DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perilaku Off Task Dan Pemberian Bantuan Oleh Guru Kelas (Studi Multisitus MIS Jami’atul Ulum, MIS Nuruzh Zholam Dan MIS Plus Darunnajah Kabupaten Trenggalek

Esanti, Rine L.N.E.

Abstrak


RINGKASAN

Esanti, Rine L.N.E. 2019. Perilaku Off Task Dan Pemberian Bantuan Oleh Guru Kelas (Studi Multisitus MIS Jami’atul Ulum, MIS Nuruzh Zholam Dan MIS Plus Darunnajah Kabupaten Trenggalek). Tesis. Pendidikan Dasar, Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Pembimbing:

(1) Dr. M. Ramli, MA.,

(2) Dr. Yuniastuti, SH., M.Pd

 

Kata Kunci: Perilaku off task, Bantuan guru kelas, Siswa MI

Belajar tidak hanya berlangsung pada lingkup pendidikan formal namun juga lingkup pendidikan non formal. Sebagian anak ada yang mengenyam dua pendidikan sekaligus yaitu pendidikan formal dan non formal pada waktu yang beriringan. Siswa dengan beragam karakter, latar belakang dan pengalaman berada dalam kelas yang sama akan menimbulkan berbagai perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk perilaku off task yang dilakukan oleh siswa dari pondok pesantren dan siswa umum sesuai kategori, mengetahui faktor-faktor penyebab siswa melakukan perilaku off task baik dari lingkungan sekolah, lingkungan tempat tinggal maupun dari diri siswa sendiri serta upaya yang dilakukan oleh guru kelas untuk mengurangi perilaku off task siswa.

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus multisitus. Penelitian berlokasi di 3 sekolah yaitu MIS Jami’atulUlum, MIS Nuruzh Zholam, MIS Plus Darunnajah kabupaten Trenggalek. Pengambilan data dilakukan pada siswa kelas atas yang terdapat siswa dari pondok pesantren dan siswa umum dalam satu kelas dengan jumlah informan kunci sebanyak 26 orang. Proses analisis data dilakukan melalui dua tahap yaitu analisis individu lalu dilanjutkan analisis lintas situs.

Hasil penelitian yaitu:

(1) bentuk-bentuk perilaku off task yang dilakukan oleh siswa pondok pesantren pada ketiga situs cenderung untuk melakukan perilaku off task kategori masalah besar terkait dengan pengerjaan tugas baik tugas di kelas maupun tugas di rumah. Sementara bentuk-bentuk perilaku off task yang dilakukan oleh siswa umum yaitu merata pada semua kategori dengan variasi perilaku yang lebih beragam.

(2) Faktor-faktor penyebab siswa melakukan perilaku off task terkait lingkungan sekolah yaitu meliputi kondisi umum sekolah serta manajemen guru dalam mengelola kelas.

(3) Faktor selanjutnya yaitu berasal dari lingkungan tempat tinggal. Faktor dari tempat tinggal siswa umum yaitu siswa belajar hanya saat ada PR dan ujian, sebagian orang tua tidak ada komunikasi dengan pihak sekolah. Sementara faktor dari lingkungan pondok pesantren yaitu jam belajar kurang, kurangnya pengawasan saat belajar, jadwal pondok terlalu padat, tidak adanya motivasi belajar yang dilakukan oleh sebagian besar pihak pondok, ada tekanan negatif dari teman saat belajar serta sebagian pondok tidak ada komunikasi dengan pihak sekolah.

(4) Faktor dari diri siswa sendiri adalah kurangnya motivasi belajar, adanya pengalaman buruk terkait dengan sekolah, adanya masalah di keluarga siswa serta mengalami kesulitan belajar (slow learner).

 

(5) Upaya-upaya yang dilakukan oleh guru kelas yaitu mengabaikan, menasehati serta memberikan hukuman dan ancaman.