesiologi, ahli pengem-bangan pembelajaran, dan ahli media pembelajaran serta beberapa pebelajar membe-rikan tanggapan dan masukan perbaikan. Pengembangan bahan pembelajaran ini menghasilkan: 1). bahan pembelajaran, 2). panduan pembelajar, dan 3). panduan Pebelajar.

Kajian produk menunjukkan bahwa: 1) ahli isi mata kuliah Eklesiologi men-yetujui substansi mata kuliah yang disajikan dalam bahan pembelajaran, 2). ahli desain pengembangan pembelajaran menyetujui proses pembelajaran yang ditawar-kan dalam bahan pembelajaran, 3). ahli desain media pembelajaran menerima apa yang ditampilkan melalui bahan pembelajaran, dan 4). Pebelajar memberikan opini positif atas bahan pembelajaran.

Bahan pembelajaran yang dikembangkan oleh Antonius Denny Firmanto ini dapat digunakan oleh pembelajar dan pebelajar di STFT Widya Sasana Malang. Bahan pembelajaran ini juga dapat digunakan oleh mereka yang berminat dalam kajian eklesiologis.

 

Abstract:

Keywords:  developing, learning sources, Ecclesiology, Dick & Carey's model.

Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang is a higher institute for formating students on philosophical-theological studies. It is run to enhance universal human values. This aim needs conditions for well-being learning process. The pre-sence of a good prepared text book is one of prerequisite for a high-quality learning process. Unfortunately, text books on ecclesiological studies are not adequate for a high-level learning quality. They are not prepared as learning resources planned according to learning aims.

This thesis  contains analitical studies on developing learning materials and product analysis that come from learning materials development. Analitical studies is done in accordance to Dick and Carey instructional system design. This design brings forward an integral design for developing a learning process. It has values that answers ecclesiological learning process needs at Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang.

Dick and Carey instructional system design is run by this phases: (1) identify instructional goal, (2) conduct instructional analysis, (3) identify entry behavior, (4) write performance objectives, (5) develop criterion referenced test items, (6) develop instructional strategy, (7) develop and select instructional materials, (8) design and conduct formative evaluation, (9) revise instruction, (10) design and conduct sum-mative evaluation. While running learning materials development, experts on learning development, learning media, content analyst give their assessments, suggestion, and opinion in order that learning materials development performs its optimal shape. This process produced: (1) text book, (2) lectures guidance, and (3) students guidance.

Product analysis show that (1) learning content analyst gives him agreement on subject content proposal. His suggestion gives a precise orientation for text deve-loping, (2) learning development analyst attaches values to the text book in order lecturer can guide a high-level learning process, (3) media analyst shows his appreciation, and (4) students gives their positive opinion.

STFT Widya Sasana Malang's lecturer and students can apply the text book produced by Antonius Denny Firmanto. It also can be used by others that have an interest on this subject.