DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Supervisi Klinis Untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Pelaksanaan Layanan Bimbingan Klasikal.

Santoso Arief

Abstrak


RINGKASAN

Santoso, Arief Budi. 2019. Penerapan Supervisi Klinis Untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Pelaksanaan Layanan Bimbingan Klasikal. Tesis, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang, 

Pembimbing:

(1) Dr. M. Ramli, M.A,

(2) Dr. H. IM. Hambali, M.Pd.

 

Kata kunci: supervisi klinis, kompetensi profesional guru bimbingan dan konseling.

Penelitian ini berdasarkan pada fenomena keterbatasan penguasaan kompetensi professional guru BK dalam pelayanan bimbingan klasikal , masih minimnya penguasaan dalam perencanaan, pelaksanaan, evaluasi pelayanan bimbingan klasikal. Untuk itu, guru BK perlu dibantu meningkatkan kompetensi professional dalam pelaksanaan bimbingan klasikal melalui supervise klinis. Tujuan penelitian ini untuk melihat sejauhmana proses supervisi klinis dalam meningkatkan kompetensi professional guru BK pada tahap prencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam pelayanan bimbingan klasikal.

Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan penelitian tindakan (action reserch). Penelitian tindakan  digunakan untuk penelaan pelaksanaan pelayanan bimbingan klasikal melalui refleksi diri meningkatkan kompetensi professional dalam pelayanan bimbingan klasikal di sekolah. Penelitian dilakukan pada tahun pelajaran 2018/2019 semester ganjil, dengan subyek penelitian  enam orang guru BK di Kabupaten Blitar.

 

Hasil penelitian menunjukan bahwa ada peningkatan kompetensi professional guru BK dalam pelayanan bimbingan klasikal sebelum dan sesudah penerapan supervisi, pada tahap perencanaan layanan bimbingan klasikal pada siklus I nilai rata-rata keberhasilan 61,5% dan 84% pada siklus II, tahap pelaksanaan layanan bimbingan klasikal pada siklus I nilai rata-rata  keberhasilan 55% dan 82% pada siklus II dan pada tahap evaluasi layanan bimbingan klasikal pada siklus I nilai rata-rata keberhasilan 62% dan 93% pada siklus II dibandinkan dengan siklus I. Dengan demikian supervise klinis dapat dapat digunakan untuk meningkatkan kompetensi professional dalam pelaksanaan bimbingan klasikal