DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pendidikan Luar Sekolahsebagai Layanan Intervensi Terpadu pada Anak Autis untuk Memasuki Dunia Persekolahan Studi Kasus di Pusat Layanan Autis Kota Blitar

Nadiah.

Abstrak


RINGKASAN

Nadiah. 2019. Pendidikan Luar Sekolahsebagai Layanan Intervensi Terpadu pada Anak Autis untuk Memasuki Dunia Persekolahan Studi Kasus di Pusat Layanan Autis Kota Blitar. Tesis, Program Studi Pendidikan Luar Sekolah, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang.

Pembimbing:

(I).Dr. Hardika, M.Pd,

(II) Dr. Sri Wahyuni M.Pd.

 

Kata Kunci: Layanan Intervensi, Memasuki Dunia Persekolahan

Pendidikan luar sekolah merupakan setiap kegiatan pendidikan yang terorganisir yang diselenggarakan di luar sistem formal, baik tersendiri maupun merupakan bagian dari suatu kegiatan yang luas, yang dimaksudkan untuk memberikan layanan kepada sasaran didik tertentu dalam rangka mencapai tujuan-tujuan belajar. Di Kota Blitar terdapat Pusat Layanan Autis (PLA) dibawah naungan Dinas Pendidikan bagian Pendidikan Non Formal yang merupakan suatu unit pelayanan yang memberikan layanan intervensi terpadu dalam bentukintervensi terpadu, pendidikan transisi dan layanan umum melalui pembinaan agar anak autis memiliki kesiapan untuk mengikuti Pendidikan formal atau non formal. Setelah mendapatkan layanan intervensi anak autis akan diberikan anjuran untuk masuk ke sekolah yang sesuai dengan bakatnya, atau diarahkan untuk  ke sekolah luar biasa, maupun sekolah regular. Tujuan penelitian ini untuk  mendeskripsikan secara mendalam proses pelaksanaan program layanan intervensi anak autis untuk memasuki dunia persekolahan oleh Pusat Layanan Autis Kota Blitar.

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus.Teknik pengumpulan datayang digunakan ada tiga, yaitu wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data yang diperoleh dari lapangan dianalisis melalui studi terkait analisis yang terdiri dari reduksi data, display data dan verifikasi. Proses mereduksi data ini memilih hal-hal pokok yang diteliti, memfokuskan pada proses pembinaan anak autis untuk memasuki dunia persekolahan. Proses selanjutnya yaitu mendisplay data dengan menyajikan data dalam bentuk teks naratif, kemudian setelah itu data yang telah terdisplay diverifikasi dilihat apakah sudah sesaui dengan fokus penelitian. Langkah terakhir yaitu penarikan kesimpulan dari hasil penelitian yang dituliskan dalam bentuk laporan tesis.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa layanan intervensi pada anak autis yang telah dilaksanakan oleh Pusat Layanan Autis (PLA) Kota Blitar terlaksana melalui proses assessment pada anak, kemudian pemberian program terapi dan program kelas transisi dan yang terakhir adalah evaluasi hasil dari proses layanan intervensi sehingga anak dapat direkomendasikan untuk sekolah di sekolah regular atau sekolah khusus. Kepala PLA Kota Blitardisarankan agar dapat menggunakanproses layanan intervensi hasil penelitian ini sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.Terapis anak pada PLA Kota Blitardisarankan agar dapat menggunakan pola terapi seperti pola terapi dari hasil penelitian untuk mempersiapkan anak mengikuti program kelas transisi. Pendidik Anak di PLA Kota Blitardisarankan dapat menerapkan prosespembelajaran yang sesuai untuk mempersiapkan anak memasuki dunia persekolahan.

SUMMARY

Nadiah. 2019. Non Formal Education asIntervention Service for Autistic Children to Preparing School Life in Blitar Autism Service Centre. Thesis, Non-Formal Education Department, Postgraduate, Universitas Negeri Malang.

Advisors:

(I).Dr. Hardika, M.Pd,

(II) Dr. Sri Wahyuni M.Pd.

Keyword: Intervention Service, Preparing School Life

Non formal education is variety educational activities organized out of formal system, both independent and as a part of a boarder educational activity, which aims to provide services to targeted student in order to achieve individual learning goals.

In Blitar, there is an Autism Service Center (ASC) under the auspices of Non Formal Educationof Education Office, which is a service unit that provides integrated coaching services in the form of integrated intervention programs, transitional education, and public services through consultation so that the autistic children have readiness to attend formal education and non-formal education. After getting guidance, an autistic child will be given advice to go to a school that suits his/her talents, or be directed to special school, inclusive school, or regular school. The purpose of this study is to describe in depth the process of implementing an autistic child fostering program to enter the school life by the Blitar Autism Service Center.

The study used a qualitative research approach and the type of the research used in this study is a case study. There are three data collection techniques used, namely interviews, observation, and documentation. The data analysis obtained from the field was analyzed through studies related to analysis, consisting of data reduction, data display and verification. The process of reducing the data was by selecting the main things studied, focusing on the process of fostering autistic children to enter the school life. The next process is displaying the data by presenting the data in the form of narrative text, then the data that has been displayed is verified to see whether it has matched the focus of the study or not. The final step is drawing conclusions from the results of the research written in the form of a thesis report.

 

The result of the study shows that the intervention service on the autism children that have been implemented by  Blitar Autism Service Center (PLA)are carried out through assessment process on the children, therapeutic program and transition class, and the result of the intervention service evaluation so the students can be recommended to come to regular or special school. The head of Blitar PLA  is suggested to be able to use the result of this intervention service process as a consideration in decision making. The therapeuticchildren in PLA Blitar are suggested to be able to use therapeutic formation in the result of this research to prepare the student for the transition class. The teachers of the children in Blitar PLA are suggested to be able to apply the appropriate learning process to prepare the children to come to school life.