DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Experiential Learning Terhadap Perilaku Peserta Didik Dalam Pelestarian Air Berbasis Kearifan Lokal

Immaniar, Bunga Dwi.

Abstrak


ABSTRAK

Immaniar, Bunga Dwi. 2019. Pengaruh Experiential Learning Terhadap Perilaku Peserta Didik Dalam Pelestarian Air Berbasis Kearifan Lokal. Tesis. Program Magister Pendidikan Geografi Universitas Negeri Malang.

Pembimbing

(1) Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd

(2) Drs. I Komang Astina, M.S, Ph. D.

 

Kata Kunci: Experiential Learning, Perilaku Pelestarian Air.

Experiential Learning merupakan model yang menekankan pengalaman untuk memperoleh sebuah pengetahuan. Model tersebut melibatkan peserta didik secara berkelompok untuk menemukan masalah melalui observasi lapangan. Peneliti menambahkan kearifan lokal sebagai bahan observasi ketika berada di lapangan. Melalui kearifan lokal peserta didik diarahkan untuk mengamati secara detail dan mendalam sehingga menemukan konsep. Konsep yang telah disepakati selanjutnya diaplikasikan melalui tindakan. Tindakan tersebut diperoleh dari konsep yang telah dibuat. Peserta didik yang mempunyai perilaku pelestarian air yang baik lebih antusias, sebab peserta didik melaksanakan pembelajaran melalui prosedur sistematis yang baik.

Rancangan penelitian menggunakan eksperimen semu (quasi experiment) dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian ini menggunakan pretest and posttest control group design. Penentuan kelas penelitian menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol dilakukan secara acak. Uji instrumen penelitian ini menggunakan 25 butir pernyataan angket. Uji prasyarat yang dilakukan terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas dengan teknik analisis data menggunakan t test.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Experiential Learning berpengaruh terhadap perilaku peserta didik dalam pelestarian air. Hasil penelitian ditunjukkan melalui serangkaian kegiatan yang ditelah melibatkan peserta didik pada observasi lapangan. Observasi lapangan yang telah dilalui memberikan respon yang baik untuk berpikir menemukan gagasan. Gagasan yang diperoleh peserta didik berfungsi untuk memecahkan masalah. Penyelesaian masalah yang dilakukan disertai dengan tindakan atau perilaku yaitu membersihkan beberapa sampah dan menanam pohon di sekitar sumber air.

 

Saran untuk penelitian selanjutnya dapat meneliti lebih mendalam dan menyeluruh dengan menambahkan variabel penelitian selain perilaku pelestarian air. Model Experiential Learning dapat dipadukan dengan pengalaman nyata atau kearifan lokal lainnya yang dapat mengembangkan ke arah literasi geografi. Pada pelaksanaan pengalaman nyata peserta didik dapat mengumpulkan informasi dengan baik.