DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pembelajaran Konsep Refleksi Dengan Penajaman Ciri Questioning& Claryfying Bagi Mahasiswa

Kristiani .

Abstrak


ABSTRAK

Kristiani. 2010. Pembelajaran Konsep Refleksi dengan Penajaman Ciri Questioning& Claryfying Bagi Mahasiswa. Tesis, Program Studi Pendidikan Matematika, Program Pasca Sarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Edy Bambang Irawan, M.Pd (II) Dr. Sri Mulyati, M.Pd

 

Kata Kunci: Konsep Refleksi, Questioning, Claryfying

 

Pembelajaran di Perguruan Tinggi menuntut mahasiswa untuk memahami konsep-konsep dasar matematika. Salah satu matakuliah wajib di jurusan pendidikan Matematika STKIP PGRI Blitar adalah Geometri Transformasi. Salah satu materi  dalam matakuliah ini adalah konsep refleksi. Pada materi ini mahasiswa cenderung menghafal rumus  dan tidak mampu menerapkannya dalam pemecahan masalah. Oleh karena itu diperlukan suatu prosedur pembelajaran yang dapat membangun pemahaman terhadap konsep refleksi.

 

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan prosedur pembelajaran konsep refleksi dengan penajaman ciri questioning& claryfying bagi mahasiswa tingkat I kelas IB jurusan Pendidikan Matematika STKIP PGRI Blitar tahun ajaran 2009/2010. Pembelajaran dengan penajamam ciri questioning& claryfying ini merupakan pembelajaran dengan strategi reciprocal teaching tetapi dilakukan penajaman pada dua ciri strategi tersebut. Pada pembelajaran ini mahasiswa melakukan questioning dan jawaban terhadap questioning tersebut pada kelompok kecil yaitu kelompok dengan posisi tempat duduk yang berdekatan, selanjutnya dalam kelompok juga melakukan clarfying jika terdapat pertanyaan ataupun materi yang ambigu. Setelah dilakukan questioning& claryfing dalam kelompok perwakilan mahasiswa mempresentasikan hasil questioning& claryfing dikelas,selanjutnya mahasiswa yang lain mengklarifikasi jika terdapat pertanyaan atau materi yang ambigu atau keliru. Pada pembelajaran ini dosen hanya sebagai fasilitator.

 

Berdasarkan hasil validasi yang dilakukan oleh tiga validator diperoleh instrumen penelitian dan perangkat pembelajaran dalam kategori baik sehingga dapat digunakan dalam penelitian. Sedangkan dari pengamatan oleh observer bahwa aktivitas dosen dan mahasiswa dalam kategori baik. Sedangkan dari hasil tes akhir tindakan diperoleh hasil tes mahasiswa juga dalam kategori baik. Berdasarkan hal ini dapat disimpulkan bahwa prosedur pembelajaran konsep refleksi dengan penajaman ciri questioning& claryfying adalah (1) Mahasiswa secara berkelompok melakukan questioning yaitu mahasiswa menyusun pertanyaan dan jawaban berdasarkan bahan ajar tentang konsep refleksi pada LKM, (2) Mahasiswa secara berkelompok melakukan clarifying yaitu mengklarifikasi terhadap pertanyaan atau jawaban dari pertanyaan baik dalam kelompok maupun dalam presentasi di kelas. Sedangkan dampak penerapan prosedur pembelajaran konsep refleksi dengan penajaman ciri questioning& claryfying dapat memperbaiki hasil belajar konsep refleksi yaitu hasil belajar mahasiswa 86,7 % yang memperoleh nilai lebih dari sama dengan 65.