DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Bioinformatika Berbasis Problem-Based Learning (PBL) Berdasarkan Hasil Penelitian Analisis Virtual Screening Senyawa Alami pada Semanggi Gunung (Hydrocotyle sibthorpioides) Sebagai Kandidat Antivirus Hepatitis B

Muhammad Khalil

Abstrak


Penelitian dan pengembangan ini dilakukan dalam dua tahap, yaitu penelitian tahap I yang bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa alami pada semanggi gunung dan menganalisis potensinya melalui virtual screening sebagai kandidat antivirus hepatitis B, dan penelitian tahap II yang bertujuan untuk menghasilkan modul bioinformatika yang memenuhi syarat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan dalam meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan literasi teknologi. Metode penelitian tahap I menggunakan metode observasi laboratoris yang dilakukan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa alami pada semanggi gunung melalui LC-MS, dan dilanjutkan dengan penelitian in silico berupa analisis virtual screening dengan menggunakan instrumen meliputi meliputi database, software PyRx, Pymol, dan Discovery Studio 2019. Penelitian tahap II dilakukan pengembangan modul bioinformatika dengan menggunakan model ADDIE (analyze, design, develop, implement, evaluate) dan menggunakan instrumen berupa angket analisis kebutuhan mahasiswa, pedoman wawancara dosen, Rencana Perkuliahan Semester (RPS), lembar validasi untuk ahli media, lembar validasi untuk ahli materi, lembar validasi untuk praktisi lapangan, lembar angket respon mahasiswa, lembar ­pretest-posttest penguasaan konsep, serta lembar observasi keterampilan literasi teknologi mahasiswa. Hasil penelitian tahap I menunjukkan bahwa semanggi gunung mengandung 75 senyawa alami dan 17 di antaranya dapat dijadikan kandidat antivirus hepatitis B, yaitu naringin, 8-methoxycoumestrol, β-Amyrin, kaempferol 3-rhamnoside, homopterocarpin, coumestrol, repensol, kaempferol 3-O-D-glucoside, 8-fernene, genistein, biochanin A 7-O-β-D-glucoside 6''-O-malonate, β-carotene, genistin, ferna 7,9,-(11)-diene, fernan-7-ene-3α-ol, pteron-14-ene-7α-ol, dan 6"-O-Malonylgenistin. Hasil penelitian tahap II menunjukkan bahwa validasi yang dilakukan oleh ahli media, ahli materi dan praktisi lapangan diperoleh persentase sebesar 98.15%, 91.07%, dan 95.97% dengan kategorinya valid dan dapat digunakan dengan revisi kecil. Kepraktisan modul yang diperoleh melalui angket respon mahasiswa menunjukkan persentase 87.46% dengan kategori praktis dan dapat digunakan dengan revisi kecil. Keefektifan modul terhadap penguasaan konsep diperoleh nilai N-gain sebesar 0.60 dengan kategori keefektifan tergolong sedang, dan keefektifan modul terhadap keterampilan literasi teknologi mahasiswa diperoleh nilai ­­N-gain sebesar 0.71 yang menunjukkan bahwa keefektifan modul dikategorikan tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah modul yang dihasilkan telah memenuhi syarat kevalidan, kepraktisan dan keefektifan terhadap penguasaan konsep dan keterampilan literasi teknologi.