DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Spasial Based Learning dan Gaya Belajar Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa

Manek, Agustinus Hale.

Abstrak


RINGKASAN

Manek, Agustinus Hale. 2019. Pengaruh ModelSpasial Based Learningdan Gaya BelajarTerhadapKemampuanBerpikirKritisSiswa. Tesis, JurusanPendidikanGeografi, PascasarjanaUniversitasNegeri Malang.

Pembimbing:

(I).Dr. DwiyonoHariUtomo, M.Pd, M.Si.,

(II) Dr. Budi Handoyo, M.Si.

 

Keywords: Model Spasial Based Learning(SBL), Gaya Belajar, Berpikir Kritis

Spasial Based Learning (SBL) merupakan model yang dapat membelajarkan peserta didik mengenai fenomena geografi di permukaan bumi. Model SBL mengarahkan peserta didik belajar memahami fenomena geosfer dipermukaan bumi secara spasial, sehingga pembelajaran geografi menjadi lebih kongkret dan kontekstual. Pembelajaran melalui model SBL membantu dalam meningkatkan kapasitas peserta didik untuk membangun pengetahuan dan keterampilan geografi secara lebih mandiri dalam memfasilitasi peserta didik untuk mengenali masalah, mengumpulkan data, mengorganisasi data, menganalisis data dan membuat kesimpulan secara spasial. Terakomodirnya pembelajaran geografi secara baik melalui model SBL dapat memberikan peningkatan positif terhadap kemampuan dan ketarampilan peserta didik, khususnya kemampuan berpikir kritis.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model SBL dan gaya belajar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Perolehan data kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan soaluraian (melalui pretest, posttest) dan gaya belajar menggunakan angket gaya belajar siswa. Rancangan penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan menggunakan desain pretest - posttes nonequivalent control group design dan desain faktorial 2×3. Hasil perolehan data berpikir kritis berupa nilai gain score pada kelas eksperimen dan kontrol yang dianalisis menggunakan analisis dua jalur (two way anova). Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Atambua. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kontrol yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Kelas eksperimen adalah siswa kelas XI Sosial 1 dan kelas kontrolsiswa XI Sosial 2.

Hasil penelitian menunjukan bahwa:

(1) ada pengaruh signifikan model pembelajaran SBL terhadap kemampuan berpikir kritis. Kemampuan berpikir kritis dapat berpengaruh dikarenakan pada setiap tahapan pembelajaran SBL yang dijalankan memfasilitasi peserta didik pada peningkatan kemampuan berpikir kritis.

(2) tidak ada pengaruh signifikan gaya belajar terhadap kemampuan berpikir kritis. Tidak adanya pengaruh disebabkan pembagian modalitas gaya belajar VAK tidak didasarkan pada tingkat kecerdasan, kurangnya kesadaran peserta didik akan gaya belajarnya, dan adanya proses pembelajaran yang dilakukan secara berkelompok.

(3) tidak ada interaksi secara signifikan model SBL dan gaya belajar terhadap kemampuan berpikir kritis. Tidak adanya interaksi karena model SBL tidak bergantung pada gaya belajar siswa dan adanya pemberdayaan kemampuan berpikir kritis pada proses pembelajaran melalui model SBL.

SUMMARY

Manek, Agustinus Hale. 2019. Effects of Spatial Based Learning Model and Learning Style on Students' Critical Thinking Ability. Thesis, Department of Geography Education, Postgraduate of Malang State University.

Advisor:

(I).Dr. DwiyonoHariUtomo, M.Pd, M.Si.,

(II) Dr. Budi Handoyo, M.Si.

 

Keywords: Spatial Based Learning Model (SBL), Learning Style, Critical Thinking

Spatial Based Learning (SBL) is a learning model that can be applied for students to learn about geographic phenomena happen on the earth. SBL model helps students learn to understand geosphere phenomenon on the earth spatially, in order to have geographic learning model becomes more concrete and contextual. Learning through the SBL model benefits students to increase their capacity to build their geographic knowledge and skills more independently in order to facilitate them to recognize problems, collect, organize, analyze data and make conclusion spatially. The well accommodating geographic learning through SBL model can increase students’ abilities and skills especially critical thinking skills.

This study aims to determine the effect of SBL models and learning styles toward students' critical thinking abilities. Data collection of students' critical thinking skills using test questions (through pretest, posttest) and learning styles using student learning style questionnaires. The design of this study is a quasi-experiment using the pretest-posttest nonequivalent control group design and 2 × 3 factorial design. The result of students’ critical thinking data collection is from a gain score of the experimental and control classes which are analyzed using two ways (two way ANOVA). This research is conducted in SMA Negeri 1 Atambua, students of class XI. The objects of the study consist of two classes namely the experimental class and the control class which is selected based on the purposive sampling technique. The experimental class is students of class XI Social 1, and student control class is students of XI Social 2.

The result of the study shows that:

(1) there is a significant effect of the SBL learning model on critical thinking skills. The ability to think critically has an effect on students because in each part of SBL learning style, facilitates students to improve their critical thinking skills.

(2) there is no significant effect of learning styles on critical thinking skills. There is no influenced due to the distribution of VAK learning style modalities not based on the level of intelligence, lack of awareness of students about their learning styles, and the existence of learning processes carried out in groups.

 

(3) there is no significant correlation between the SBL model and learning style towards critical thinking skills. There is no correlation because the SBL model does not depend on student learning styles.