DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan dan Validasi Kuesioner Persepsi Global Scientific Literacy Mahasiswa Calon Guru

Maulidia, Lailil.

Abstrak


RINGKASAN

Maulidia, Lailil. 2019. Pengembangan dan Validasi Kuesioner Persepsi Global Scientific Literacy Mahasiswa Calon Guru. Tesis, Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Pascasarjana, Universitas Negeri Malang.

Pembimbing:

(1) Dr. Hadi Suwono, M.Si.,

(2) Dr. Furaidah, M.A.

 

Kata kunci: kuesioner persepsi, Global Scientific Literacy, pengembangan.

Masyarakat yang hidup pada perkembangan sains dan teknologi perlu disiapkan untuk mampu memahami ide-ide santifik, memiliki kemampuan intelektual, memiliki karakter peduli dan bertanggung jawab atas isu maupun masalah global. Salah satu cara pengembangan kemampuan tersebut melalui pendidikan sains. Pendidikan sains tidak lepas dari peran guru, oleh sebab itu perlu mempersiapkan mahasiswa calon guru untuk memahami literasi saintifik untuk kepentingan masyarakat global. Langkah awal dalam rangka peningkatan pemahaman literasi saintifik mahasiswa calon guru sains adalah menggali persepsi mahasiwa secara intrinsik maupun ekstrinsik mengenai Global Literacy Scientific. Pengukuran persepsi membutuhkan instrumen yang valid dan reliabel untuk menggali persepsi mahasiswa calon guru sains.

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan instrumen yang berupa kuesioner mengetahui persepsi mahasiswa calon guru sains terhadap Global Scientific Literacy yang selanjutnya disebut Teacher Candidate Global Scientific Literacy Questionairre (TC-GLSQ). Subjek penelitian ini adalah 404 mahasiswa Pendidikan Biologi semester 5 dari Universitas Negeri Malang, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Jember, Universitas Muhammadiyah Malang, dan Universitas PGRI Nusantara Kediri. Tahap pertama penelitian ini adalah pengembangan item instrumen yang meliputi kajian pustaka, pemilihan dan penentuan item kuesioner, validasi ahli. Tahap kedua adalah pengujian pada 100 mahasiswa dan eliminasi item kuesioner menggunakan uji Pearson Product Moment. Tahap ketiga adalah pengujian validasi konstruk dengan uji Explanatory Factor Analysis dan Confirmatory Factor Analysis serta analisis persepsi mahasiswa menggunakan uji ANOVA.

Instrumen TC-GSLQ yang dikembangkan dinyatakan layak dan memenuhi kriteria oleh ahli, uji validitas maupun uji reliabilitas. Instrumen TC-GSLQ juga memiliki kesesuaian dengan variabel laten dan diterima oleh uji konfirmatori dengan nilai X2/df (1.746); GFI (0.903); AGFI (0.881); CFI (0.939); RSMEA (0.043); TLI (0.930). Instrumen TC-GSLQ memiliki 6 dimensi pengukuran yakni Semangat & Ketertarikan Ilmiah, Karakter dan Nilai Ilmiah, Manajemen Informasi, Rasa Tanggung Jawab Sosial dan Moral, Pembelajaran Sains, Sains & Etika Masyarakat.

 

Mahasiswa calon guru sains memiliki pemahaman yang baik mengenai  karakter dan nilai ilmiah ditunjukkan dengan nilai rerata tertinggi (5.42). Namun mereka kurang memahami peran sains dalam masyarakat yang ditunjukkan dengan nilai rerata terendah (4.40). Kesenjangan nilai ini dapat dikaitkan dengan proses pembelajaran sains di kelas yang belum maksimal untuk memahamkan mahasiswa calon guru mengenai pentingnya sains dalam kehidupan yang ditunjukkan nilai rerata pada posisi keempat (5.13). Instrumen TC-GSLQ ini direkomendasikan untuk peneliti maupun dosen dalam mengases persepsi mahasiswa calon guru  dalam skala yang lebih luas. Dengan memahami persepsi mahasiswa mengenai Global Scientific Literacy, pengembang kurikulum maupun pengajar dapat menyusun strategi pembelajaran yang tepat sasaran sesuai kebutuhan belajar mahasiswa. Bagi peneliti selanjutnya instrumen ini dapat dilengkapi dengan pernyataan terbuka atau komentar yang berguna untuk menggali persepsi mahasiswa secara mendalam.