DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Predicting Reading Comprehension from Students’ Reading Strategies across Learning Strategies: A Case of Upper Secondary Level Students

Efendy, A. Gusti.

Abstrak


SUMMARY

Efendy, A. Gusti. 2019. Predicting Reading Comprehension from Students’

Reading Strategies across Learning Strategies: A Case of Upper

Secondary Level Students. Magister’s Thesis, English Language Teaching,

Graduate Program of State University of Malang.

Advisors:

(1) Prof. Dr.H. Gunadi Harry Sulistyo, M.A.,

(2) Dr. Suharmanto Ruslan, M.Pd.

 

Keywords: Reading Comprehension, Reading Strategy, Learning Strategy, Upper Secondary Level

The current study was conducted to investigate the relationship between reading strategy and reading comprehension across different learning strategies. To meet the aforementioned purpose, the study utilized a multiple linear regression design with reading strategy (RS) which consists of three sub-variables namely global RS, problem solving RS, and support RS as the predictor variable, learning strategy (LS) with two sub-variables namely Cognitive LS and Metacognitive LS as the attributive variable, and reading comprehension as the criterion variable. Regarding the variables involved, the instruments taken into use in the study were a reading test to measure students’ reading comprehension and two questionnaires namely the Survey of Reading Strategies (SORS) and the

Strategy Inventory for Language Learning (SILL) to respectively measure students’ dominant reading strategy and classify students according to their dominant learning strategy.

The obtained data from 312 samples were taken with a proportional stratified random sampling technique from three different public senior high schools which represent three different groups of schools (one school each) in the municipal area of Malang. Then the data went through a set of parametric statistical analysis which included t-test and F-test to test the hypotheses because the data had fulfilled the statistical assumption tests with .05 as the significant level namely the tests of normality, linearity, heteroscedasticity, and

multicollinearity. Generally, the finding indicates that reading strategy’s correlations to

reading comprehension are identical in both groups of student based on their

learning strategy preference whether the correlation is in individual or

simultaneous manner. The simultaneous correlations between the predictor

variable and the criterion variable were significantly positive in both groups of

student’s learning strategy preference. Meanwhile, the individual correlations of

global RS, problem solving RS, and support RS toward reading comprehension

were respectively insignificantly positive, significantly positive, and

insignificantly negative. In conclusion, the study unveils that reading strategy

remains an important factor in reading comprehension despite the varying

preference of learning strategy because of its positive relationship in general.

 

RINGKASAN

Efendy, A. Gusti. 2019. Predicting Reading Comprehension from Students’

Reading Strategies across Learning Strategies: A Case of Upper

Secondary Level Students. Tesis, Pendidikan Bahasa Inggris, Pascasarjana,

Universitas Negeri Malang.

Pembimbing:

(1) Prof. Dr. H. Gunadi Harry Sulistyo, M.A.,

(2) Dr. Suharmanto Ruslan, M.Pd.

 

Kata Kunci: Kemampuan Memahami Bacaan, Strategi Membaca, Strategi Belajar, Tingkat Menengah Atas

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan hubungan antara strategi membaca dan kemampuan memahami bacaan lintas kelompok siswa dengan strategi belajar yang berbeda. Demi tujuan tersebut, penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan desain penelitian regresi liear berganda dimana variabel prediktornya adalah strategi membaca yang terdiri dari tiga sub-variabel seperti Global RS, Problem Solving RS, dan Support RS sebagaimana yang dikemukakan oleh Moktari & Sheorey (2002), variabel atributifnya adalah strategi belajar yang mencakup Cognitive LS dan Metacognitive LS, dan kemampuan membaca sebagai variabel kriteria. Oleh karena itu, instrument yang dibutuhkan dalam penelitian ini meliputi tes kemampuan memahami bacaan guna mengukur kemampuan

membaca siswa dan dua angket yang terdiri dari The Survey of Reading Strategies

(SORS) dan The Strategy Inventory for Language Learning (SILL) untuk berturutturut mengukur strategi membaca dan belajar siswa. Selanjutnya, data yang diperoleh dari 312 sampel ditentukan melalui metode pengambilan sampel acak berstrata proporsional dari tiga SMA negeri yang berbeda yang mewakili tiga kelompok SMA negeri (masing-masing

kelompok diwakili satu) di wilayah Kota Malang. Kemudian data tersebut

diproses melalui serangkaian analisis statistik parametrik yang terdiri dari uji-t

dan uji-F untuk menguji hipotesis karena data tersebut telah memenuhi uji-uji

asumsi statistik dengan .05 sebagai tingkat signifikansinya yang mencakup uji

normalitas, linearitas, heteroskedastisitas, dan multikolinearitas.

Secara umum, temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi membaca

memiliki korelasi (baik secara individu maupun simultan) yang identik terhadap

kemampuan memahami bacaan pada kedua kelompok siswa berdasarkan

preferensi strategi belajarnya. Korelasi simultan antara variabel prediktor dan

variabel kriteria terbukti positif secara signifikan pada kedua kelompok siswa

dengan dua preferensi strategi belajar yang berbeda tersebut. Sementara itu, secara

berutut-turut, korelasi individual dari Global RS, Problem Solving RS, dan

Support RS terhadap kemampuan memahami bacaan terbukti positif secara tidak

signifikan, positif secara signifikan, dan negatif secara tidak signifikan.

Kesimpulannya, penelitian ini membuktikan bahwa strategi membaca tetap

menjadi faktor penting terhadap kemampuan memahami bacaan karena korelasi

positif antar keduanya meskipun dengan strategi belajar yang berbeda.