DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

keefektifan pelatihan self regulated learning dalam meningkatkan keabiasaan belajar mahasiswa

Nugraha, Sulistya Widya.

Abstrak


RINGKASAN

Nugraha, Sulistya Widya. 2019. Keefektifan Self Regulated Learning dalam Meningkatkan Kebiasaan Belajar Mahasiswa. Tesis, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang.

Pembimbing:

(1) Dr. Blasius Boli Lasan, M.Pd ,

(2) Prof. Dr. Nur Hidayah, M.Pd

 

Kata kunci: self regulated learning, kebiasaan belajar, mahasiswa

Penelitian ini berdasarkan pada fenomena tingkat kebiasaan belajar yang tidak efektif  pada mahasiswa, seperti menunda tugas, datang terlambat saat perkuliahan dan belajar tidak teratur. Tingkat kebiasaan belajar tidak efektif  akan menganggu prestasi belajar  mahasiswa, oleh karena itu diberikan perlakuan self regulated learning masalah penelitian ini adalah apakah penggunaan  self regulated learning efektif untuk  meningkatkan kebiasaan belajar efektif  mahasiswa.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen semu. Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest group control design. Subjek penelitian ini adalah  mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Kanjuruan Malang. Subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok yaitu  6 orang pada kelompok eksperimen dan 6 orang pada kelompok kontrol. Alat ukur penelitian ini menggunakan dua instrumen yaitu instrumen intervensi dan  instrumen pengumpul data. Instrumen intervensi terdiri dari panduan perlakuan yang dilakukan pada kelompok eksperimen yang terdiri dari 10 kali pertemuan dan instrumen pengumpul data dengan menggunakan instrumen skala kebiasaan belajar sebagai tolak ukur kebiasaan belajar yang dialami mahasiswa.

Berdasarkan hasil analisis statistik non parametrik uji Independent-Sample-Test-Mann-Withey U diperoleh nilai Zhitung = -2.415 dan Asymp Sig (2-taided) adalah 0.016  berarti Self Regulated Learning efektif untuk meningkatkan kebiasaan belajar  mahasiswa dan diketahui pada uji wilcoxon pada kelompok eksperimen bahwa nilai (Z=-2,207b) dan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar   0,027 sedangkan pada kelompok kontrol pada uji wilcoxon diketahui bahwa nilai (Z=-2,201b) dan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar   0,028 berarti tingkat kebiasaan belajar kelompok eksperimen berbeda dengan kelompok kontrol.

 

Saran penelitian: saran  pertama untuk mahasiswa yang mengalami kebiasaan belajar  rendah dapat menggunakan strategi self regulated learning di perkuliahan maupun di kehidupan sehari-hari.  Saran  kedua untuk lembaga agar memfasilitasi tempat atau waktu bagi dosen untuk melakukan pelatihan strategi Self Regulated Learning untuk meningkatkan kebiasaan belajar mahasiswa pada setiap ajaran baru atau setiap semester.