DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Penguasaan Konsep dan Kemampuan Pemecahan Masalah Suhu dan Kalor Siswa pada Pembelajaran Learning Cycle 5e disertai Formative E-assessment

Yuliana, Ina.

Abstrak


ABSTRAK

Yuliana, Ina. 2019. Analisis Penguasaan Konsep dan Kemampuan Pemecahan

Masalah Suhu dan Kalor Siswa pada Pembelajaran Learning Cycle 5e disertai Formative E-assessment. Tesis, Program Studi Pendidikan Fisika, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang.

Pembimbing:

(I).Dr. Sentot Kusairi, M.Si

(II) Dr. Ahmad Taufiq, M.Si.

 

Kata kunci: penguasaan konsep, kemampuan pemecahan masalah, learning cycle 5e disertai formative e-assessment, suhu dan kalor.

Penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan dan ditingkatkan pada siswa. Penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi suhu dan kalor masih relatif rendah. Salah satu upaya mengembangkan kedua aspek tersebut adalah dengan menerapkan model learning cycle 5e disertai formative e-assessment. Penelitian tentang penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah melalui model learning cycle 5e disertai formative e-assessment juga masih terbatas, sehingga penelitian ini perlu dilakukan secara mendalam. Penelitian ini bertujuan menganalisis penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah suhu dan kalor siswa pada pembelajaran learning cycle 5e disertai formative e-assessment.

Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan desain embedded experimental. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIPA-1 SMA Laboratorium UM yang berjumlah 31 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi tes penguasaan konsep dengan nilai reliabilitas sebesar 0,817 dan tes kemampuan pemecahan masalah dengan nilai reliabilitas sebesar 0,926.

Penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah suhu dan kalor siswa setelah penerapan model learning cycle 5e disertai formative e-assessment mengalami perubahan menjadi lebih baik. Berdasarkan hasil uji N-gain, diperoleh bahwa penguasaan konsep siswa mengalami peningkatan sebesar 0,61 yang termasuk ke dalam kategori medium atas, sementara kemampuan pemecahan masalah siswa mengalami peningkatan sebesar 0,40 yang termasuk ke dalam kategori medium bawah. Berdasarkan analisis kualitatif, diperoleh bahwa pada soal penguasaan konsep jumlah siswa yang memberikan alasan benar pada saat posttest lebih banyak daripada pretest, demikian juga pada soal kemampuan pemecahan masalah jumlah siswa yang menjawab benar pada saat posttest lebih banyak daripada pretest. Meskipun demikian, siswa masih mengalami kesulitan yang meliputi;

(1) siswa masih kesulitan dalam membedakan antara suhu dan kalor,

(2) siswa kesulitan dalam memahami hubungan antara kalor jenis dengan perubahan suhu benda,

(3) siswa kesulitan dalam memahami konsep perubahan wujud benda, dan

(4) siswa kesulitan dalam memahami konsep perpindahan kalor. Berdasarkan hasil penelitian, direkomendasikan untuk peneliti selanjutnya dapat mengetahui faktor penyebab kesulitan-kesulitan yang dialami siswa. Selain itu, model learning cycle 5e disertai formative e-assessment ini juga dapat diterapkan pada proses pembelajaran untuk meningkatkan penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi fisika yang lain.