DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KLASIFIKASI KESALAHAN SISWA KELAS VII TENTANG MATERI HIMPUNAN MENGGUNAKAN MODEL KIAT BESERTA SCAFFOLDING-NYA

Sulistio, Wahyu.

Abstrak


RINGKASAN

Sulistio, Wahyu. 2019. Klasifikasi Kesalahan Siswa Kelas VII tentang Materi Himpunan Menggunakan Model KIAT Beserta Scaffoldingnya. Tesis, Jurusan Pendidikan Matematika, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Pembimbing:

(I).Prof. Drs. Gatot Muhsetyo, M.Sc.

(II) Dr. Abd. Qohar, M.T.

Kata Kunci: Klasifikasi Kesalahan, Himpunan, dan Scaffolding

Klasifikasi kesalahan adalah kegiatan-kegiatan mengelompokkan kesalahan berdasarkan hasil analisis kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal. Kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal materi himpunan mengindikasikan bahwa siswa masih mempunyai kesulitan dalam mempelajari materi tersebut. Oleh karena itu, analisis dan klasifikasi lebih lanjut terkait kesalahan siswa perlu untuk dilakukan. Analisis dan klasifikasi kesalahan dapat membantu guru untuk memperbaiki kesalahan yang dilakukan oleh siswa. Selanjutnya, hasil analisis dan klasifikasi kesalahan tersebut digunakan sebagai dasar untuk memperbaiki kesalahan siswa dengan memberikan scaffolding. Scaffolding merupakan upaya dalam membantu siswa yang mengalami kesalahan tentang materi himpunan.

Tujuan penelitian ini adalah:

1) Mengklasifikasikan kesalahan yang dilakukan siswa berdasarkan model KIAT tentang materi himpunan, dan

2) Mendeskripsikan scaffolding yang diberikan kepada siswa untuk mengatasi kesalahan siswa tentang materi himpunan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek untuk klasifikasi pada penelitian ini adalah 23 siswa kelas VII A MTs Roudlotul Muta’alimin Simbar, yang kemudian dipilih 3 siswa yang memenuhi kriteria untuk diberikan scaffolding. Pada penelitian ini, peneliti bertindak sebagai instrumen utama. Peneliti juga menggunakan instrumen pendukung berupa soal (soal tes 1 dan soal tes 2) dan pedoman scaffolding. Data penelitian ini berupa analisis kesalahan siswa yang didapatkan setelah siswa mengerjakan soal tes 1, hasil scaffolding, dan analisis kesalahan siswa setelah mengerjakan soal tes 2. Analisis dan klasifikasi data dilakukan dengan menggunakan model KIAT.

Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 jenis klasifikasi kesalahan yaitu

1) Kesalahan konseptual dikategorikan menjadi dua yaitu:

(1) Kesalahan yang terjadi karena siswa tidak memahami konsep-konsep yang terlibat dalam masalah dan

(2) Kesalahan yang timbul dari ketidakmampuan siswa untuk menentukan hubungan yang terlibat dalam masalah;

(2) Kesalahan prosedural dikategorikan sebagai kesalahan karena ketidakmampuan siswa untuk melakukan manipulasi atau algoritma meskipun telah memahami konsep dibalik masalah;

3) Kesalahan teknis dikategorikan menjadi dua yaitu:

(1) Kesalahan karena kurangnya pengetahuan konten matematika dalam topik lain, dan (2) Kesalahan karena kecerobohan.

Scaffolding yang diberikan untuk mengatasi kesalahan yang muncul pada saat siswa menyelesaiakan soal tentang materi himpunan adalah:

1) Kesalahan konseptual tipe 1 scaffolding yang diberikan  explaining, reviewing dan restructuring;

2) Kesalahan konseptual tipe 2 scaffolding yang diberikan explaining, reviewing dan restructuring;

3) Kesalahan prosedural scaffolding yang  explaining, reviewing dan restructuring;

 4) Kesalahan teknik tipe 1 scaffolding yang diberikan  explaining, reviewing dan restructuring; dan

 

5) Kesalahan teknik tipe 2 tidak ada scaffolding yang diberikan