DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pembelajaran Metakognitif pada Strategi Pembelajaran Kooperatif TAI dan Pengaruhnya terhadap Keterampilan Metakognitif, Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Kognitif Sains Biologi pada Siswa SMP Swasta di Kota Kupang. (Tesis)

Florentina Yasinta Sepe

Abstrak


Keterampilan metakognitif dan kemampuan berpikir kritis merupakan dua hal penting yang perlu diberdayakan dalam pembelajaran. Untuk memberdayakan keterampilan metakognitif dan kemampuan berpikir kritis siswa, diperlukan strategi pembelajaran yang tepat. Strategi metakognitif merupakan strategi belajar berbasis metakognisi yang dapat diajarkan secara terpisah maupun dapat diinfusikan ke dalam strategi pembelajaran lainnya, sedangkan strategi pembelajaran TAI merupakan bagian dari pembelajaran kooperatif yang menekankan pembelajaran pada prinsip Scaffolding. Dengan demikian, kedua strategi pembelajaran dapat diajarkan secara bersama-sama melalui penggabungan sintaks pembelajaran. Survei analisis kebutuhan yang dilakukan pada guru biologi pada SMP Swasta di Kota Kupang menunjukkan bahwa 100% guru biologi belum mengenal bahkan menerapkan strategi metakognitif dalam pembelajaran dan 100% guru biologi juga belum mengenal dan menerapkan strategi TAI.

Berdasarkan karakteristik pembelajaran metakognitif dan TAI maka penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan perangkat pembelajaran metakognitif dengan menginfusikan strategi metakognitif (self assessing) ke dalam strategi pembelajaran kooperatif TAI, 2) menguji efektifitas strategi pembelajaran terhadap keterampilan metakognitif, kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif siswa SMP Swasta di Kota Kupang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari: 1) penelitian survei, untuk mengetahui karakteristik guru dan pembelajaran biologi pada SMP swasta di Kota Kupang, 2) penelitian pengembangan dengan model 4D (define, design, develop dan disseminate), untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis metakognitif dan kooperatif. 3) penelitian eksperimen, dengan model pretest-postest Non-equivalent Control Group Design dengan menggunakan rancangan faktorial 3 x 2, untuk melihat pengaruh strategi pembelajaran dan kemampuan akademik terhadap keterampilan metakognitif, kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif.

Hasil penelitian eksperimen menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan metakognitif siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran TAI+M lebih tinggi 5,820% dari rata-rata keterampilan metakognitif siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran TAI dan 10,532% dari rata-rata keterampilan metakognitif siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran konvensional. Rata-rata terkoreksi keterampilan metakognitif siswa berkemampuan akademik tinggi, lebih tinggi 6,261% dari rata-rata terkoreksi keterampilan metakognitif siswa berkemampuan akademik rendah. Rata-rata terkoreksi keterampilan metakognitif siswa berkemampuan akademik tinggi yang belajar dengan strategi pembelajaran TAI+M berbeda nyata dan lebih tinggi 11,69% dari rata-rata terkoreksi keterampilan metakognitif siswa berkemampuan akademik tinggi yang belajar dengan strategi pembelajaran konvensional, serta 12,33% dari rata-rata terkoreksi keterampilan metakognitif siswa berkemampuan akademik rendah yang belajar dengan strategi pembelajaran TAI dan 15,90% dari rata-rata terkoreksi keterampilan metakognitif siswa berkemampuan akademik rendah yang belajar dengan strategi pembelajaran konvensional.

Terdapat pengaruh strategi pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Rata-rata terkoreksi kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran TAI lebih tinggi 5,435% dari rata-rata terkoreksi kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran konvensional. Demikian pula dengan strategi TAI+M, rata-rata terkoreksi kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran TAI+M lebih tinggi 4,823% dari rata-rata terkoreksi kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran TAI dan 9,995% dari rata-rata terkoreksi kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran konvensional. Rata-rata terkoreksi kemampuan berpikir kritis siswa berkemampuan akademik tinggi, lebih tinggi 5,63% dari rata-rata terkoreksi kemampuan berpikir kritis siswa berkemampuan akademik rendah. Rata-rata terkoreksi skor kemampuan berpikir kritis siswa berkemampuan akademik tinggi yang belajar dengan strategi pembelajaran TAI+M adalah sebesar 75,617

Rata-rata terkoreksi hasil belajar kognitif siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran TAI+M sebesar 76,415. Rata-rata terkoreksi hasil belajar kognitif siswa berkemampuan akademik tinggi lebih tinggi 6,24% dari rata-rata terkoreksi hasil belajar kognitif siswa yang berkemampuan akademik rendah. Rata-rata terkoreksi hasil belajar kognitif siswa berkemampuan akademik tinggi yang belajar dengan strategi pembelajaran TAI+M adalah sebesar 78,309.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) strategi pembelajaran TAI+M efektif meningkatkan keterampilan metakognitif, kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif siswa, dan 2) strategi pembelajaran TAI+M efektif diterapkan pada siswa berkemampuan akademik tinggi maupun akademik rendah. Dengan demikian, disarankan kepada para guru biologi pada SMP Swasta di Kota Kupang agar dapat menggunakan strategi pembelajaran TAI+M yang merupakan strategi pembelajaran berbasis metakognitif dan berpikir.

Abstract:

Metacognitive skill and critical thinking ability are two important things that have to be exerted an learning. For exerting them, it needs an appropriate strategy. Metacognitive strategy is a learning strategy based on metacognitive that can be taught separately or being infused into the other strategies. While the strategy of Team Assisted Individualization is a part of cooperative learning that emphasia the learning on the principle of scaffolding. It means, both of learning strategies can be taught together through the combination of learning sintax. The survey of needs analysis done by the biology teacher in private Junior High School in Kupang showed that 100% of biology teacher have not known and applied Metacognitive strategy in Learning and 100 % of biology teacher have not known and applied TAI strategy yet.

Based on the characteristics of Metacognitive learning and TAI, so this research aims at 1) Improving Metacognitive learning program by infusing Metacognitive Strategy (self assessing) into cooperative learning strategy of TAI. 2) Examining the effectivity of learning strategy toward metacognitive skill, critical thinking ability and cognitive learning result of Private Junior High School Students in Kupang. Research methods used in this research are: (1) Survey research to know the characteristics of the teacher and biology learning in private school Kupang. (2) Improvement research with the model of 4D (define, design, develop and disseminate) to improve learning program based on Metacognitive and Cooperative. (3) Experimental research with the model of pretest - posttest Non equivalent Control Group Design by using factorial design 3 X 2 to find out the influence of learning strategy and academic ability toward metacognitive skill, critical thinking ability and cognitive learning result.

The result of experimental research showed that the average of student metacognitive skill using TAI + M is higher 5,820% than the student using only TAI strategy and 10,532 % than the average of Metacognitive skill of the students using conventional strategy. The score average of corrected Metacognitive skill of the students in high academic ability, are higher 6,261% than the lower academic ability. Corrected average of metacognitive skill of high ability students using TAI + M strategy is really different and higher 11,69 % than corrected average of high ability students using conventional strategy and 12,33 % than corrected average of metecognitive skill of low academic ability students using TAI and 15,90 % than the corrected average of metacognitive skill of low academic ability students using conventional strategy.

There is an influence of learning strategy toward the critical thinking ability of the students. The average of critical thinking ability of the students using TAI strategy is higher 5,435 % than the students using conventional strategy. The average of critical thinking ability of the students using TAI + M is higher 4,823 % than the students using only TAI strategy and 9,995 % than the average of critical thinking ability of the students using conventional strategy. The score average of corrected critical thinking ability of the students in high academic ability is higher 5,63 % than the low academic ability. The score average of corrected critical thinking ability of the students using TAI + M is 75,617.

Corrected average of cognitive learning result of the students using TAI + M strategy is 76,415. The corrected score average of cognitive learning result of the students in high academic ability is higher 6,24 % than score average of cognitive learning result of low academic ability students. The score average of corrected cognitive learning result of the students in high academic ability using TAI + M strategy is 78,309.

Based on the research result, it can be concluded that : 1) TAI + M strategy is effectively improve metacognitive skill, critical thinking ability and cognitive learning result of the students. 2) TAI + M strategy is effectively applied either in high or low academic ability students. Therefore, it is suggested to the biology teachers in private Junior High School Kupang to apply the learning strategy of TAI + M as a Metacognitive based learning strategy.