DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PenerapanModel Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman pada Siswa Kelas V SD Islam Surya Buana Kota Malang

Qomalasari, Intan.

Abstrak


RINGKASAN

Qomalasari, Intan. 2019.PenerapanModel Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman pada Siswa Kelas V SD Islam Surya Buana Kota Malang. Tesis. Program Studi PendidikanDasar, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang.

Pembimbing:

(I).Dr. Nurchasanah, M.Pd.,

(II) Dr. Abdur Rahman As’ari, M.Pd., M.A.

 

Kata kunci: Model Problem Based Learning (PBL), membaca pemahaman

Hasil observasi siswa kelas V-A SD Islam Surya Buana Kota Malang menunjukkan bahwa: (1) kegiatan pembelajaran membaca pemahaman menekankan pada kegiatan menulis,

(2) interaksi antara guru dan siswa dalam pembelajaran membaca pemahaman masih kurang tampak,

(3)analisis hasil tes awalpada kompetensi pemahaman bacaan secara mendalam, dari 30 siswa terdapat 53,33%  atau 16 belum mencapai KKM bahasa Indonesia yaitu 71. Kesulitan yang dihadapi siswa yaitu masih terdapat beberapa siswa belum mampu menemukan informasi sesuai dengan isi bacaan. Kemudian sebagian besar siswa belum menemukan ide pokok paragraf, menyimpulkan isi bacaan dan mengapresiasi isi bacaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk

(1) mendeskripsikan penerapan model PBL yang mampu meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V-A SD Islam Surya Buana Kota Malang,

(2) peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V-A SD Islam Surya Buana Kota Malang melalui penerapan model PBL.

Rancangan penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dari Kemmis dan M.C Taggart. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V-A SD Islam Surya Buana Kota Malang dengan jumlah 30 siswa. Jenis data yang dikumpulkan meliputi data proses dan data hasil. Instrumen pengumpulan data yaitu lembar observasi, catatan lapangan, pedoman wawancara, dan tes.

Temuan penelitian menunjukkan bahwa observasi keterlaksanaan model PBL dalam pembelajaran membaca pemahaman terlaksana dengan sangat baik. Hal ini dibuktikan sebelum diadakan tindakan, pembelajaran dilakukan dengan pemberian tugas kepada siswa. Setelah menggunakan model PBL, pembelajaran dilakukan dengan cara berdiskusi untuk menyelesaikan masalah pemahaman bacaan secara mendalam. Selain itu, kemampuan membaca pemahaman siswa melalui penerapan model PBL mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan pada saat pratindakan terdapat 16 atau sebesar 53,33% tidak tuntas. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I terdapat 22 siswa atau sebesar 73,33% tuntas. Kemudian pada siklus II terdapat 27 siswa atau sebesar 90% tuntas.Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V-A SD Islam Surya Buana Kota Malang. Saran yang diberikan yaitu:

(1) guruturut serta dalam mengawasi, mengatur dan mengarahkan jalannya diskusi,

 

(2) pada penelitian selanjutnya untuk mengembangkan kemampuan siswa lainnya dengan memodifikasi rangkaian kegiatan pada setiap langkah-langkah model PBL.