DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Bahan Ajar Berbasis Budaya Lokal Banjar Pada Tema Indahnya Kebersamaan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa SD Kelas IV

Hasani.

Abstrak


RINGKASAN

Hasani. 2019. Bahan Ajar Berbasis Budaya Lokal Banjar Pada Tema Indahnya Kebersamaan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa SD Kelas IV. Tesis. Program Studi Pendidikan Dasar Guru Kelas, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang.

Pembimbing:

(1) Prof. Dr. Heri Suwignyo, M.Pd.,

(2) Dr. Parno, M.Si

 

Kata Kunci: Bahan Ajar, Pembelajaran Tematik, Budaya Lokal

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berbasis budaya lokal banjar untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar sebagai suplemen bahan ajar yang dapat membantu meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dalam proses pembelajaran.

Berdasarkan hasil wawancara terhadap guru yang mengajar di kelas IV SDN Tanjung Dewa didapat informasi bahwa ada beberapa kesulitan guru dalam pelaksanaan pembelajaran tematik terutama pada tema indahnya kebersamaan, seperti keterbatasan pengetahuan dan kemampuan guru dalam mengajarkan budaya-budaya sesuai tema, dikarenakan materi yang disajikan pada bahan ajar masih bersifat nasional. Selain itu di SD Negeri Tanjung Dewa masih belum tersedia suplemen bahan ajar berbasis budaya lokal banjar. Hal ini berdampak pada hasil belajar kognitif siswa.

Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan. Adapun model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model pengembangan 4D (four-D Model). Menurut Thiagarajan, dkk, langkah-langkah 4D (four-D Model) terdiri atas empat tahapan, yaitu

(1) pendefinisian (define),

(2) perencanaan (design),

(3) pengembangan (development), dan

(4) penyebarluasan (disseminate).

Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif berupa persentase untuk melihat tingkat kevalidan bahan ajar dan analisis deskriptif kualitatif berupa komentar maupun saran untuk melakukan tindak lanjut revisi terhadap bahan ajar yang dikembangkan.

Hasil uji kevalidan bahan ajar berbasis budaya lokal banjar menunjukkan bahwa rekapitulasi rata-rata validitas dari ahli media dan ahli materi sebesar 88,40% masuk dalam kriteria sangat valid. Hasil uji coba kelompok kecil sebesar 91,11% masuk kriteria sangat valid. Hasil uji coba lapangan sebesar 91,89% masuk dalam kriteria sangat valid. Berdasarkan hasil uji kevalidan bahan ajar dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis budaya lokal banjar sangat valid dan layak untuk digunakan.

Hasil uji keefektifan bahan ajar berbasis budaya lokal menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas ekprimen dan kontrol dengan diperoleh rata-rata 83,44 untuk kelas eksprimen dan 73,12 untuk kelas kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji keefektifan bahan ajar dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis budaya lokal banjar efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa SD kelas IV.