DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

. Strategi REACT untuk Membangun Pemahaman Trigonometri pada Siswa Kelas X SMAN 1 Malang

Abdul Jabar

Abstrak


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya masalah yang dihadapi siswa SMA Negeri 1 Malang, yaitu masih ada siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami perbandingan trigonometri. Dari hasil diskusi, peneliti menemukan bahwa pembelajaran kurang memberikan kesempatan pada siswa untuk menemukan sendiri konsep perbandingan trigonometri. Masih juga dijumpai siswa yang kesulitan dalam menyelesaikan persoalan sehari-hari yang memuat model perbandingan trigonometri. Oleh karena itu diperlukan usaha yang serius dalam membangun pemahaman siswa terhadap konsep perbandingan trigonometri. Usaha yang dapat dilakukan peneliti untuk menyelesaikan persoalan ini adalah dengan menerapkan pembelajaran kontekstual melalui strategi REACT.  Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan strategi REACT yang dapat membangun pemahaman siswa terhadap konsep perbandingan trigonometri.

Penelitian ini adalah penelitian dengan jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan di Kelas X SMA Negeri 1 Malang. Subjek wawancara adalah 5 siswa yang terdiri dari 1 siswa berkemampuan tinggi, 2 siswa berkemampuan sedang, dan 2 siswa berkemampuan rendah. Pemilihan subjek wawancara didasarkan skor tes dan saran guru matematika yang mengetahui latar belakang siswa yang bersangkutan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan strategi REACT dapat membangun pemahaman siswa kelas X SMA Negeri 1 Malang terhadap materi perbandingan trigonometri. Siswa dikelompokkan dalam sembilan kelompok belajar yang heterogen. Peneliti menjelaskan tugas dan tanggung jawab anggota kelompok. Setelah itu peneliti menyampaikan indikator pembelajaran dan memotivasi siswa serta membangkitkan pengetahuan prasyarat siswa. Siswa bekerja sama dalam kelompok-kelompok kecil untuk menemukan dan menggunakan perbandingan trigonometri, menyelesaikan masalah yang ada dalam LKS, menyiapkan laporan, dan menyajikan laporan hasil kerja kelompok. Peran guru adalah sebagai mediator dan fasilitator sehingga memungkinkan siswa menggunakan kelima strategi yang ada dalam strategi REACT. Di akhir pembelajaran guru juga meminta siswa untuk membuat kesimpulan dari apa yang telah dipelajari mengenai perbandingan trigonometri. Untuk mengetahui pemahaman siswa secara lebih mendalam dilakukan tes akhir tindakan dan wawancara.

Guru matematika SMAN 1 Malang yang menerapkan pembelajaran perbandingan trigonometri dengan strategi REACT disarankan untuk merancang perangkat pembelajaran yang memuat semua komponen yang terdapat dalam strategi REACT, menggunakan media pembelajaran atau alat peraga serta LKS yang memungkinkan siswa menggunakan kelima komponen REACT dalam proses belajar mereka sehingga membantu dan memudahkan siswa dalam memahami materi yang akan dipelajarinya. Guru juga harus bisa memotivasi siswa yang pasif atau kurang berani mengemukakan pendapatnya saat ditanya, dan juga harus melakukan tindakan apabila terjadi hal-hal yang dapat mengganggu proses pembelajaran.