DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan BLended Learning pada Materi Spektroskopi Atom Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Berdasarkan Taksonomi Marzano di Universitas Negeri Malang

Yolandha, Antonia Putri Sri Nova.

Abstrak


RINGKASAN

Yolandha, Antonia Putri Sri Nova. 2019. Efektivitas Argument Driven Inquiry (ADI)

Berkonteks Socioscientific Issues terhadap Pengetahuan Prosedural Literasi

Sains dan Kualitas Keterampilan Berargumen Siswa SMA pada Materi Laju

Reaksi. Tesis. Program Studi Pendidikan Kimia Pascasarjana Universitas

Negeri Malang.

Pembimbing:

(I).Prof. Dra. Sri Rahayu, M.Ed, Ph.D.,

(II) Dr. Fauziatul Fajaroh, M.S.

 

Kata Kunci: argument driven inquiry, konteks socioscientific issues, pengetahuan

prosedural, kualitas keterampilan berargumen, laju reaksi

Pendidikan menjadi dasar dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi,

seiring dengan perkembangan tersebut muncul permasalahan-permasalahan social

membutuhkan solusi inovatif. Literasi sains membantu siswa untuk menggunakan

pengetahuan dan pemahaman konsep sains secara bermakna untuk memecahkan

permasalahan yang ada kaitannya dengan kehidupan siswa. Pengetahuan prosedural

dapat membantu siswa dalam menentukan langkah-langkah sesuai dengan

pengetahuan ilmiah yang dimiliki dalam menentukan gagasan dalam penyelesaian

permasalahan. Keterampilan argumentasi merupakan suatu proses untuk

mempertahankan pernyataan yang berisi klaim, data dan informasi menggunakan

pengetahuan siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah

(1) untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran ADI berkonteks SSI, ADI tanpa berkonteks SSI dan pembelajaran konvensional terhadap pengetahuan prosedural pada materi laju reaksi;

(2) mengetahui efektivitas model pembelajaran ADI berkonteks SSI, ADI tanpa

berkonteks SSI dan pembelajaran konvensional terhadap keterampilan berargumen siswa pada materi laju reaksi;

(3) mengetahui kualitas argumentasi ilmiah siswa pada model pembelajaran ADI bekonteks SSI, ADI tanpa berkonteks SSI dan pembelajaran konvensional pada materi laju reaksi.

Rancangan penelitian menggunakan rancangan campuran (mixed method)

dengan embedded design. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasy

experimental design posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh

siswa kelas XI MIA SMA Negeri 1 Lawang pada tahun ajaran 2018-2019.

Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik convenience sampling, sehingga

diperoleh tiga kelas yaitu siswa kelas XI MIA 1 (N=36) sebagai kelas eksperimen I

yang dibelajarkan dengan ADI berkonteks Socioscientific Issues, siswa kelas XI MIA

2 (N=36) sebagai kelas eksperimen II yang dibelajarkan dengan ADI tanpa

berkonteks Socioscientific Issues, dan siswa kelas XI MIA 3 (N=36) sebagai kelas

control yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Tes pengetahuan

prosedural literasi sains yang digunakan dalam penelitian mengacu pada dimensi

pengukuran pengetahuan prosedural literasi sains yang ditetapkan pada PISA 2015.

Data keterampilan berargumentasi siswa diperoleh dari tes argumentasi tertulis

dengan tipe soal berkonteks Socioscientific Issues dan berkonteks saintifik. Kualitas

argumentasi siswa dilihat berdasarkan pencapaian level argumentasi siswa pada soal

tipe soal berkonteks Socioscientific Issues dan berkonteks saintifik dengan bentuk

soal terbatas dan terbuka. Analisis data dilakukan dengan uji ANOVA satu jalur.

Hasil uji ANOVA satu jalur menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara

kelas konvensional dan kelas eksperimen dengan nilai sig.