DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pelaksanaan Penilaian Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan pada SMP Negeri diKota Malang

Mustafa, Pinton Setya.

Abstrak


RINGKASAN

Mustafa, Pinton Setya. 2019. Pelaksanaan Penilaian Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan pada SMP Negeri di Kota Malang. Tesis. Program Studi Pendidikan Olahraga, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang.

Pembimbing:

(I).Prof. Dr. M.E. Winarno, M.Pd,

(II) Dr. Supriyadi, M.Kes.

 

Kata Kunci: evaluasi, penilaian, pendidikan jasmani

Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK) merupakan bagian dari pendidikan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik melalui gerak sehingga dapat mencapai kesehatan serta tujuan pendidikan. Dalam pembelajaran PJOK tentunya tidak lepas dari kegiatan penilaian. Penilaian bertujuan untuk mengetahui informasi hasil pencapaian belajar siswa. Dalam pedoman kurikulum 2013 revisi 2016 tuntutan penilaian PJOK hanya penilaian pengetahuan dan keterampilan, sebab penilaian sikap dinilai oleh guru BK, PPKn, dan Pendidikan Agama. Penilaian pengetahuan dan keterampilan yang dilakukan oleh guru PJOK memiliki bentuk yang beragam. Dengan demikian untuk menggali apakah penilaian PJOK yang telah dilakukan dapat memberikan informasi yang tepat pada kompetensi peserta didik, maka perlu dilakukan evaluasi.

Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi pelaksanaan penilaian PJOK pada SMP Negeri di Kota Malang. Secara spesifik penilaian yang dievaluasi adalah penilaian pengetahuan dan keterampilan selama semester 1.

Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan evaluasi. Penelitian evaluasi ini bertujuan untuk membandingkan standar dengan pelaksanaan di lapangan sehingga dapat diketahui kesenjangannya. Penelitian ini dilakukan di 9 SMP Negeri di Kota Malang. Subjek penelitian ini adalah 18 guru PJOK dan peserta didik yang diajar oleh guru tersebut.

Instrumen yang digunakan terdiri dari

(1) dokumentasi,

(2) wawancara, dan

(3) angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis kualitatif dan kuantitatif.

Hasil penelitian pelaksanaan penilaian PJOK selama semester 1 di SMP Negeri di Kota Malang rata-rata diperoleh persentase 77,42% (baik). Pelaksanaan penilaian PJOK pada aspek pengetahuan diperoleh persentase 76,61% (baik). Kelengkapan komponen instrumen penilaian pengetahuan di RPP rata-rata diperoleh persentase sebesar 58% (cukup baik). Pelaksanaan penilaian PJOK pada aspek keterampilan diperoleh dengan persentase sebesar 78,23 (baik). Kelengkapan komponen instrumen penilaian keterampilan di RPP rata-rata diperoleh persentase sebesar 76,65% (baik). Hal tersebut dikarenakan dokumen penilaian belum tentu selaras dengan materi yang disusun dalam RPP.

Simpulan dari penelitian ini yaitu:

(1) pelaksanaan penilaian pengetahuan PJOK secara kuantitatif sudah berjalan dengan baik, namun secara kualitatif masih terdapat kekurangan diantaranya: masih ditemukan instrumen penilaian pengetahuan yang disusun di RPP belum dilengkapi petunjuk mengerjakan, kunci jawaban dengan jelas serta berkualifikasi soal masih berlevel kognitif rendah (mengingat, memahami, menerapkan), penilaian pengetahuan sebagian besar hanya mengandalkan nilai dari PTS dan PAS dan belum menggunakan teknik penilaian yang bervariasi;

(2) pelaksanaan penilaian keterampilan PJOK secara kuantitatif sudah berjalan dengan baik, namun masih terdapat kekurangan antara lain: masih terdapat instrumen penilaian keterampilan di RPP yang belum dilengkapi petunjuk, kriteria penyekoran, guru belum aktif mencatat skor mentah dari hasil rubrik penilaian, belum menggunakan teknik penilaian yang bervariasi dengan instrumen yang standar.  

Rekomendasi dari hasil penelitian:

(1) pelaksanaan penilaian pengetahuan yaitu:

(a) penilaian dilakukan sesuai rubrik yang disusun di RPP;

(b) instrumen penilaian harus memiliki petunjuk, kunci jawaban, dan penyekoran yang jelas serta soal berkualifikasi antara mengingat (C1) sampai mengkreasi (C6),

(c) penilaian dilakukan dengan teknik yang bervariasi;

(2) pelaksanaan penilaian keterampilan yaitu:

(a) rancangan penilaian di RPP sesuai dengan karakteristik peserta didik, ketersediaan waktu, dan fasilitas di sekolah;

(b) instrumen penilaian keterampilan wajib memiliki komponen yang lengkap dan jelas;

(c) teknik penilaian harus menggunakan berbagai variasi (tes praktik, proyek, dan portofolio);

(d) penilaian harus didasari dengan catatan skor mentah dan tidak langsung nilai jadi (skala 1-100).

Saran dari penelitian ini untuk para peneliti selanjutnya yaitu:

(1) penelitian yang sejenis mengenai pelaksanaan penilaian PJOK perlu dilakukan dengan subjek penelitian yang lebih besar dan kajian yang lebih mendalam agar hasilnya memiliki kredibilitas tinggi dan dapat menjawab permasalahan yang lebih luas,

 

(2) penelitian ini dapat dilanjutkan oleh peneliti lain dengan tema pengembangan instrumen penilaian PJOK pada aspek pengetahuan maupun keterampilan yang standar sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013 revisi 2016.