DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Penguasaan Konsep dan Kemampuan pemecahan Masalah Siswa pada Materi Hukum Newton Melalui Pembelajaran Modeling Instruction Berbantuan Problem Possing

Iffa, Uulia.

Abstrak


Hukum Newton merupakan materi penting yang harus dipahami oleh siswa menengah atas. Dalam kehidupan sehari-hari, banyak ditemukan permasalahan yang berhubungan langsung dengan hukum Newton. Mobil yang melaju tanpa mengalami slip, meja yang bergerak ketika di dorong, buku yang tetap diam ketika tidak diberikan usikan, susahnya berjalan pada permukaan bebatuan, dan mudah meluncur di atas bongkahan es. Dengan demikian, hukum Newton memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari-hari.

Siswa diharapkan mampu menguasai hukum Newton dengan baik. Namun, banyaknya kesulitan siswa yang ditemukan dalam menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan hukum Newton, seperti kesulitan dalam mengidentifikasi jenis gaya, menentukan arah gaya, menggambar diagram gaya, dan menentukan resultan gaya. Selain itu, juga banyak ditemukan miskonsepsi siswa terkait materi hukum I, II, dan III Newton. Miskonsepsi yang dimiliki oleh siswa menandakan bahwa siswa masih lemah dalam hal penguasaan konsep. Agar dapat meningkatkan penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi hukum Newton, diperlukan pembelajaran yang mampu memotivasi siswa belajar secara aktif dan mandiri sehingga siswa mampu mengonstruksi potongan-potongan konsep menjadi konsep yang utuh. Pembelajaran modeling instruction dan problem possing merupakan pembelajaran yang mampu membimbing siswa aktif dalam menemukan konsep dan solusi dari permasalahan yang diberikan.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisis penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi hukum Newton melalui pembelajaran modeling instruction berbantuan problem possing. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan desain embedded experimental. Penelitian menggunakan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen dengan perlakuan modeling instruction berbantuan problem possing, dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Data kuantitatif penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah berasal dari hasil N-Gain kedua kelas. Data kualitatif diambil berdasarkan hasil wawancara dan observasi lapangan. Analisis data dengan menggunakan uji Cohen-d’effect size, N-Gain dan Uji t.

Penelitian ini memberikan hasil, terdapat perbedaan yang bermakna antara kelas eksperimen dan kelas kontrol berdasarkan hasil uji t. Terdapat perbedaan rata-rata hasil post test siswa kedua kelas, dengan signifikansi yang diperoleh 0,008, sangat kecil daripada nilai ambang batas penelitian. Pengaruh yang diberikan oleh pembelajaran intervensi terhadap penguasan konsep sebesar 1,41 berada pada kategori kuat. Peningkatan yang diperoleh berdasarkan N-Gain adalah 0,32 dan berada pada kategori sedang. Untuk kemampuan pemecahan masalah juga memberikan hasil terdapat perbedaan yang bermakna antar kelas eksperimen dan kelas kontrol, dan terdapat peningkatan nilai post siswa berdasarkan uji t yang dilakukan dengan besar signifikansi 0,004. Besarnya pengaruh pembelajaran yang dilakukan terhadap kemampuan pemecahan masalah 1,41 berada pada kategori kuat. Peningkatan yang terjadi oleh pembelajaran intervensi berdasarkan N-Gain 0,63 dan berada pada kategori sedang. Dengan demikian pembelajaran modeling instruction berbantuan problem possing mampu meningkatkan penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi hukum Newton.