DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Menulis Teks Eksplanasi Berbasis Kearifan Lokal Nusa Tenggara Timur

Mau Petronela

Abstrak


ABSTRAK

Mau, Petronela. 2019. Pengembangan Bahan Ajar Menulis Teks Eksplanasi Berbasis Kearifan Lokal Nusa Tenggara Timur.Tesis, Pendidikan Bahasa Indonesia, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang.

Pembimbing:

(I) Dr. Nurhasanah, M.Pd.,

(II) Dr. Martutik, M.Pd.

 

Kata Kunci :Pengembangan Bahan Ajar, Menulis Teks Eksplanasi, Kearifan Lokal NTT

Bahan ajar memiliki fungsi penting bagi guru dan siswa. Hal ini tidak dapat dipungkiri sebab bahan ajar memperluas kesempatan meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran. Pengembangan bahan ajar menulis teks eksplanasi merupakan langkah ampuh dalam mengatasi kesulitan sumber belajar teks eksplanasi.

Kesulitan ini disebabkan teks eksplanasi belum ada pada kurikulum KTSP. Selain itu,  sumber belajar teks ekplanasi kurang sehingga perlu menambah buku penunjang seperti bahan ajar yang dijadikan suplemen.Pengembangan bahan ajar ini berbasis kearifan lokal karena akan memudahkan siswa memahami materi yang disertai contoh konkret yang dialami. Selain itu, mempelajari kearifan lokal dapat membantu siswa mengenal dan akhirnya melestarikan tradisi yang menjadi pedoman hidup. Berdasarkan uraian di atas, tujuan pengembangan bahan ajar ini, yaitu

(1) menghasilkan bahan ajar menulis teks eksplanasi berbasis kearifan lokal Nusa Tenggara Timur dan

(2) menguji efektivitas bahan ajar yang dihasilkan.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Penelitian pengembangan bahan ajar ini dilakukan dengan menggunakan model Research & Development (R&D). Dalam penelitian pengembangan R&D ini ditetapkan 10 langkah yang  harus diikuti untuk menghasilkan produk. Namun dalam penelitian ini hanya menggunakan delapan langkah, yaitu

(1) pengumpulan informasi awal,

(2) perencanaan,

(3) pengembangan bahan ajar,

(4) melakukan uji ahli dan praktisi,

(5) revisi produk awal,

(6) uji lapangan terbatas,

(7) penyempurnaan produk akhir dan

(8) desiminasi. Alasan hanya digunakan delapan  langkah karena faktor keterbatasan materi.

Selain itu, tahap revisi produk hanya dilakukan dua kali yaitu setelah uji validasi dan uji lapangan terbatas.

Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah bahan ajar Menulis Teks Eksplanasi Berbasis Kearifan Lokal Nusa Tenggara Timur untuk Siswa Kelas XI. Bahan ajar ini memiliki empat unit yang temanya disesuaikan dengan kearifan lokal NTT. Unit pertama berisi perkenalan mengenai teks eksplanasi, unit ini bertema mengekspresikan diri sebagai masyarakat  yang  ramah melalui tarian. Unit kedua berisi konstrusksi teks eksplanasi, unit ini bertema menjaga dan memelihara  alam sebagai sumber kehidupan dan rasa syukur kepada pencipta. Unit ketiga berisi struktur dan kaidah teks eksplanasi, unit ini bertema kebersamaan dalam persaudaraan melalui tradisi. Unit keempat menghasilkan teks eksplanasi, unit ini bertema mengekspresikan sikap hidup masyarakat NTT yang bertanggung jawab melalui mahar dan kain adat.

Berdasarkan hasil uji coba produk dengan ahli bahan ajar, ahli menulis, praktisi dan siswa, jika dirata-ratakan memperoleh persentasi sebagai berikut. Aspek isi memperoleh 85%, aspek penyajian memperoleh 81%, aspek bahasa memperoleh 80%, dan aspek tampilan memperoleh 86%. Rata–rata hasil kelayakan produk yang diperoleh dari subjek uji sebesar 83%. Hal tersebut berarti bahwa bahan ajar yang dikembangkan layak untuk diimplementasikan. Hasil uji keefektifan produk diketahui bahwa nilai t = -7,958 dan probabilitas sebesar 0,000(p