DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Model Prestasi Akademik Mahasiswa Timor Leste Yang Studi Di Indonesia

Augusto Da Costa

Abstrak


Kata-kata Kunci: model prestasi akademik, perilaku akademik, self-regulated learning, motivasi belajar intrinsik, motivasi belajar ekstrinsik, penyesuaian diri

 

Penelitian ini bertujuan menguji model teoritik prestasi akademik mahasiswa

 

Timor Leste yang studi di Indonesia dan menjelaskan pengaruh antar konstruk. Ini berati penelitian ini adalah studi kausal korelasional dalam perspektif teori belajar kognitif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Timor Leste yang kualiah di 42 fakultas dan 48 universitas yang tersebar di 7 Propinsidi Indonesia, pada tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 4.450 maha-siswa. Dari populasi tersebut diambil 360 sebagai sampel dengan multistage cluster random sampling. Sampel inilah yang menjadi sumber data dari keenam variabel. Data prestasi akademik diambil dari kartu hasil studi sampel dari semester I sampai semester terakhir saat pengambilan data. Data perilaku akademi, self-regulated  learning, motivasi  belajar intrinsik, motivasi  belajar ekstrinsik  dan penyesuaian diri diambil dengan intrumen setiap variabel. Instrumen ini merupakan hasil ujicoba lapangan dari 98 butir. Butiran tersebut dianalisis dengan Alpha Cronbach  dan Analisis  Faktor≥  0.7  dengan  loading  faktor  ≥  0.4.  Hasil  analisis diperoleh 40butir validreliabel  dan yang dipakai sebagai instrumen pengumpul data resmi. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode Structural Equation Modeling dan menggunakan software SPSS for Windows dan Amos 24. Uji hipotesisi mayor membuktikan model teoritik didukung oleh model empiris. Hipotesis minor terbukti: perilaku akademik dipengaruhi secara langsung, positif dan signifikan oleh self- regulated learning, motivasi belajar intrinsik, motivasi belajar ekstrinsik dan penyesuaian diri. Prestasi akademik dipenga-ruhi secara langsung, positif, signifikan, dan melalui perilaku akademik olehself-regulated learning, motivasi belajar intrinsik, motivasi belajar ekstrinsik, dan penye-suaian diri. Hasil penelitian ini disarankan kepada kementrian  pendidikan  Timor Leste  sebagai  data empiris  dalam  merevisi kurikulum pendidikan nasional. Melalui revisi layanan bimbingan dan konseling dapat diintegrasikan sebagai elemen esensial dalam sistem pendidikan. Layanan bimbingan dan konseling mampu meningkatkan seluruh aspek kehidupan termasuk pendidikan. Disarankan juga kepada mahasiswa Timor Leste untuk memperhatikan aspek-aspek konstruk model ini dan seluruh aspek kehidupan.