DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Bioteknologi Berbasis RQA Berdasarkan Hasil Penelitian Deteksi Gen Aero Pada Bakteri Aeromonas hydrophilla Sebagai Kandidat Bioremediator Untuk Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa

Sasmita Sari

Abstrak


RINGKASAN

 

Sasmitasari. 2019. Pengembangan Modul Bioteknologi Berbasis RQA Berdasarkan Hasil Penelitian Deteksi Gen Aero Pada Bakteri Aeromonas hydrophilla Sebagai Kandidat Bioremediator Untuk Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa. Pembimbing:

(1). Dr. Endang Suarsini, M.Ked (2) Dr. Umie Lestari, M.Si.

Kata Kunci: Modul Bioteknologi, RQA, Deteksi Gen Aero, Bioremediator, Keterampilan Berpikir Kritis.

Setiap pembelajaran tentunya membutuhkan berbagai sumber belajar yang tepat dan dapat digunakan secara luas, merata, menyeluruh dan efesien. Sumber belajar yang tepat akan membantu mahasiswa dalam menerima informasi terkait materi yang sedang dipelajarinya. Salah satu sumber belajar yang dapat membantu mahasiswa dalam belajar adalah modul pembelajaran yang berisikan materi dari hasil penelitian yang dikemas kedalam desain yang menarik, praktis dan mudah digunakan dimana saja serta berisikan sajian materi yang lebih ringkas, padat dan mudah dipahami. Hasil studi eksplorasi pada matakuliah Bioteknologi Universitas Muhammadiyah Malang menunjukan bahwa selama ini pembelajaran belum memenuhi capaian pembelajaran yang diharapkan masih sekitar 60%, proses pembelajaran yang ada masih bersifat ceramah dan belum bersifat aplikatif, sehingga pada penguasaan materi terkait teknik analisis DNA dan Aplikasi Bioteknologi di lingkungan masih sedikit, penyebabnya adalah belum tersedianya sarana dan prasarana penunjang perkuliahan seperti alat dan bahan laboratorium dan serta sumber belajar seperti buku terkait matakuliah Bioteknologi sehingga hasil dari studi eksplorasi 80% mahasiswa menginginkan sumber belajar berupa modul pembelajaran yang efektif dan menarik.

 

Modul yang dibuat berbasis RQA (reading, questioning, answering) yang berisikan materi sebagai bahan bacaan pada tahap reading, kolom pertanyaan dan jawaban pada tahap questioning dan answering. Modul yang disusun terdiri dari 4 kegiatan yaitu

(1) pengenalan alat dan bahan laboratorium,

(2) isolasi DNA,

(3) PCR (Polymerase Chain Reaction) dan

(4) Limbah cair dan penanggulangannya. Materi yang terdapat pada modul berdasarkan hasil penelitian isolasi bakteri dan deteksi gen Aero pada bakteri A. hydrophilla yaitu salah satu bakteri penghidrolisis protein yang berfungsi sebagai agen bioremediator dalam menanggulangi limbah Rumah Sakit. Tujuan penelitian terdiri dari 2 tahap yaitu

(1) mengisolasi bakteri dan mendeteksi gen Aero pada bakteri A. hydrophilla yang memiliki kemampuan dalam menghidrolisis protein serta sebagai salah satu agen bioremeadiator dan

(2) menghasilkan modul Bioteknologi berbasis RQA dari hasil penelitian deteksi gen Aero pada bakteri A. hydrohila yang valid, praktis dan efektif melalui instructional desain ADDIE untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa.

 Data penelitian dianalisis dengan cara kualitatif dan kuantitatif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah   pre –eksperimen yaitu one group pre test post tes bertujuan untuk menguji efek dari penerapan modul dalam pembelajaran terhadap keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Data penelitian dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 21.

 

Hasil penelitian menunjukan ditemukan bakteri A. hydrophilla dengan ciri morfologi merupakan bakteri gram negatif, berbentuk basil, memiliki ukuran 0,8-1,0 microns, bentuk koloni bundar, warna putih kekuningan (krem), elevansi cembung dan tepian halus. Kemampuan dalam menghidrolisis protein ditandai dengan adanya zona bening pada nilai indeks 2cm pada cawan petri. Hasil uji fisiologis menunjukan persentase 79,85% termaksud kedalam jenis bakteri A. hydrophilla dengan ketegori positif glucosa, manitol, xylosa, ONPG, urease, V-P, rhamanosa dan kategori negatif lysin,ornithin, H2S, indole, sitrat, TDA, gelatin, malonat, inositol, sorbitol, sukrosa, lactosa, arabinosa, adonitol, raffinosa, salicin, argininin. Hasil deteksi gen proteolitik dengan perlakuan isolasi DNA, Amplifikasi gen Aero dan elektroforesis horizontal menunjukan kemurnian DNA pada rasio absorbansi (260/280) yaitu 1,53 dengan konsentrasi 127,36 µg/ml dan panjang basa 500bp.

 

Modul yang telah dikembangkan berbasis RQA dengan judul “Teknik Analisis DNA dan Aplikasi Bioteknologi Pada Lingkungan” berasal dari kajian hasil penelitian “Deteksi Gen Aero Pada Bakteri A. hydrophilla” yang telah divalidasi oleh validator ahli dengan hasil presentase 89,77% ahli materi, 99,07% ahli media dan 89,77% praktisi lapangan serta uji keterbacaan 86,27% kelompok kecil dan 84,25% kelompok besar dengan kategori sangat valid. Modul yang telah dikembangkan digunakan untuk melihat keterampilan berpikir kritis mahasiswa sebelum dan sesudah pembelajaran melalui hasil pretes dan postes yang menunjukan data terdistribusi dengan normal dan homogen, serta memiliki perbedaan dan keefektifan tinggi selama modul “Teknik Analisis DNA Dan Aplikasi Bioteknologi Pada Lingkungan” digunakan dalam proses pembelajaran Bioteknologi.