DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kesalahan Siswa Sekolah Dasar d a lam Memecahkan Masalah Pecahan d an Pemberian Scaffolding

Muleka, Mona.

Abstrak


RINGKASAN

Muleka, Mona. 2019. Kesalahan Siswa Sekolah Dasar dalam Memecahkan Masalah Pecahan dan Pemberian Scaffolding. Tesis, Pendidikan Dasar, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Pembimbing:

(1) Dr. Abdur Rahman As’ari, M.Pd. M.A.

(2) Prof. Drs. Gatot Muhsetyo, M.Sc.

 

Kata kunci : kesalahan, pecahan, dan scaffolding

Sebagian besar siswa masih banyak melakukan kesalahan dalam menyelesaikan masalah pecahan. Kesalahan yang dilakukan siswa ini perlu diatasi dengan Mengidentifikasi dan mendeskripsikan tipe kesalahannya menurut Nolthing. Kemudian memberikan alternatif bantuan berupa scaffolding yang sesuai dengan tipe kesalahannya tersebut.

Tujuan penelitian ini :

(1) Mengidentifikasi dan mendeskripsikan tipe kesalahan yang dilakukan siswa dalam memecahkan masalah pecahan.

(2) Memilih penerapan scaffolding yang sesuai untuk membantu siswa dalam memperbaiki kesalahan yang dilakukannya.

Peneliti ini menggunakan pendekatan kualitatif. Instrumen soal terdiri dari soal tes awal (tes yang digunakan untuk mengidentifikasi tipe kesalahan yang dilakukan siswa) dan soal tes akhir (tes yang diberikan setelah pemberian scaffolding berdasarkan tipe kesalahan yang dilakukan siswa), pedoman wawancara dan pedoman scaffolding. Soal tes awal dan akhir merupakan soal pemecahan masalah yang berbentuk rutin pada materi pecahan. Subjek penelitian terdiri dari satu orang siswa. Subjek penelitian ini kemudian diberikan scaffolding sesuai dengan tipe  kesalahannya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian melakukan tipe kesalahan misread-directions errors dan concept errors menurut Nolthing. Misread-directions errors adalah kesalahan yang dilakukan siswa dalam memahami soal. Hal tersebut dilihat dari jawaban yang dibuat siswa pada soal nomer 3 dan 4. Scaffolding yang diberikan pada tipe kesalahan misread-directions errors yaitu reviewing dan explaining. Sedangkan  concept errors yaitu kesalahan yang dilakukan siswa dalam menghubungkan soal dengan konsep atau sifat yang digunakan untuk menyelesaikan masalah tesebut. Hal itu dapat dilihat saat siswa menjumlahkan dan mengurangkan pecahan, subjek langsung saja melakukan penjumlahan dan pengurangan pecahan tersebut tanpa menggunkan konsep penjumlahan dan pengurangan pecahan yang benar. Scaffolding yang diberikan pada tipe kesalahan concept errors yaitu reviewing, developing conceptual thinking dan restructuring.