DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Evaluasi Implementasi Pembelajaran Geografi Berbasis Scientifik Approach di SMA Negeri Kabupaten Mojokerto.Tesis. Program Studi Pendidikan Geografi

Widyananda, Adhyta Satya,

Abstrak


RINGKASAN

Widyananda, Adhyta Satya. 2019. Evaluasi  Implementasi  Pembelajaran Geografi Berbasis Scientifik Approach  di SMA Negeri Kabupaten  Mojokerto.Tesis. Program Studi Pendidikan Geografi, Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Pembimbing:

(I).Dr. Dwiyono Hari Utomo, M.Pd, M.Si.

(Ii) Dr. Budi Handoyo, M.Si,

 

Kata Kunci : implementasi, Kurikulum 2013, Geografi, Scientifik Approach

Perkembangan kurikulum di indoneisa adalah salah satu upaya pemerintah untuk mem­perbaiki kualitas pendidikan di Indonesia, Pe­rubahan kurikulum membuat proses pem­belaja­ran juga ikut berubah, Proses pembelajaran pada Kurikulum 2013 untuk semua jenjang dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan ilmiah atau scientific approach. Scientific approach merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang terdiri dari kegiatan mengamati, kegiatan menanya, kegiatan mengumpulkan infor­masi, kegiatan meng-asosiasi-kan/mengolah informasi, dan kegiata mengkomunikasikan. Kurikulum 2013 sudah berjalan kurang lebih dari 5 tahun, dalam kurun waktu tersebut banyak ditemui masalah ataupun keluh kesah guru dalam penerapan kurikulum 2013 khususnya dalam pmbelajaran geografi. Oleh sebab itu peneliti merasa perlu diadakan evaluasi implementasi kurikulum 2013 untuk mengetahui bagaimana penerapan sekaligus bisa mengevaluasi bagaimana penerapan saintific approach dalam pembelajaran geografi

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi Pembelajaran Geografi Berbasis Scientifik Approach  di SMA Negeri Kabupaten  Mojokerto dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru dalam  mengimplementasi pembelajaran berbasis Scientifik Approach .  Penelitian ini menggunakan desain penelitian campuran atau mixed method. Pendekatan penelitian mixed method merupakan pendekatan yang mengkombinasikan atau mengasosiasikan bentuk kualitatif dan bentuk kuantitatif. Desain penelitian ini menggunakan Sequential Explanatory. yakni model penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data dan menganalisis data kuantitatif pada tahap pertama, kemudian melakukan pengumpulan data dan menganalisis data kualitatif pada tahap kedua, selanjutnya menganalisis data secara keseluruhan untuk kemudian diambil kesimpulan dari analisis data tersebut. 

Hasil penelitian menunjukkan ,

(1) Penilaian pada tahap perencanaan Menunjukkan bahwa nilai rata-rata guru pada rentang nilai 41-60 sebanyak 11 guru atau dengan presentase sebesar 100%. Dan jika dikategorikan sebesar 55% atau 6 guru mendapat kategori Cukup Baik, salnjutnya adalah sebesar  45% atau  5 guru mendapat kategori Baik.

(2) Penilaian pada tahap pelaksanaan menunjukkan  nilai rata-rata guru pada rentang nilai 61-80 sebanyak 11 guru atau dengan presentase sebesar 100%, jika dikategorikan semua guru atau dengan presentase 100% mendapatkan nilai dengan kategori baik.

(3) Penilaian pada tahap evaluasi pembelajaran menunjukkan nilai rata-rata guru pada rentang nilai 21-40 sebanyak 11 guru atau dengan presentase sebesar 100%, jika dikategorikan jika  semua guru atau dengan presentase 100% mendapatkan nilai dengan kategori baik.

(4) Secara keseluruhan nilai akhir implementasi kurikulum oleh guru geografi ditinjau dari perencanaan,pelaksanaan dan evalauasi pembelajaran adalah sebesar 67,45 yang termasuk dalam kategori baik.

(5) Ada beberapa faktor yang memepengaruhi guru dalam implementasi kurikulum 2013, diantaaya adalah

(a) sikap mental (motivasi kerja, disiplin kerja, etika kerja),

(b) pendidikan,

(c) keterampilan,

(d) manajemen kepemimpinan,

(e) tingkat penghasilan,

(f) gaji dan kesehatan,

(g) jaminan social,

(h) iklim kerja,

(i) sarana prasarana,

(j) teknologi,

(k) kesempatan berprestasi.

Banyak faktor yang bisa mempengaruhi kinerja guru dalam pengimplementasian pembelajarn geografi berbasis Scientifik Approach, mengingat pentingnya pembeljaran berbasis Scientifik Approach , maka guru juga memerlukan kerja sama dengan banyak pihak diantaranya adalah pihaksekolah, lingkungan sosial di dalam dan diluar sekolah. Supaya guru bisa maksimal dalam penerapan pembelajarn geografi berbasis Scientifik Approach. guru juga harus bisa bisa membuat perencanaan pembelajaran dengan baik yang disesuaikan dengan karakteristik siswa dan kondisi nyata di sekolah.